Dirut PPD Klaim Bus Zhongtong dari China Belum Pernah Terbakar

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 18 Oktober 2019 | 15:52 WIB
Dirut PPD Klaim Bus Zhongtong dari China Belum Pernah Terbakar
Bus Transjakarta terbakar di Kemayoran, Jakarta Pusat [dok. Polres Jakarta Pusat]

Suara.com - Bus pabrikan asal China, Zhongtong sempat menuai kontroversi karena diduga pernah terbakar saat beroperasi. Namun kejadian itu dibantah oleh Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) selaku operator bus TransJakarta merek Zhongtong.

Direktur Utama (Dirut) PPD, Pande Putu Yasa, mengatakan saat kejadian di depan Gedung PMI, Jalan Gatot Subroto pada tahun 2015 itu, bus Zhogtong tidak dilalap si jago merah. Menurutnya bus tersebut tidak benar-benar terbakar namun hanya mengeluarkan asap.

"Zhongtong ini kalau dibilang terbakar, sebenarnya tidak juga. Kalau saya mendefinisikan terbakar ini dilalap api, habis mobilnya," ujar Pande saat dihubungi, Jumat (18/10/2019).

Pande menyebut kejadian serupa juga pernah terjadi pada bus Zhongtong. Saat itu ada kesalahan pada operasional mesin dan membuat bus menjadi panas.

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar busway berbahan bakar gas di jalan Pos Besar, Pasar Baru, Jakarta, Senin (18/2). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]
Saat petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar bus Transjakarta berbahan bakar gas di jalan Pos Besar, Pasar Baru, Jakarta, Senin (18/2). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

"Karena altor-altornya ini macet, sopir memaksakan mobil ini bergerak sehingga terjadi gesekan panbellnya menjadi panas," kata Pande.

Ia kemudian mengatakan mesin bus tersebut menjadi terlampau panas karena kejadian itu. Lalu karena sudah panas, otomatis bus mengeluarkan APAR untuk mendinginkan mesin hingga terlihat mengeluarkan asap.

"Dia (bus Zhongtong) menyemprotkan APAR secara otomatis, keluarlah itu busa putih yang dianggap itu sebagai bentuk kebakaran, padahal mobilnya enggak apa-apa, masih utuh pada saat itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

21 Bus Transjakarta Zhongtong Sudah Beroperasi, Awal November 2019 Jadi 59

21 Bus Transjakarta Zhongtong Sudah Beroperasi, Awal November 2019 Jadi 59

News | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 15:21 WIB

Pemprov DKI Buka Peluang Tambah Bus Zhongtong untuk Armada TransJakarta

Pemprov DKI Buka Peluang Tambah Bus Zhongtong untuk Armada TransJakarta

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:43 WIB

Tak Khawatir Bus Zhongtong Terbakar Lagi, Anies: Sudah Ada Kontraknya

Tak Khawatir Bus Zhongtong Terbakar Lagi, Anies: Sudah Ada Kontraknya

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:36 WIB

Pernah Ditolak Ahok, Alasan Anies Kembali Operasikan Bus Zhongtong

Pernah Ditolak Ahok, Alasan Anies Kembali Operasikan Bus Zhongtong

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 21:03 WIB

Terkini

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

×