Fahri Hamzah: KUHP Baru Lawan Anti Demokrasi, Otoriter dan Kolonial

Reza Gunadha | Novita Shinta | Suara.com

Rabu, 25 September 2019 | 14:49 WIB
Fahri Hamzah: KUHP Baru Lawan Anti Demokrasi, Otoriter dan Kolonial
Dialog Fahri Hamzah dan Mahasiswa (Youtube Official iNews)

Suara.com - Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Deatantra Dimas diundang menjadi bintang tamu dalam acara Breaking iNews.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah turut pula menjadi bintang tamu melalui sambungan telekoferensi di Gedung DPR RI, Selasa (24/9/19).

Dalam acara yang bertajuk Massa Bergerak Tolak RUU Sepihak ini, Dheatantra Dimas menyampaikan aspirasi mahasiswa yang menginginkan 4 RUU kontroversial dicabut.

Fahri Hamzah langsung menanggapi pernyataan ini dan menanyakan isi perundang-undangan apa yang bermasalah.

Wakil Ketua DPR itu menjelaskan, KUHP yang baru dibuat sudah sesuai dengan demokrasi, berdasarkan  Pancasila, UUD 1945, dan pertimbangan banyak profesor.

Ia berpendapat, pada prinsipnya perpindahan dari KUHP lama ke KUHP baru adalah melawan antidemokrasi, otoriter dan kolonial, karena KUHP lama dibuat oleh Belanda 100 tahun lalu.

"Saya khawatir rekan-rekan mahasiswa ini dipanas-panasin siapa, tiba-tiba ramai dan kita tidak tahu konteksnya, kita bingung apa yang harus dibela, yang anda sampaikan tadi tidak ada yang lebih baik dari masa lalu daripada masa sekarang," ungkap Fahri Hamzah.

Dheatantra lantas menjawab tudingan Fahri, bahwa mahasiswa ini tidak menolak keseluruhan pasal, melainkan hanya beberapa pasal yang dianggap kontroversial dan merugikan kelompok masyarakat.

Fahri menghimbau mahasiswa untuk mendukung RUU KUHP karena dirasa sesuai dengan reformasi dan demokrasi dan merupakan karya anak bangsa.

"Gila apa saya harus mendukung otoriter, mustahil lah, kita disini mempertaruhkan hidup dan nyawa kita, mau dukung UU otoriter, kalian ini salah denger, kalau ketemu saya udah beres, mendingan sekarang balik dan bilang bahwa ini nggak bener, kalian salah baca," ungkap wakil ketua DPR itu.

Fahri Hamzah juga mengatakan bahwa ia ingin berdialog dengan mahasiswa dan membedah setiap pasal yang dianggap kontroversial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditangkap karena Demo DPR, Polisi ke Anak STM: Lulusan Tahun Berapa Lo?

Ditangkap karena Demo DPR, Polisi ke Anak STM: Lulusan Tahun Berapa Lo?

News | Rabu, 25 September 2019 | 14:46 WIB

Buntut Unjuk Rasa, Kemarin Driver Ojek Online Kesulitan Ambil Order

Buntut Unjuk Rasa, Kemarin Driver Ojek Online Kesulitan Ambil Order

Otomotif | Rabu, 25 September 2019 | 14:45 WIB

Ketua BEM UI: Oposisi dan Pemerintah Sama-sama Ngawur!

Ketua BEM UI: Oposisi dan Pemerintah Sama-sama Ngawur!

News | Rabu, 25 September 2019 | 14:28 WIB

Setelah Dijemur, Puluhan Anak STM Pendemo DPR Diangkut ke Polda Metro

Setelah Dijemur, Puluhan Anak STM Pendemo DPR Diangkut ke Polda Metro

News | Rabu, 25 September 2019 | 14:14 WIB

Korban Demo DPR Bisa Dirujuk ke 24 RS di Jakarta, Ini Nama-namanya

Korban Demo DPR Bisa Dirujuk ke 24 RS di Jakarta, Ini Nama-namanya

News | Rabu, 25 September 2019 | 14:05 WIB

Ikut Turun ke Jalan Tolak RUU, Video Entrance Anak STM Ini Bikin Merinding

Ikut Turun ke Jalan Tolak RUU, Video Entrance Anak STM Ini Bikin Merinding

Tekno | Rabu, 25 September 2019 | 14:04 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:51 WIB

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:19 WIB

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:44 WIB

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:36 WIB

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:57 WIB

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:49 WIB

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:37 WIB