Massa Beratribut FPI Geruduk Acara Nobar Film Kucumbu Tubuh Indahku

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Minggu, 15 September 2019 | 18:21 WIB
Massa Beratribut FPI Geruduk Acara Nobar Film Kucumbu Tubuh Indahku
FPI desak pemboikotan film Kucumbu Tubuh Indahku - (istimewa)

Suara.com - Suasana persiapan pemutaran film Kucumbu Tubuh Indahku di Semarang, Jawa Tengah, sempat mendadak panas, ketika sekelompok orang beratribut FPI mengepung area pintu Gedung Marabunta di Kota Lama Semarang.

Massa menyatroni lokasi pemutaran film tersebut pada Minggu (15/9/2019) sekitar pukul 12.00 WIB, tepat satu jam sebelum acara dimulai.

Menurut rilis yang diterima SUARA.com, gerombolan itu meminta pemutaran film, yang menjadi bagian dari rangkaian acara Festival Kota Lama, dibatalkan.

"Kami mewakili umat Muslim masyarakat Semarang meminta film ini untuk dibatalkan. Karena film ini dapat merusak moral anak muda dengan adanya unsur LGBT," klaim seseorang dari gerombolan itu, seperti dikutip dari pernyataan yang dipublikasi panitia festival.

Mediasi lantas dilakukan untuk meredam situasi. Sutradara Garin Nugroho, yang juga hadir di lokasi, menghargai kritik gerombolan itu, tetapi menolak filmnya diboikot.

"Film ini sudah lolos sensor, di mana anggota dewan sensor merupakan perwakilan dari unsur-unsur masyarakat, terutama perwakilan dari institusi keagamaan. Lembaga Sensor Film telah melakukan diskusi dan pertimbangan untuk meloloskan sensor film ini," kata Garin Nugroho.

"Festival Kota Lama Semarang adalah festival yang didukung oleh pemerintah Kota Semarang dan izin acara sudah diberikan oleh Kepolisian setempat, maka tindakan membubarkan secara sepihak ini merupakan tindakan yang tidak menghormati prosedur hukum," tambahnya.

FPI desak pemboikotan film Kucumbu Tubuh Indahku - (istimewa)
Massa desak pemboikotan film Kucumbu Tubuh Indahku - (istimewa)

Selain itu, Erma Yuliati, panitia acara, juga menyampaikan bahwa permintaan izin telah selesai dilakukan sesuai prosedur.

Apalagi, film Kucumbu Tubuh Indahku, menurut keterangannya, "Mengandung nilai kultural dan heritage yang sesuai dengan semangat Festival Kota Lama Semarang".

baca juga

Tak hanya itu, film tersebut juga "Mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan yang dapat menjadi bahan diskusi bagi masalah sosial masyarakat Indonesia."

Erma menganjurkan massa yang menggerebek untuk ikut menonton dan mendiskusikan film tersebut.

Tetapi, gerombolan itu menolak dan menyampaikan ancaman bakal melakukan pemboikotan dengan massa yang lebih banyak.

Setelah satu jam mediasi, potensi kerusuhan teratasi,  dan pemutaran serta diskusi film Kucumbu Tubuh Indahku dilanjutkan sampai selesai, dengan penjagaan dari petugas kepolisian.

"Sebuah festival merupakan ekspresi kultural di mana festival tersebut adalah ajang ekpsresi masyarakat, ajang mengapresiasi sebuah karya dan ajang untuk berdiskusi atas karya tersebut. Festival adalah bagian dari edukasi masyarakat, maka keberadaannya dilindungi oleh hukum," kata Panji Prasetyo, Eksekutif Produser Film Kucumbu Tubuh Indahku, yang semula berencana hadir di acara pemutaran film.

"Festival ini telah melewati seluruh prosedural perizinan dan mentaati hukum, salah satu penerapannya yaitu panitia hanya menerima penonton yang sesuai dengan kategori usia yang disebutkan Surat Tanda Lulus Sensor. Bentuk protes memboikot sebuah acara yang telah melakukan serangkaian prosedur perizinan, apalagi sampai memobilisasi massa, inilah sikap yang tidak tepat dan melanggar hukum," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut Berduka, FPI: Habibie Tak Pernah Campur Adukkan Agama dengan yang Lain

Ikut Berduka, FPI: Habibie Tak Pernah Campur Adukkan Agama dengan yang Lain

News | Rabu, 11 September 2019 | 19:51 WIB

Hari Ini Polisi Panggil Ketua FPI Sobri Terkait Kasus Dugaan Makar

Hari Ini Polisi Panggil Ketua FPI Sobri Terkait Kasus Dugaan Makar

News | Rabu, 11 September 2019 | 10:28 WIB

Besok, Ketua FPI Sobri Lubis Dipanggil Polisi Jadi Saksi Kasus Makar

Besok, Ketua FPI Sobri Lubis Dipanggil Polisi Jadi Saksi Kasus Makar

News | Selasa, 10 September 2019 | 18:10 WIB

Usai Penangkapan LGBT Padang, Payakumbuh Wacanakan Ronda Malam Anti Maksiat

Usai Penangkapan LGBT Padang, Payakumbuh Wacanakan Ronda Malam Anti Maksiat

News | Kamis, 05 September 2019 | 16:52 WIB

FPI: Rizieq Shihab Hadapi Pencekalan sebagai Risiko Perjuangan

FPI: Rizieq Shihab Hadapi Pencekalan sebagai Risiko Perjuangan

News | Senin, 26 Agustus 2019 | 19:22 WIB

Terkini

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:50 WIB

Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029

Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:45 WIB