Mahasiswa: Tolong Pak Presiden, Perhatikan Masyarakat Papua dengan Baik

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 22 Agustus 2019 | 10:15 WIB
Mahasiswa: Tolong Pak Presiden, Perhatikan Masyarakat Papua dengan Baik
Ketua Ikatan Mahasiswa Papua di Lampung Isaskar Bisbin saat menyampaikan keterangan di kompleks Universitas Lampung, Kamis (22/8/2019). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Suara.com - Ikatan Mahasiswa Papua di Lampung atau Ikmapal meminta pada pemerintah Indonesia, khusunya Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memerhatikan masyarakat Papua. Salah satu harapan mereka adalah masyarakat Papua bisa menikmati kesejahteraan dan keadilan sosial.

"Tolong Bapak Presiden perhatikan masyarakat Papua dengan baik, karena yang kami butuhkan adalah kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Ketua Ikmapal Isaskar Bisbin di Bandarlampung, Kamis (22/8/2019).

Isaskar menuturkan, pemerintah Indonesia masih memandang Papua dengan sebelah mata sehingga mereka merasa kecewa. Padahal tanah Papua telah memberikan banyak pemasukan bagi negara.

"Kami memiliki Freepot yang setiap hari emasnya dikeruk oleh Amerika dan Jakarta, tapi masyarakat kami jauh dari sejahtera serta jauh dari rasa keadilan," kata mahasiswa jurusan teknik sipil Universitas Lampung itu.

Menurut Isaskar belum ada penanganan hukum terhadap pelaku rasisme di Surabaya dan Malang, Jawa Timur membuat masyarakat Papua masih kecewa. Sehingga terjadi aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan di sejumlah wilayah di Papua.

"Seharusnya pemerintah bisa mengadili pelaku rasial itu dan memberikan keadilan kepada orang Papua, bukan hanya sekedar kata maaf saja," katanya.

Presiden Jokowi selaku Kepala Negara, kata Isaskar, harus cepat mengambil hati masyarakat Papua dengan cara menyelesaikan masalah HAM tempo dulu yang terjadi di tanah Mutiara Hitam.

Selain itu, Isaskar mengingatkan Staf Khusus Presiden untuk Papua Lenis Kogoya agar berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan.

"Untuk Bapak Lenis Kogoya saya minta untuk tidak berkomentar yang tidak-tidak terhadap persoalan yang terjadi saat ini, yang bisa melukai hati sesama orang Papua," kata dia.

baca juga

"Saya harap masyarakat dapat menghargai kami seperti halnya masyarakat Lampung yang tidak memandang suku, agama, dan ras dalam berinteraksi. Lampung bagus, dan kami mahasiswa tidak ada masalah di sini," Isaskar menambahkan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Tangkap Pelaku Pembobolan ATM Saat Kerusuhan di Manokwari

Polisi Tangkap Pelaku Pembobolan ATM Saat Kerusuhan di Manokwari

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 09:40 WIB

Temui Gubernur, Mahasiswa Papua di Ternate Minta Jaminan Keamanan

Temui Gubernur, Mahasiswa Papua di Ternate Minta Jaminan Keamanan

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 08:58 WIB

Majelis Rakyat Papua Desak Polisi Usut Penghina Ras Papua

Majelis Rakyat Papua Desak Polisi Usut Penghina Ras Papua

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 08:50 WIB

Pastikan Papua Barat Aman, Jokowi Telepon Gubernur Dominggus Mandacan

Pastikan Papua Barat Aman, Jokowi Telepon Gubernur Dominggus Mandacan

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 05:30 WIB

Tinjau Pelabuhan Tenau, Jokowi: Kapasitas Masih Sedikit Longgar

Tinjau Pelabuhan Tenau, Jokowi: Kapasitas Masih Sedikit Longgar

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 23:02 WIB

Jhon Gobai: Penyebutan "Monyet Papua" Bagian dari Penjajahan Berkepanjangan

Jhon Gobai: Penyebutan "Monyet Papua" Bagian dari Penjajahan Berkepanjangan

wawancara | Rabu, 21 Agustus 2019 | 22:04 WIB

Ustaz Somad Ogah Minta Maaf soal Salib dan 4 Berita Panas Lainnya

Ustaz Somad Ogah Minta Maaf soal Salib dan 4 Berita Panas Lainnya

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 08:05 WIB

Terkini

Miris! Rumah Nyaris Ambruk, Ayah Tunggal di Sukabumi Tak Dapat Bansos Gegara Desil 5

Miris! Rumah Nyaris Ambruk, Ayah Tunggal di Sukabumi Tak Dapat Bansos Gegara Desil 5

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Dony Oekon Desak ESDM dan Pertamina Evaluasi Gangguan Pasokan BBM

Dony Oekon Desak ESDM dan Pertamina Evaluasi Gangguan Pasokan BBM

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Terjebak Hustle Culture? Ini Tanda Gen Z Harus Segera Ambil Jeda Biar Nggak Kena Job Fatigue

Terjebak Hustle Culture? Ini Tanda Gen Z Harus Segera Ambil Jeda Biar Nggak Kena Job Fatigue

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:32 WIB

5 Idol K-Pop yang Sukses Gebrak Dunia Akting Lewat Drakor 2026, Siapa Saja?

5 Idol K-Pop yang Sukses Gebrak Dunia Akting Lewat Drakor 2026, Siapa Saja?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:30 WIB

MK Wajibkan DPR dan Pemerintah Rombak UU Peradilan Militer Paling Lambat 2028

MK Wajibkan DPR dan Pemerintah Rombak UU Peradilan Militer Paling Lambat 2028

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Soal Karhutla Jadi Bencana Nasional, BNPB: Jangan Status Besar tapi Respons Tak Ada

Soal Karhutla Jadi Bencana Nasional, BNPB: Jangan Status Besar tapi Respons Tak Ada

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Kapok! Buang Sampah Sembarangan di Surabaya, Empat Orang Kena Denda

Kapok! Buang Sampah Sembarangan di Surabaya, Empat Orang Kena Denda

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:28 WIB

DPRD DKI Siap Jadi Penengah, Nasib Pedagang Pasar Taman Puring Pascakebakaran Dicarikan Titik Temu

DPRD DKI Siap Jadi Penengah, Nasib Pedagang Pasar Taman Puring Pascakebakaran Dicarikan Titik Temu

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Dana Haji Rp185,73 Triliun Jadi Sorotan, Kemenhaj Dorong Penguatan BPKH

Dana Haji Rp185,73 Triliun Jadi Sorotan, Kemenhaj Dorong Penguatan BPKH

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:23 WIB

KPK Belum Tetapkan Tersangka dalam Penyidikan Baru Kasus Fadia Arafiq

KPK Belum Tetapkan Tersangka dalam Penyidikan Baru Kasus Fadia Arafiq

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:22 WIB

×