Jokowi: Kita Pangkas Regulasi-regulasi Penghambat Investasi dan Ekspor

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 30 Oktober 2019 | 16:01 WIB
Jokowi: Kita Pangkas Regulasi-regulasi Penghambat Investasi dan Ekspor
Presiden Jokowi dalam Ratas Antisipasi Perkembangan Ekonomi Dunia di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/9/2019). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar regulasi-regulasi di bidang perekonomian yang menghambat investasi dan ekspor segera dipangkas.

Hal ini dikatakan Jokowi  saat memimpin rapat terbatas (Ratas) dengan agenda penyampaian Program dan Kegiatan di Bidang Perekonomian di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

"Berkaitan dengan regulasi-regulai di bidang perekonomian yang menghambat investasi dan ekspor. Kita pangkas sehingga ekspor dan investasi bisa dilakukan dengan cepat," ujar Jokowi.

Jokowi menyebut, saat ini pemerintah akan menindaklanjuti rencana penerbitan Omnibus Law. Pasalnya, kata dia ada 74 Undang Undang (UU) yang dianggap menghambat masuknya investasi ke Indonesia.

Omnibus Law, yakni sebuah rancangan undang-undang yang berisi kompilasi berbagai UU sekaligus yang mengatur lebih dari satu subjek hukum

"Dilihat betul agar segera ditindaklanjuti apa yang telah kita rencanakan mengenai penerbitan omnibus law sudah mulai bulan lalu. Ada 74 UU dan pak Menko perekonomian sudah paham dengan ini dan koordinasikan dengan menteri koordinator yang lain, segera diidentifikasi," kata dia.

Tak hanya itu, Jokowi mengatakan ekonomi global dalam lima tahun dan perkiraan lembaga-lembaga internasional tahun depan akan menuju situasi yang lebih sulit, bahkan menuju resesi. Karena itu kata Jokowi, perlunya dilakukan antisipasi.

"Saya ingin menyampaikan bahwa kita tahu ekonomi global dalam lima tahun ini dan perkiraan dari lembaga-lembaga internasional tahun depan akan menuju ke sebuah situasi yang lebih sulit bahkan banyak yang menyampaikan menuju resesi. Sebab itu, semua harus kita antisipasi," ucap dia.

Jokowi menuturkan dirinya sudah berkali-kali menyampaikan kunci dalam menghadapi ekonomi global yakni pertama peningkatan ekspor dan substiusi barang-barang impor. Kemudian kunci kedua yakni investasi.

baca juga

"Bolak-balik kita sampaikan kuncinya ada. Pertama peningkatan ekspor dan substitusi barang-barang impor. Kedua yang sangat penting ialah investasi artinya peningkatan ekspor dan invetasi jadi kunci kegiatan kita di bdiang ekonomi," ucap dia.

Mantan Wali Kota Solo itu memerintahkan kepada Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Wamenlu Mahendra Siregar agar terus melakukan perjanjian perdagangan.

"Oleh sebab itu saya menyampaikan kepada mendag dan wamendag, menlu dan wamenlu, saya sampaikan secara khusus bahwa perjanjian perdagangan harus kita lakukan secara terus menerus tanpa henti

"Kita telah menyelesaikan Indonesia-Australia CEPA Comprehensive Economic Partnership Agreement dan harus diteruskan ke negara lain dan paling penting harus diselesaikan akhir 2020 timnya disusun yang fix tidak berganti-ganti. Kemudian penyelesian dan eksekusi lapangan juga terus dikerjakan dengan Uni Eropa," sambungnya.

Dalam ratas tersebut, tampak hadir Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang PMK Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalan Kaki ke Balai Kota, Erick Tohir Sampaikan Perintah Jokowi ke Anies

Jalan Kaki ke Balai Kota, Erick Tohir Sampaikan Perintah Jokowi ke Anies

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 18:01 WIB

Pesona Jembatan Youtefa di Papua yang Baru Saja Diresmikan Presiden Jokowi

Pesona Jembatan Youtefa di Papua yang Baru Saja Diresmikan Presiden Jokowi

Lifestyle | Selasa, 29 Oktober 2019 | 14:02 WIB

Restui jadi Pembantu Jokowi, Amien Rais Beri Syarat ke Prabowo

Restui jadi Pembantu Jokowi, Amien Rais Beri Syarat ke Prabowo

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 12:20 WIB

Habiskan Anggaran Rp 1,8 Triliun, Presiden Jokowi Resmikan Jembatan

Habiskan Anggaran Rp 1,8 Triliun, Presiden Jokowi Resmikan Jembatan

Video | Selasa, 29 Oktober 2019 | 12:19 WIB

Ultah di Papua Dirayakan Jokowi, Tito Balik ke Kemendagri Dikasih Suprise

Ultah di Papua Dirayakan Jokowi, Tito Balik ke Kemendagri Dikasih Suprise

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 12:06 WIB

Rugi atau Tidak, Gerindra Pantau Posisi Prabowo jadi Menteri Jokowi

Rugi atau Tidak, Gerindra Pantau Posisi Prabowo jadi Menteri Jokowi

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 18:13 WIB

PAN ke Kabinet Jokowi: Menteri Jangan Kuping Tipis, Harus Terima Kritik

PAN ke Kabinet Jokowi: Menteri Jangan Kuping Tipis, Harus Terima Kritik

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 17:51 WIB

Terkini

TPNPB-OPM Klaim Tembaki Aparat di Tolikara, Warga Diancam Jadi Target

TPNPB-OPM Klaim Tembaki Aparat di Tolikara, Warga Diancam Jadi Target

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:02 WIB

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak

Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas

Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan

Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat

Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli

Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%

Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:30 WIB

×