Besok, Presiden Jokowi Bakal Didemo 5.000 Buruh Karena Ini

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:33 WIB
Besok, Presiden Jokowi Bakal Didemo 5.000 Buruh Karena Ini
Demo buruh di depan Istana Presiden (Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan di demo 5.000 buruh pada saat menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada Jumat (16/8/2019). Demo itu dilakukan sebagai bentuk dari perlawanan atas adanya revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Sebanyak 5.000 peserta aksi tersebut mayoritas berasal dari gabungan buruh serta elemen masyarakat lainnya yang tergabung ke dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak). Mereka akan menggelar aksi di depan Gedung DPR RI.

Revisi yang ditolak para buruh itu terkait dengan gagasan pasar kerja fleksibel yang mempermudah PHK bahkan bagi karyawan tetap yang sudah lama bekerja.

Untuk mewujudkan itu, pemerintah akan mengurangi atau bahkan menghilangkan angka pesangon dan perluasan penggunaan buruh outsourcing.

"Ketika pendapatan pekerja menurun pasti akan menurunkan daya beli masyarakat. Otomatis berpengaruh pada situasi ekonomi karena penopang pertumbuhan ekonomi ada di konsumsi,” kata Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Ilhamsyah di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

"Kalau ini dipaksakan, hampir semua serikat buruh menolak. Jauh lebih dahsyat dampaknya dari mogok nasional. Kalau ingin menciptakan iklim yang ramah investasi, rencana revisi ini akan menciptakan gejolak perlawanan,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Ilhamsyah mengungkapkan alasan pemilihan tanggal 16 Agustus untuk melakukan aksi unjuk rasa dikarenakan tepat dengan agenda sidang tahunan MPR yang akan dihadiri Jokowi.

Ilhamsyah mengatakan bahwa revisi UU Ketenagakerjaan sempat dilakukan pada pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Akan tetapi revisi itu akhirnya urung dilakukan usai banyaknya aksi massa besar-besaran yang dilakukan oleh buruh.

"Kalau seandainya pemerintah Jokowi merevisi UU 13/2003, sama saja ia membangunkan macan yang sedang tidur bagi kaum buruh karena revisi itu mengancam semua pekerja, termasuk karyawan tetap yang selama ini nyaman,” ujar Ilhamsyah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi soal Kabinet Baru: Jika Waktunya Semua Tahu, Jangan Nebak-nebak

Jokowi soal Kabinet Baru: Jika Waktunya Semua Tahu, Jangan Nebak-nebak

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 19:24 WIB

Jokowi Bakal Rektrut Lagi Menteri yang Kini Masih Menjabat

Jokowi Bakal Rektrut Lagi Menteri yang Kini Masih Menjabat

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 17:26 WIB

Singgung Jokowi, Fadli Zon: Jangan Cari Menteri Masih Belajar, Bisa Repot

Singgung Jokowi, Fadli Zon: Jangan Cari Menteri Masih Belajar, Bisa Repot

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 12:34 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×