Anies Bakal Izinkan PKL Dagang di Trotoar, PSI: Beri Solusi dengan Masalah

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 09 September 2019 | 15:34 WIB
Anies Bakal Izinkan PKL Dagang di Trotoar, PSI: Beri Solusi dengan Masalah
Mikhail Gorbachev, juru Bicara DPP PSI Bidang Lingkungan HIdup dan Perkotaan (Suara.com/Shifa Audia)

Suara.com - Wacana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ingin memfasilitasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di trotoar menuai polemik dari berbagai pihak. Salah satunya dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Juru Bicara DPP PSI bidang Lingkungan Hidup dan Perkotaan, Mikhail Gorbachev, menganggap Anies memberikan solusi dengan menambah masalah. Mikhail menilai kebijakan mengizinkan PKL berdagang di trotoar tidak membuat kondisi ekonominya membaik. Menurutnya hal itu justru mendatangkan masalah lainnya karena berdagang di trotoar.

"Pak Anies ini memberi solusi yang bukan solusi gitu ya. Bagi kita jadi mengatasi masalah dengan masalah misalnya, membiarkan teman-teman PKL tetap di jalan Pedistrian," ujar Mikhail di Creative Hub #TemenanLagi, Kantor Yayasan Madani Berkelanjutan, Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).

Menurut Mikhail, Anies seharusnya bisa memberikan solusi lain untuk PKL berjualan. Salah satunya adalah dengan membuatkan lokasi khusus yang terpusat bagi PKL.

"Pak Anies belum mengeluarkan jurus terhebatnya, kalau dia keluarin itu PKL bisa di Central-kan, sehingga mereka juga nyaman enggak perlu lari-larian Satpol PP jadi mereka juga nyaman," kata Mikhail.

PKL di Stasiun Sudirman. (Suara.com/Shifa Audia)
PKL di Stasiun Sudirman. (Suara.com/Shifa Audia)

Ia menyebut masalah yang muncul jika PKL berdagang di trotoar adalah seperti masalah pembuangan limbah, kelistrikan, dan kenyamanan PKL. Menurutnya PKL harus diberikan fasilitas yang memadai.

"Infrastruktur pedestrian tidak ada untuk buangan mereka. Diaturnya juga susah, listriknya biasanya kita lihat akhirnya jadi nyambung kabel dan itu kan berbahaya sekali," jelasnya.

Rencana tersebut, kata Mikhail, juga akan menambah masalah bagi pejalan kaki dan PKL. Kedua pihak itu nantinya akan merasa memiliki hak dalam menggunakan trotoar.

"Pak Anies ini kan seperti membiarkan pedagang sama pengguna jalan berantem 'ya dah lu berantem aja deh, dua-duanya gua perbolehkan'," pungkasnya. (Shifa Audia)

baca juga
PKL di Stasiun Sudirman. (Suara.com/Shifa Audia)
PKL di Stasiun Sudirman. (Suara.com/Shifa Audia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Trotoar Bikin Bocah Nangis, Pemotor Ini Malah Berlaku Anarki

Naik Trotoar Bikin Bocah Nangis, Pemotor Ini Malah Berlaku Anarki

News | Senin, 09 September 2019 | 11:57 WIB

Sebut Trotoar Bukan Hanya untuk Pejalan Kaki, Anies: Diatur di Permen PUPR

Sebut Trotoar Bukan Hanya untuk Pejalan Kaki, Anies: Diatur di Permen PUPR

News | Minggu, 08 September 2019 | 16:02 WIB

Beberkan Aturan PKL di Trotoar, Anies: Putusan MA Tak Harus Dilaksanakan

Beberkan Aturan PKL di Trotoar, Anies: Putusan MA Tak Harus Dilaksanakan

News | Rabu, 04 September 2019 | 19:43 WIB

Terkini

Seharian di Jogja Cuma Modal Rp100 Ribu, Bisa ke Mana Saja?

Seharian di Jogja Cuma Modal Rp100 Ribu, Bisa ke Mana Saja?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Kesthuri Siapkan Rp15 Juta untuk Pejabat Kemenag Usai Dibantu dalam Urusan Haji 2024

Kesthuri Siapkan Rp15 Juta untuk Pejabat Kemenag Usai Dibantu dalam Urusan Haji 2024

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Drama Kill It Mengungkap Kisah Tragis Anak-Anak Bernomor di Panti Asuhan

Drama Kill It Mengungkap Kisah Tragis Anak-Anak Bernomor di Panti Asuhan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Apa Beda Emina Sunscreen Water dan Airy UV Gel? Intip Klaim 2 Variannya

Apa Beda Emina Sunscreen Water dan Airy UV Gel? Intip Klaim 2 Variannya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Mangkir 102 Hari saat Wamil, Song Min-ho WINNER Divonis Hukuman Percobaan

Mangkir 102 Hari saat Wamil, Song Min-ho WINNER Divonis Hukuman Percobaan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:15 WIB

7 Parfum Citrus Bergamot Lokal yang Wangi Tanpa Bikin Pusing saat Cuaca Panas Terik

7 Parfum Citrus Bergamot Lokal yang Wangi Tanpa Bikin Pusing saat Cuaca Panas Terik

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Jaksa KPK Tunjukkan Uang Sitaan Hampir Rp11 Miliar dalam Sidang Kasus Haji: Bapak Kenal?

Jaksa KPK Tunjukkan Uang Sitaan Hampir Rp11 Miliar dalam Sidang Kasus Haji: Bapak Kenal?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:13 WIB

Viral Video Calon Kapolri Suyudi Ario Seto Atraksi Debus Bikin Bengkok Golok dengan Tangan Kosong

Viral Video Calon Kapolri Suyudi Ario Seto Atraksi Debus Bikin Bengkok Golok dengan Tangan Kosong

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Tiga Tahun Usai Kebakaran Maui di Hawaii, Abu Api Diduga Masih Ganggu Paru Penyintas

Tiga Tahun Usai Kebakaran Maui di Hawaii, Abu Api Diduga Masih Ganggu Paru Penyintas

Health | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:12 WIB

'No Viral No Justice' hingga Pungli Jadi Sorotan, Komjen Suyudi Janji Jawab 9 Isu Krusial Masyarakat

'No Viral No Justice' hingga Pungli Jadi Sorotan, Komjen Suyudi Janji Jawab 9 Isu Krusial Masyarakat

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:11 WIB

×