Wiranto Sudah Lewat Masa Kritis, Karangan Bunga Berdatangan ke RSPAD

Pebriansyah Ariefana

Senin, 14 Oktober 2019 | 15:31 WIB
Wiranto Sudah Lewat Masa Kritis, Karangan Bunga Berdatangan ke RSPAD
Karangan bunga untuk Wiranto. (Antara)

Suara.com - Karangan bunga terus berdatangan ke Kantor Kementerian Politik Hukum dan Keamanan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (14/10/2019). Karangan bunga itu bertuliskan doa agar Menkopolhukam Wiranto cepat sembuh.

Karangan bunga tersebut dikirim oleh berbagai masyarakat mulai dari perorangan, perusahaan, pondok pesantren hingga organisasi kemasyarakatan. Beberapa doa dan pesan yang dirangkum dari berbagai karangan bunga yang dipajang di depan kantor Kementerian Polhukam, yakni:

"Pak Wiranto jangan pernah menyerah" merupakan tulisan pada karangan bunga dikirim dari GMBI Kabupaten Bogor.

"Cepat pulih dan kerja lagi Bpk Wiranto" dari Adi Ishak.

'Pak Wiranto tabahkan hatimu dalam menghadapi cobaan semoga cepat sembuh bapak Wiranto" tulisan karangan bunga dari Keluarga Besar FKPPI Cianjur.

Selanjutnya, "Kami semua berdoa agar bapak jenderal Wiranto cepat sembuh dan sehat semula," dari PT Xelapati Jaya Nusa Indah atas nama Ibu Nurhayanti.

"Pengabdian luar biasa untuk negeri ini, semoga cepat sembuh bapak Menkopolhukam" pesan dari karangan bunga Ustad Unang Kecapatan Pulo Merak, Kota Cirebon.

"Semangatmu menjadi suritauladan kami dan doa kami untuk bapak Wiranto semoga diberikan kesembuhan" bunyi pesan karangan bunga dari Ponpes Khas Kempek Kabupaten Cirebon.

"Loyalitas dan ketekunan bapak untuk negeri ini merupakan bukti nyata, cepat sembuh Bpk Wiranto," bunyi karangan bunga Ponpes Roudhatul Ulum, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Banten.

baca juga

"Tetap tegar dan tabahs Bpk Wiranto, semoga Allah memberikan kesembuhan kepada bapak" karangan bunga dari Ponpes Assa'adah, Serang, Banten.

Menurut Adul (25) karyawan dari Chen Florist, Pluit, sejak kemarin mereka mengirimkan karangan bunga yang dipesan oleh masyarakat.

"Hari ini ada 25 karangan bunga yang kami antarkan, kemarin baru lima," kata Adul.

Ia mengatakan, kemungkinan besok masih akan ada kirim lagi untuk dihantarkan ke kantor Kementerian Koordinator Polhukam.

Ia mengatakan untuk memesan karangan bunga ini harganya tergantung dari ukurannya. Kisaran harganya antara Rp500 ribu sampai Rp1 juta per karangan.

"Kalau ukuran yang 1,5 meter itu Rp750 ribu, ada juga 1,8 meter harganya bisa Rp1 juta," kata Adul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Insiden Wiranto Disebut Settingan, Polisi Mulai Usut Cuitan Hanum Rais

Insiden Wiranto Disebut Settingan, Polisi Mulai Usut Cuitan Hanum Rais

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 15:17 WIB

Pasca Penusukan Wiranto, Kontrakan Abu Rara Dijaga Polisi Bersenjata 24 Jam

Pasca Penusukan Wiranto, Kontrakan Abu Rara Dijaga Polisi Bersenjata 24 Jam

Banten | Senin, 14 Oktober 2019 | 14:52 WIB

Megawati Kirim Utusan Jenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto

Megawati Kirim Utusan Jenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 12:49 WIB

Wiranto Ditusuk Teroris, PDIP: Hanya Hanum Rais yang Tidak Percaya

Wiranto Ditusuk Teroris, PDIP: Hanya Hanum Rais yang Tidak Percaya

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 12:37 WIB

TNI Dipecat karena Istri Sindir Wiranto, Menhan: Itu Resiko

TNI Dipecat karena Istri Sindir Wiranto, Menhan: Itu Resiko

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 12:34 WIB

Terkini

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:25 WIB

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:01 WIB

×