Tingkatkan Kompetensi dan Penghasilan, Kemnaker Kembangkan BLK

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 22 Oktober 2019 | 12:02 WIB
Tingkatkan Kompetensi dan Penghasilan, Kemnaker Kembangkan BLK
Ilustrasi BLK Komunitas. (Dok : Kemenaker).

Suara.com - Kompetensi masyarakat untuk memasuki pasar kerja perlu ditingkatkan dan dilatih. Hal itu ternyata menjadi fokus Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Oleh karena itu dilakukanlah program di Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas.

"BLK Komunitas diharapkan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin agar mampu melahirkan SDM yang memiliki karakter baik, sekaligus memiliki keterampilan berwirausaha," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktifitas (Binalattas) Kemnaker, Surya Lukita Warman, dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker di Jakarta, Senin (21/10/2019).

Surya mengatakan, pada 2019 Kemnaker akan membangun dan mengembangkan BLK komunitas di seribu lokasi, sementara pada 2020 ditargetkan terwujud dua ribu BLK Komunitas.

Terobosan merevitalisasi BLK dan gencarnya aktivitas BLK di seluruh Indonesia merupaan upaya menggenjot peningkatan dan peningkatan kompetensi kualitas SDM, agar berdaya saing di pasar kerja.

Surya mengatakan, BLK Komunitas merupakan salah satu upaya pemerintah mendekatkan akses pelatihan vokasi, pada masyarakat sekitar pesantren berupa karakter, softskill sekaligus membekali keterampilan kepada lulusan pesantren.

"Kami harap, BLK Komunitas ini mampu membantu pemerintah untuk mempercepat melakukan masifikasi peningkatan kompetensi masyarakat dan mengatasi kesenjangan antara kebutuhan pasar kerja dan kompetensi alumni pesantren, sehingga di masa depan semakin kuat dan berperan mengatasi kemiskinan," katanya.

Dalam pengembangan BLK komunitas, Kemnaker memberdayakan keberadaan BLK di seluruh Indonesia. Salah satunya adalah BLK Makassar, yang membina 21 BLK Komunitas, yakni 18 BLK Komunitas di Sulsel, yang pembangunannya hampir rampung 100 persen dan tinggal menunggu bantuan peralatan untuk memulai aktivitas pelatihan.

Sementara tiga BLK Komunitas lain yang dalam proses pembangunannya, yakni Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, Makassar (Sulsel); dan dua di Sulut yakni Ponpes Al Luthfi, Lolanan (Bolmong) dan Sekolah Aliktab Langowan (Minahasa).

Muhammad Ridwan, pengelola BLK Komunitas Ponpes Manbaul Ulum, memberikan apresiasi kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan berupa pembangunan gedung BLK Komunitas dan bisa tuntas di awal 2020.

baca juga

"Bantuan pemerintah sangat bermanfaat dan memudahkan masyarakat sekitar Ponpes berlatih untuk menambah penghasilan mereka," katanya.

Ridwan menambahkan, masyarakat kabupaten Maros sangat antusias menyambut kehadiran BLK Komunitas di Ponpes Mambaul Ulum, khususnya untuk pelatihan menjahit yang sangat membantu kaum ibu dan remaja putri.

Tak ada pembatasan usia menjadi peserta pelatihan di BLK Komunitas Mambaul Ulum, karena BLK merupakan long life learning atau pembelajaran seumur hidup.

"Dasar pendidikan BLK Komunitas untuk memperoleh keahlian, pekerjaan, memperoleh penghasilan untuk menghidupi diri sendiri dan keluarganya. Masyarakat sekitar Bantimurung harus manfaatkan semaksimal mungkin untuk mendorong peningkatan ekonomi keluarganya," katanya.

Seorang warga kabupaten Maros menyambut positif kehadiran BLK Komunitas di wilayahnya. Dia ingin menjadi peserta dan mengikuti pelatihan menjahit yang disiapkan BLK Komunitas Manbau Ulum.

Romlah (48 th), salah satu peserta pelatihan mengatakan, dia ingin keinginannya untuk mengikuti pelatihan menjahit yang disiapkan di BLK Komunitas Manbaul Ulum itu. Namun kekhawatirannya tidak bisa bergabung karena faktor usia menjadi sirna, karena BLK Komunitas tak membatasi usia.

"Saya pun senang, jika BLK Komunitas tak lagi membatasi usia untuk menjadi peserta pelatihan. Saya sudah tak sabar mengikuti pelatihan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menaker : UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Jika Tak Ikuti Aturan...

Menaker : UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Jika Tak Ikuti Aturan...

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 12:56 WIB

Tingkatkan Produktivitas Kerja, Kemnaker Budayakan 5S

Tingkatkan Produktivitas Kerja, Kemnaker Budayakan 5S

News | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 10:12 WIB

Kesan Menaker ke Menko Bidang Perekonomian: Orangnya Baik, Pintar dan Sabar

Kesan Menaker ke Menko Bidang Perekonomian: Orangnya Baik, Pintar dan Sabar

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 22:42 WIB

UMP Tahun 2020 Naik 8,51 Persen, Menaker: Justru Bantu Dunia Usaha

UMP Tahun 2020 Naik 8,51 Persen, Menaker: Justru Bantu Dunia Usaha

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 22:39 WIB

Pamitan, Menaker : Tetap Komitmen, Setia, dan Loyal pada Pancasila

Pamitan, Menaker : Tetap Komitmen, Setia, dan Loyal pada Pancasila

News | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 18:28 WIB

Kado Manis dari Jokowi, UMP 2020 Naik 8,51 Persen

Kado Manis dari Jokowi, UMP 2020 Naik 8,51 Persen

Bisnis | Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:30 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

×