Dianggap Hilang Saat Darurat RUU KPK, Fadjroel: Sudah Dijawab Jokowi

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 13 September 2019 | 19:46 WIB
Dianggap Hilang Saat Darurat RUU KPK, Fadjroel: Sudah Dijawab Jokowi
Fadjroel Rachman (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyinggung sejumlah mantan aktivis yang kini bekerja di lingkungan Istana karena tak bersuara saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui revisi UU KPK.

Salah satu yang disinggung adalah Fadjroel Rachman. Dia mengatakan kalau pendapat dirinya sudah disampaikan oleh Jokowi.

Fadjroel yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama perusahaan BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk menyampaikan terima kasih kepada ICW. Kemudian Fadjroel mengatakan selama ini pihaknya juga berkomunikasi dengan Jokowi terkait dengan revisi UU KPK.

"Terima kasih dan semuanya pesannya, kita coba komunikasikan dengan pak presiden, kan sudah keluar tadi semua pernyataannya dari pak Jokowi, ya itulah jawabannya," kata Fadjroel saat dihubungi Suara.com, Jumat (13/9/2019).

Ketika ditanya lebih lanjut soal pandangannya terhadap revisi UU KPK, Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden itu menjelaskan bahwa dirinya adalah orang yang bekerja untuk Jokowi. Oleh karena itu, ia menjadi salah satu pihak yang menyetujui dengan adanya revisi UU KPK.

"Saya kan presidensial man, orangnya pak Jokowi jadi saya tentu mengikuti apa yang sudah didiskusikan bersama-sama artinya pak Jokowi dan kami sebagai orang-orang yang dimintai pendapat biasanya gitu, ya, sepakat dengan apa yang disampaikan pak Jokowi," tandasnya.

Bak orang hilang, ICW membuat sebuah konten dengan memasang wajah Fadjroel lengkap dengan kata 'DICARI'. ICW dalam akun Instagramnya @sahabaticw pada Kamis (12/9/2019) menilai kalau Fadjroel menjadi salah satu orang yang senyap ketika KPK dinilai sedang dilemahkan melalui revisi UU KPK.

Selain nama Fadjroel, ICW juga menyinggung nama-nama mantan aktivis lainnya yang kini berada di lingkaran Istana. Sebut saja Koordinator Staff Khusus Presiden Ifdhal Kasim, Alexander Lay, Anggota Dewan Komisaris Pertamina, Teten Masduki, Deputi V Staf Presiden Jaleswari Pramodhawardani, dan Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi SP.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemuda Muhammadiyah Minta Jokowi Tunda Bahas RUU KPK Sampai Pelantikan DPR

Pemuda Muhammadiyah Minta Jokowi Tunda Bahas RUU KPK Sampai Pelantikan DPR

News | Jum'at, 13 September 2019 | 19:06 WIB

Soal Koruptor Dapat SP3, KontraS: Presiden Tak Paham Pemberantasan Korupsi

Soal Koruptor Dapat SP3, KontraS: Presiden Tak Paham Pemberantasan Korupsi

News | Jum'at, 13 September 2019 | 18:46 WIB

Dukung Langkah Jokowi, PP Pemuda Muhammadiyah: Jalan Tengah Polemik RUU KPK

Dukung Langkah Jokowi, PP Pemuda Muhammadiyah: Jalan Tengah Polemik RUU KPK

News | Jum'at, 13 September 2019 | 18:31 WIB

Terkini

Suasana GBK Terkendali, Suporter Malaysia Merasa Lebih Aman Jelang Lawan Timnas Indonesia

Suasana GBK Terkendali, Suporter Malaysia Merasa Lebih Aman Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:16 WIB

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

News | Senin, 28 September 2026 | 19:12 WIB

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:11 WIB

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Riau | Senin, 28 September 2026 | 19:10 WIB

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:06 WIB

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:05 WIB

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

News | Senin, 28 September 2026 | 19:03 WIB

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

News | Senin, 28 September 2026 | 18:57 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Bola | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

×