Viral Demo di Makassar Kembali Ricuh, Preman Bakar Mobil Berpelat Merah

Reza Gunadha, Novita Shinta

Jum'at, 27 September 2019 | 13:17 WIB
Viral Demo di Makassar Kembali Ricuh, Preman Bakar Mobil Berpelat Merah
Demo di Makassar berujung ricuh (Instagram)

Suara.com - Massa aksi demo di depan pintu 1 Universitas Hasanuddin, Makassar kembali memanas. Akun Instagram @makassar_iinfo baru saja mengunggah 4 video yang menampilkan aksi demo yang berujung ricuh, Kamis (26/9/19) sore kemarin.

Sekelompok pria yang tidak menggunakan atribut mahasiswa tiba-tiba saja naik ke sebuah mobil. Tidak hanya menaikinya, mereka juga melempar dan memukul mobil tersebut menggunakan batu ataupun kayu.

Beberapa mobil berpelat merah berhasil digulingkan oleh sekelompok massa. Beberapa diantaranya bahkan dirusak dan dibakar.

Tak cukup sampai di sini, dalam video itu massa juga mencoret-coret mobil yang berhasil digulingkan. Akibat kejadian inipun kemacetanpun tak terhindarkan lagi.

aksi sekelompok pria menghadang mobil (Instagram)
aksi sekelompok pria menghadang mobil (Instagram)

Tak pelak banyak komentar netter yang kebanyakan mengecam tindakan ini.

"Aksi kami mahasiswa adalah aksi damai, jangan sampai kita diprovokasi teman-teman," tulis @feldhy_latif.

"Beringaslah dengan cara yang terhormat, bukan kampungan dan barbar," tulis @kimyo_yeontan.

 Menurut surat edaran dari BEM kamus Unhas, diketahui bahwa aksi represif yang dilakukan oleh sejumlah pihak itu bukanlah dilakukan oleh mahasiswa. BEM Unhus memastikan bahwa mahasiswa mereka tidak ikut andil dalam aksi represif yang merugikan beberapa pihak ini.

Dari keterangan di dalam video di akun Instagram diketahui bahwa aksi brutal ini bukan dilakukan oleh sekelompok preman.

Sebelum beredarnya video demo yang berujug ricuh ini, diberitakan bahwa terjadi aksi bentrok antara mahasiswa dan aparat di Kantor DPRD Sulses, pada Selasa (24/9/19).

Sejumlah mahasiswa dari berbagai elemen yang berunjuk rasa menolak UU KPK dan berbagai RUU lainnya, berhasil tembus masuk ke kantor DPRD Sulawesi Selatan.

Alhasil, kondisi demo yang awalnya kondusif berubah menjadi ricuh. Aparat menembakkan water cannon ke arah pendemo.

Bahkan dalam aksi demo ini, seorang jurnalis dari LKBN Antara menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan oleh oknum aparat kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikuti Instagram, Facebook Mulai Sembunyikan Like

Ikuti Instagram, Facebook Mulai Sembunyikan Like

Tekno | Jum'at, 27 September 2019 | 10:47 WIB

Prediksi Persipura vs PSM, Asa Mutiara Hitam Kembali Berjaya di Kandang

Prediksi Persipura vs PSM, Asa Mutiara Hitam Kembali Berjaya di Kandang

Bola | Kamis, 26 September 2019 | 15:40 WIB

Ketika Kemendikbud Perbaiki Ejaan Poster Pendemo, Ada yang Sadar?

Ketika Kemendikbud Perbaiki Ejaan Poster Pendemo, Ada yang Sadar?

News | Kamis, 26 September 2019 | 15:38 WIB

Hotman: RUU KUHP Disahkan, Pasang CCTV di Kaki Ayam

Hotman: RUU KUHP Disahkan, Pasang CCTV di Kaki Ayam

News | Kamis, 26 September 2019 | 14:10 WIB

Batu Berserakan di Sepanjang Jalan Gatot Subroto, Sisa Rusuh Anak STM

Batu Berserakan di Sepanjang Jalan Gatot Subroto, Sisa Rusuh Anak STM

News | Kamis, 26 September 2019 | 10:00 WIB

Pasca Rusuh Anak STM, Pembatas Beton TransJakarta Rusak

Pasca Rusuh Anak STM, Pembatas Beton TransJakarta Rusak

News | Kamis, 26 September 2019 | 09:49 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB