Puji Wagub Sumbar Datang ke Wamena, Tokoh Papua Sindir Presiden Jokowi

Reza Gunadha | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Senin, 30 September 2019 | 13:47 WIB
Puji Wagub Sumbar Datang ke Wamena, Tokoh Papua Sindir Presiden Jokowi

Suara.com - Presiden Jokowi disindir tokoh masyarakat Papua Christ Wamea, terkait respons terhadap konflik di Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Sindiran itu ia sampaikan sekaligus saat memuji Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit, yang baru saja mengunjungi Wamena.

Christ Wamea mengatakan, kedatangan Nasrul Abit setidaknya telah meringankan beban psikis masyarakat Minang di Wamena.

Sementara itu, ia menyatakan, sampai saat ini Presiden Jokowi belum juga ke Wamena.

Ia menyindir, Jokowi tak kunjung datang menemui para pengungsi karena takut dituduh sebagai pelanggar HAM.

Cuitan tokoh Papua Christ Wamea - (Twitter/@ChristWamea)
Cuitan tokoh Papua Christ Wamea - (Twitter/@ChristWamea)

Selain itu, menurut Christ Wamea, Jokowi juga masih disibukkan persiapan pelantikan dirinya untuk meneruskan jabatan presiden.

"Terima kasih Bapak Wagub Sumbar sudah datang di Wamena ketemu langsung dengan pengunsi asal Minang. Paling tidak telah mengurangi beban psikologis dari pengungsi Minang. Bapak Presiden belum datang lihat rakyatnya karena takut nanti dituduh pelanggar HAM serta masih sibuk urus persiapan pelantikan," cuit @ChristWamea, Senin (30/9/2019).

Sebelumnya, Christ Wamea juga telah meminta Jokowi segera datang ke Papua untuk mendengar langsung kejadian yang sebenarnya dari warga yang mengalami dampak kerusuhan.

Christ Wamea menilai, selama ini Jokowi tidak benar-benar tahu akar permasalahan konflik di Papua karena hanya mendapat informasi dari kalangan elite.

"Kerusuhan yang terjadi Wamena, Senin, 23/09/2019 merupakan tragedi kemanusiaan karena telah mengakibatkan korban jiwa & pengunsgian. Bapak Presiden @jokowi seharusnya sudah datang ke Papua, tinggal beberapa hari & dialog dengan rakyat langsung, bukan elite, jadi Bapak bisa tahu akar permasalahan konflik di papua," tulisnya.

Nasrul Abit beserta rombongan telah tiba di posko pengungsian perantau Minang di Wamena, Papua pada Minggu (29/9/2019) pagi.

Rombongan langsung menggelar pertemuan dengan perantau asal Minang di Lapangan Kadim setempat, yang dijadikan tempat penampungan perantau.

Dalam pertemuan tersebut, Nasrul Abit meminta data dan menanyakan isi hati para perantau, apakah mereka ingin pulang atau tetap menetap di Wamena pasca-kerusuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kerusuhan Wamena, Bukan Penduduk Asli

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kerusuhan Wamena, Bukan Penduduk Asli

News | Senin, 30 September 2019 | 12:11 WIB

Nasib 40 Pengungsi Pembantaian Wamena di Jatim Belum Jelas, Mau Kerja Apa?

Nasib 40 Pengungsi Pembantaian Wamena di Jatim Belum Jelas, Mau Kerja Apa?

Jatim | Minggu, 29 September 2019 | 19:16 WIB

Indonesia Tuding Vanuatu Dukung Gerakan Separatis di Papua

Indonesia Tuding Vanuatu Dukung Gerakan Separatis di Papua

News | Minggu, 29 September 2019 | 17:21 WIB

Dicibir Ruhut yang Bela Jokowi, Jansen Sitindaon: Tak Usah Bawa-bawa Tuhan

Dicibir Ruhut yang Bela Jokowi, Jansen Sitindaon: Tak Usah Bawa-bawa Tuhan

News | Senin, 30 September 2019 | 06:56 WIB

Karyawan PLN Wamena Nyaris Mati Dibakar Massa: Pak Jokowi, Jangan Sepelekan

Karyawan PLN Wamena Nyaris Mati Dibakar Massa: Pak Jokowi, Jangan Sepelekan

News | Minggu, 29 September 2019 | 11:18 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB