Orangtua Kurung Bocah Pengidap AIDS hingga Tewas, Permintaannya Bikin Sedih

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Selasa, 08 Oktober 2019 | 15:01 WIB
Orangtua Kurung Bocah Pengidap AIDS hingga Tewas, Permintaannya Bikin Sedih
Ilustrasi

Suara.com - Satu remaja pengidap HIV AIDS meninggal dunia, setelah dikurung orangtuanya. Kabar itu dibagikan oleh pekerja sosial Arm Ly melalui jejaring Twitter.

Orangtua bocah 15 tahun tersebut memilih mengurung anaknya di ruang kedap udara. Ayah dan ibunya merasa malu karena sang anak pengidap HIV AID.

Dikutip dari World of Buzz, kabar menyedihkan soal bocah itupun sampai kepada pekerja sosial.

Saat mereka menyambangi rumah bocah itu, pekerja sosial mendengar permintaan menyedihkan dari anak tersebut.

"Aku tidak ingin mati. Aku ingin baju lebaran warna ungu, silahkan tangkap aku," pinta bocah tersebut.

Karena kondisi bocah yang terkurung di ruang kedap udara itu kian emprihatinkan, petugas medis segera memberikan bantuan.

Namun, saat hendak membawa korban menggunakan mobil ambulans ke rumah sakit, ibunya justru melontarkan kalimat kasar kepada petugas.

"Jika Anda bisa, perpendek umurnya. Dia menyusahkan hidupku," katanya.

Bocah pengidap HIV menjalani perawatan di rumah sakit selama beberapa waktu. Para pekerja sosial kerap menjenguknya dan membawakan baju lebaran berwarna ungu seperti yang ia inginkan.

baca juga

"Jelang hari lebaran, kami berharap di bisa bangun dari tidurnya dan merayakan Lebaran. Aku telah meminta perawat untuk memandikannya dan mengenakan pakaian ungu," tulis Naj Mi, seorang pekerja sosial melalui blognya.

Namun takdir berkata lain, para pekerja sosial yang tidak bisa setiap saat berkunjung ke rumah sakit belum lama ini mendapatkan kabar duka.

Ibu dari bocah pengidap HIV mengirimkan surat elektronik dan mengabarkan bahwa anaknya telah meninggal dunia.

Seketika kabar itu membuat para pekerja sosial berduka, tak terkecuali dengan Arm Ly yang mengungkap penyesalannya.

"Bocah umur 15 tahun didiagnosis HIV, menangis minta bantuan sementara ayah dan ibunya mengurungnya dalam ruangan. Kami berusaha menolong namun tak bisa terus menjaganya, akhirnya dia kembali ke pangkuan Allah. Kejadian seperti ini membuatku meneruskan pekerjaanku, menebus dosa karena terlambat bertindak," tulis Arm Ly, Minggu (6/10/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beberapa Mitos HIV yang Masih Dipercaya, Salah Satunya soal Transfusi Darah

Beberapa Mitos HIV yang Masih Dipercaya, Salah Satunya soal Transfusi Darah

Health | Selasa, 24 September 2019 | 18:10 WIB

Jika Disahkan, RUU KUHP Bisa Ganggu Pencegahan HIV-AIDS dan Program KB

Jika Disahkan, RUU KUHP Bisa Ganggu Pencegahan HIV-AIDS dan Program KB

Health | Selasa, 24 September 2019 | 12:55 WIB

Stok Obat ARV Sering Kosong, ODHA Sulit Dapatkan Pengobatan

Stok Obat ARV Sering Kosong, ODHA Sulit Dapatkan Pengobatan

Health | Kamis, 19 September 2019 | 16:28 WIB

Top 5 Berita Kesehatan: HIV di Tulungagung, Perempuan Tersubur di Dunia

Top 5 Berita Kesehatan: HIV di Tulungagung, Perempuan Tersubur di Dunia

Health | Jum'at, 13 September 2019 | 19:51 WIB

Terkini

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB