Kapolda Metro: Habibie Presiden Pertama Melaksanakan Demokrasi

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 12 September 2019 | 11:11 WIB
Kapolda Metro: Habibie Presiden Pertama Melaksanakan Demokrasi
Pertemuan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono dengan Tokoh Masyarakat Papua Jabodetabek di Mapolda Metro Jaya, Jakarta pada Senin (19/8/2019). [Suara.com/Yosea Arga P]

Suara.com - Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie tutup usia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Rabu (11/9/2019). Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono turut berbela sungkawa atas berpulangnya Habibie. Mewakili jajaran Polda Metro Jaya, Gatot menyampaikan duka cita yang mendalam.

"Saya Kapolda Metro Jaya beserta seluruh jajaranya ingin menyampaikan ucapan bela sungkawa atas berpulangnya Presiden ke-3 kita almarhum Bapak Profesor BJ Habibie. Insyallah beliau akan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Kamis (12/9/2019).

Bagi Gatot, Habibie merupakan sosok negarawan yang patut dicontoh. Habibie, kata Gatot, merupakan Presiden yang telah menciptakan demokrasi di Indonesia.

"Beliau juga presiden pertama untuk negara ini yang melaksanakan demokrasi yang diinginkan oleh bangsa ini," sambungnya.

Gatot menambahkan, Habibie merupakan sosok yang dihormati dunia internasional baik karya maupun pemikiran. Salah satu contohnya adalah karya Habibie dalam dunia penerbangan.

"Kita tahu beliau sangat dihormati dan dihargai di dunia International terkait dengan pengetahuan yang beliau miliki, khusus terkait dengan pengetahuan dirgantaraan ya," papar Gatot.

Lebih jauh, Gatot menyebut jika ia akan mengantarkan jenazah Habibie ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Jenderal bintang tiga tersebut akan berangkat sekitar pukul 11.30 WIB.

"Saya nanti berangkat dari sini (Polda Metro Jaya)," tutupnya.

Sebelumnya, Presiden ketiga RI, BJ Habibie wafat di ruang CICU, Paviliun Kartika RSPAD Jakarta Pusat. Menurut putera kedua BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie, ayahnya meninggal pukul 18.05 WIB. Ia menyebut penyebabnya adalah faktor usia.

baca juga

Ia menyebut faktor lainnya adalah karena jantung yang sudah melemah. Ia mengapresiasi dokter yang sudah berusaha semampunya untuk menyembuhkan BJ Habibie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pemakaman BJ Habibie, Aparat TNI - Polri Lakukan Gladi Bersih di TMP

Jelang Pemakaman BJ Habibie, Aparat TNI - Polri Lakukan Gladi Bersih di TMP

News | Kamis, 12 September 2019 | 11:08 WIB

Kenang Sosok Mendiang BJ Habibie, JK: Seorang Imuwan Sekaligus Negarawan

Kenang Sosok Mendiang BJ Habibie, JK: Seorang Imuwan Sekaligus Negarawan

Video | Kamis, 12 September 2019 | 11:06 WIB

Presiden Jokowi Melayat ke Rumah Duka BJ Habibie

Presiden Jokowi Melayat ke Rumah Duka BJ Habibie

Foto | Kamis, 12 September 2019 | 11:04 WIB

Pelayat: Jenazah Habibie Pancarkan Senyum, Tanda Husnul Khotimah

Pelayat: Jenazah Habibie Pancarkan Senyum, Tanda Husnul Khotimah

News | Kamis, 12 September 2019 | 10:57 WIB

Kanre Santan dan 3 Kuliner Khas Parepare, Kota Kelahiran BJ Habibie

Kanre Santan dan 3 Kuliner Khas Parepare, Kota Kelahiran BJ Habibie

Lifestyle | Kamis, 12 September 2019 | 11:00 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×