Modus Baru Rampok! Wanita Ini di Halte Bus Tuduh Korban Janda Pelakor

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Senin, 09 September 2019 | 14:00 WIB
Modus Baru Rampok! Wanita Ini di Halte Bus Tuduh Korban Janda Pelakor
Wanita di halte bus dituduh pelakor - (Twitter/@SierenPrisilia)

Suara.com - Seorang wanita di halte bus dituding hendak melakukan perampokan dengan modus baru -- meneriaki dan menuduh korban sebagai janda perebut laki orang (pelakor).

Pengalaman tak terduga itu dibagikan ke Twitter oleh pengguna akun @SierenPrisilia, Jumat (6/9/2019).

"Ini kejadian di salah satu halte busway Bekasi. Modusnya nuduh korban itu as a 'janda pelakor sandera laki orang,' kalau gue lihat, dia ngincer HP gue karena terus maksa kasih lihat HP," cuitnya.

Ia menceritakan, pagi itu, sekitar pukul 8.30 WIB, seorang ibu dengan kisaran usia 45 tahun tiba-tiba mengaku pernah melihatnya lalu menanyakan alamat rumahnya.

Setelah tanya-jawab singkat, ibu itu mengganti topik dan tiba-tiba berkata, "Oh asli sini ya kamu?" dan selanjutnya ia melontarkan caci-maki rasis.

Sieren mulai bingung dan curiga, apalagi setelah dirinya dikira hendak pergi berdagang.

Lalu ibu itu meminta Sieren membuka masker yang menutup wajahnya dan memperlihatkan foto di ponselnya.

"And then, dia maksa, terus gue ngerasa badannya makin mepet ke gue," ungkap Sieren.

Tak sampai di situ, ibu berjilbab biru yang fotonya ia unggah itu kemudian berteriak bahwa Sieren adalah janda yang sudah merebut suaminya. Bahkan, ibu itu menyebut Sieren menyandera suami dan kawan-kawannya.

baca juga

Semua pandangan di lokasi lantas tertuju pada Sieren, yang tak henti-hentinya bertikai dengan ibu tersebut.

Sieren juga diancam dilaporkan polisi. Ancaman itu justru disambut baik oleh Sieren. Namun, ancaman itu tak kunjung dilakukan si ibu, meskipun, kata Sieren, banyak polisi sedang menggelar razia di seberang jalan.

Sepanjang adu mulut, menurut keterangan Sieren, ibu itu memaksa meminjam ponselnya, tetapi tak diberikan oleh Sieren.

Ia  khawatir, ibu itu membawa komplotan untuk mengeroyoknya. Namun ia berusaha melawan rasa panik dan menelepon pacarnya.

Ibu-ibu lain di lokasi kejadian lalu menenangkan Sieren dan menyuruhnya tak menggubris ucapan wanita tadi.

"Sementara gue ditenangin, itu ibu-ibu provokasi ibu-ibu lainnya. Luar biasa. Gue udah agak tenang sih, tapi ternyata ada yang percaya dan kemakan omongan si crazy madam itu," tulis Sieren.

Dirinya menduga  ibu itu hendak melakukan tindak kejahatan dengan modus menuduhnya sebagai pelakor. Namun, belum diketahui kebenaran dari dugaan Sieren.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Lepas Teguh yang Lecehkan Perempuan di Lampu Merah Bekasi

Polisi Lepas Teguh yang Lecehkan Perempuan di Lampu Merah Bekasi

Jabar | Senin, 09 September 2019 | 13:02 WIB

Warga Bekasi Minta Kereta Bandara Diaktifkan Lagi

Warga Bekasi Minta Kereta Bandara Diaktifkan Lagi

Bisnis | Senin, 09 September 2019 | 11:23 WIB

Viral di Medsos, Pelaku Cabul di Lampu Merah Bekasi Ngaku Cuma Iseng

Viral di Medsos, Pelaku Cabul di Lampu Merah Bekasi Ngaku Cuma Iseng

Jabar | Minggu, 08 September 2019 | 10:10 WIB

Pelaku Cabul Lampu Merah Bekasi Tertangkap, Korban Teguh Ternyata Banyak

Pelaku Cabul Lampu Merah Bekasi Tertangkap, Korban Teguh Ternyata Banyak

Jabar | Sabtu, 07 September 2019 | 19:37 WIB

Setelah Sempat Viral, Pemkab Bekasi Angkut Sampah Kali Jambe yang Mengular

Setelah Sempat Viral, Pemkab Bekasi Angkut Sampah Kali Jambe yang Mengular

Jabar | Jum'at, 06 September 2019 | 19:44 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×