Limbah Tumpahan Minyak di Karawang hingga ke 6 Pulau di Kepulauan Seribu

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 30 Juli 2019 | 19:23 WIB
Limbah Tumpahan Minyak di Karawang hingga ke 6 Pulau di Kepulauan Seribu
Warga mengumpulkan limbah tumpahan minyak "Oil Spill" yang tercecer milik Pertamina di Pesisir Pantai Cemarajaya, Karawang, Jawa Barat, Rabu (24/7). [ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar]

Suara.com - Limbah minyak atau pek yang tumpah di kawasan laut Jawa Barat menyebar ke berbagai lokasi. Tumpahannya bahkan mencapai kawasan Kepulauan Seribu.

Kepala Seksi Penanganan Pengaduan dan Sengketa Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Rusliyanto, mengatakan kebocoran minyak dan gelembung gas di sekitar anjungan lepas pantai YYA, blok Minyak dan Gas Offshore North West Java (ONWJ) PT Pertamina terjadi sejak hari Kamis, (18/7/2019).

Lokasi rincinya berada di sekitar 2 kilometer dari Pantai Utara Jawa, Karawang, Jawa Barat atau pada titik koordinat 06° 05' 864" LS 107° 37' 463" BT.

"Ditemukan adanya minyak yang bocor (oil spill) ke Laut, namun untuk jumlahnya sampai saat ini masih belum bisa diperkirakan," ujar Rusliyanto saat dihubungi, Selasa (30/7/2019).

Rusliyanto menuturkan, pada Kamis (25/7/2019) pihaknya melakukan penelusuran ke kawasan Kepulauan Seribu. Hasilnya, pek ditemukan di Pulau Untung Jawa, Pulau Ayer, Pulau Bidadari, Pulau Kelor, Pulau Onrust, dan Pulau Rambut.

"Terdapat ceceran “pek” yang diduga dari kebocoran pipa minyak pertamina ajungan lepas pantai Karawang," kata Rusliyanto.

Tumpahan minyak milik Pertamin meluber di tujuh desa di Karawang. (antara).
Tumpahan minyak milik Pertamin meluber di tujuh desa di Karawang. (antara).

Lebih lanjut, ia menyebut hingga Senin 29 Juli kemarin sebanyak 1.000 karung pek sudah terkumpul dari pulau Untung Jawa dan Rambut. Lalu pihak Pertamina telah membawa dan memusnahkan 475 karung pek.

Rusliyanto menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih terus dikumpulkan.

"Mengumpulkan limbah pek ke dalam wadah karung dipusatkan di pulau untung jawa, selanjutnya akan diambil oleh pertamina," jelas Rusliyanto.

baca juga

Meski demikian, Rusliyanto mengaku belum bisa menyebut minyak yang berceceran merupakan milik Pertamina atau bukan. Sebab Kementerian Lingkungan Hidup kata dia, masih melakukan pengecekan dan pengujian untuk memastikan jenis minyaknya sama.

"Dilakukan uji finger print untuk memastikan bahwa jenis minyaknya sama milik pertamina atau bukan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Walhi: Minyak Pertamina Tumpah sampai ke Kepulauan Seribu Jakarta

Walhi: Minyak Pertamina Tumpah sampai ke Kepulauan Seribu Jakarta

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 15:51 WIB

Tenggelam di Ciliwung, Jasad Fikri Mengambang di Pulau Untung Jawa

Tenggelam di Ciliwung, Jasad Fikri Mengambang di Pulau Untung Jawa

News | Jum'at, 26 April 2019 | 08:43 WIB

Mulut Penyu Mati Penuh Sampah, DLH Uji Sampel Air Pulau Pari

Mulut Penyu Mati Penuh Sampah, DLH Uji Sampel Air Pulau Pari

News | Rabu, 28 November 2018 | 15:05 WIB

Wisata Alam Bebas Sampah di Jakarta, Yuk ke Pulau Untung Jawa

Wisata Alam Bebas Sampah di Jakarta, Yuk ke Pulau Untung Jawa

Lifestyle | Kamis, 06 September 2018 | 12:10 WIB

Terkini

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

×