Nyanyi Bareng Warga Papua, Menteri Jokowi Dicibir Tokoh Papua

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Senin, 07 Oktober 2019 | 09:56 WIB
Nyanyi Bareng Warga Papua, Menteri Jokowi Dicibir Tokoh Papua
Beberapa menteri Jokowi bernyanyi dengan warga Papua - (Instagram/@budikaryas)

Suara.com - Sejumlah menteri anggota Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Wapres Jusuf Kalla (JK) disindir oleh tokoh Papua Christ Wamea.

Cibiran itu dilontarkan Christ Wamea karena sejumlah menteri berpesta dengan warga Papua di Ancol, Jakarta Utara.

Beberapa menteri Jokowi yang merupakan alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengadakan acara reuni "Temu Kangen Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama)" di DKI Jakarta pada Minggu (6/10/2019).

Beberapa di antaranya adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Bersama sejumlah menteri yang lain, mereka menamakan kelompoknya 'Elek Yo Band' dan sudah beberapa kali tampil di atas panggung.

Beberapa menteri Jokowi bernyanyi dengan warga Papua - (Instagram/@budikaryas)
Beberapa menteri Jokowi bernyanyi dengan warga Papua - (Instagram/@budikaryas)

Dalam acara temu kangen alumni UGM, ketiga menteri itu bernyanyi bersama rekan-rekan dari Papua.

"Ini bisa membangun kebangsaan. Kami menyanyi lagu "Bendera", "Aku Papua", dan menari bersama di lagu "Sajojo"," ungkap Budi Karya Sumadi di Instagram.

"Rasa kebangsaan itu tidak akan muncul jika tidak dibangun. Kita harus secara aktif membangun komunikasi dengan berbagai lapisan masyarakat di Papua. Karena Papua adalah Indonesia," imbuhnya.

Christ Wamea pun membandingkan para menteri tersebut dengan sang presiden.

Cuitan tokoh Papua Christ Wamea - (Twitter/@ChristWamea)
Cuitan tokoh Papua Christ Wamea - (Twitter/@ChristWamea)

Ia beranggapan, acara hiburan dengan warga Papua di luar tempat pengungsian itu tak elok.

Apalagi, saat ini banyak orang di Papua yang menderita akibat kerusuhan.

"Menteri dan presidennya sama saja. Papua lagi duka dan mencekam, yang diurus kok nyanyi-nyanyi. Mari hibur rakyat di tempat pengungsian. Bangun persatuan itu cepat tanggap dengan situasi yang rakyat hadapi, bukan hura-hura di Ancol," cuit @ChristWamea, Senin (7/10/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jubir Prabowo Pastikan Tak Ada Pembicaraan Soal Jatah Menteri dalam Kabinet

Jubir Prabowo Pastikan Tak Ada Pembicaraan Soal Jatah Menteri dalam Kabinet

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 23:56 WIB

Diancam Diperkosa dan Dibunuh, Veronica Koman: Saya Akan Terus Bela Papua

Diancam Diperkosa dan Dibunuh, Veronica Koman: Saya Akan Terus Bela Papua

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 18:49 WIB

Veronica Koman Diancam Dibunuh: Karena Mereka Tahu Saya Benar soal Papua

Veronica Koman Diancam Dibunuh: Karena Mereka Tahu Saya Benar soal Papua

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 15:36 WIB

Dinilai Kondusif Pasca Kerusuhan Wamena, Pengungsi Diimbau Kembali ke Rumah

Dinilai Kondusif Pasca Kerusuhan Wamena, Pengungsi Diimbau Kembali ke Rumah

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 23:46 WIB

Pengamat Politik Asing: Ancaman Pembunuhan ke Veronica Koman Masalah Serius

Pengamat Politik Asing: Ancaman Pembunuhan ke Veronica Koman Masalah Serius

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 05:04 WIB

Terkini

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB