Tunjuk dan Sebut Emil Salim Sesat, Begini Penjelasan Arteria Dahlan

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:27 WIB
Tunjuk dan Sebut Emil Salim Sesat, Begini Penjelasan Arteria Dahlan
Arteria Dahlan dan Emil Salim.(Mata Najwa)

Suara.com - Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan Arteria Dahlan mendapat sorotan usai sikapnya di acara Mata Najwa yang dinilai tak sopan. Ia terlibat perdebatan hingga menunjuk-nunjuk ekonom Emil Salim, hingga mengutarakan kata sesat.

Terkait sikapnya itu, Arteria mencoba memberi penjelasan. Ia berujar bahwa apa yang menjadi sikapnya dalam acara yang membahas Perppu KKP tersebut, dirinya masih dalam keadaan sadar dan tidak emosi. Ia menilai pernyataan Emil sudah di luar kapasitasnya.

“Tidak emosi. Saya hanya sayangkan seorang tokoh senior yang saya hormati dimanfaatkan untuk mengutarakan hal-hal yang sebenarnya di luar kapasitas beliau,” kata Arteria kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).

“Awalnya kan saya sangat sopan, tapi ini kan sudah didesign, Prof Emil yang notabene tidak berlatar belakang hukum dan beliau tidak memahami dengan benar materi muatan yang ada di Revisi UU KPK tiba-tiba berpendapat banyak kelirunya,” sambungnya.

Menurut Arteria pernyataan Emil soal revisi UU KPK sebenarnya sudah dicoba untuk diklarifikasi. Namun, kata dia, Emil malah menyerang kehormatan anggota dewan.

“Sudah dicoba untuk diklarifikasi tapi justru menyerang kehormatan, tidak hanya menghina bahkan menista kami, tapi juga institusi DPR,” katanya.

Arteri juga menilai apa yang disampaikannya merupakan bagian dari perjuangan ideologi. Ia berujar bahwa kedatangannya dalam acara Mata Najwa ditujukan untuk melakukan dialektika bukan debat kusir.

“Bagi saya ini masalah perjuangan ideologi, saya datang untuk melakukan dialektika kebangsaan, bukan untuk debat kusir dan penggiringan opini. Dari sejak awal saya melihat ini sudah tidak sehat,” tandasnya.

Diketahui, debat Arteria dengan Emil itu tersaji dalam program Mata Najwa episode Ragu-ragu Perpu. Dalam unggahan di akun Twitter @TRANS7, Kamis (10/10/2019), Arteria awalnya bicara soal publik yang terhipnotis dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Hingga kemudian berujung perdebatan dengan Emil Salim yang juga diundang dalam acara tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emil Salim Sekakmat Arteria Dahlan, Penonton Mata Najwa Riuh

Emil Salim Sekakmat Arteria Dahlan, Penonton Mata Najwa Riuh

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:13 WIB

Ketua PBNU: Jokowi - Ma'ruf Simbol Kemenangan Nasionalis - Santri

Ketua PBNU: Jokowi - Ma'ruf Simbol Kemenangan Nasionalis - Santri

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 23:36 WIB

Jelang Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, PDIP Ucapkan Terima Kasih ke Nahdliyin

Jelang Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, PDIP Ucapkan Terima Kasih ke Nahdliyin

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 04:00 WIB

Masinton: Belum Ada Berita Negara Sudah Minta Perppu, Ngebet Banget

Masinton: Belum Ada Berita Negara Sudah Minta Perppu, Ngebet Banget

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 19:14 WIB

PDIP: Jokowi Tak Tepat Jika Keluarkan Perppu KPK

PDIP: Jokowi Tak Tepat Jika Keluarkan Perppu KPK

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 17:40 WIB

Soal WC Sehat Warga, PDIP Minta Anies Jangan Hanya Beri Janji Manis

Soal WC Sehat Warga, PDIP Minta Anies Jangan Hanya Beri Janji Manis

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 16:57 WIB

Anies Renovasi Rumdin Rp 2,4 M, PDIP: Cukup Betulin Berapa Sekolah Tuh?

Anies Renovasi Rumdin Rp 2,4 M, PDIP: Cukup Betulin Berapa Sekolah Tuh?

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 21:03 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×