Pembantu di Rumah Eks Wagub Sumsel Masukkan Bayi ke Mesin Cuci hingga Tewas

Reza Gunadha

Rabu, 06 November 2019 | 15:06 WIB
Pembantu di Rumah Eks Wagub Sumsel Masukkan Bayi ke Mesin Cuci hingga Tewas
Sutina, pelaku pembunuhan yang memasukkan bayinya ke dalam mesin cuci di Palembang, Selasa (5/11/2019). [Antara/Aziz Munajar/19]

Suara.com - Polresta Palembang, Sumatera Selatan, menangkap seorang perempuan asisten rumah tangga berstatus janda tujuh tahun yang membunuh bayinya sendiri dengan cara memasukan ke mesin cuci.

Kapolresta Palembang Kombes Didi Hayamansyah, Rabu (6/11/2019), mengatakan, pelaku pembunuhan bernama Sutina (36).

Sutina ditangkap setelah bayinya yang berjenis kelamin laki-laki tersebut dinyatakan meninggal pada Senin (4/11) pukul 20.30 WIB.

"Bayi itu baru saja lahir lalu dimasukkan ke dalam mesin cuci dibalut kain, kemudian ditemukan oleh temannya yang langsung membawa bayi ke rumah sakit dan pada saat perawatan bayinya meninggal," ujar Didi.

Menurut dia, Sutina melahirkan bayi tersebut tanpa pertolongan siapa pun alias sendirian di dalam kamar mandi rumah majikannya di kawasan 30 Ilir Palembang, yang tidak lain merupakan kediaman mantan Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki.

Kondisi bayi saat ditemukan teman sesama pembantunya cukup mengenaskan dengan beberapa bekas luka. Pihaknya masih mendalami unsur kesengajaan pelaku dalam kasus tersebut, ujar kapolresta.

Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengaku membunuh bayinya sendiri lantaran malu hamil di luar nikah dan kekasihnya tidak mau bertanggung jawab. Selama hamil ia menutupi perutnya dengan korset agar tidak diketahui orang lain.

"Pelaku disangkakan Pasal 76 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, untuk sementara pelaku ditahan di Unit PPA Polresta Palembang," kata Kombes Pol Didi.

Berdasarkan pengakuan Sutina, pelaku pernah menikah, namun bercerai dan saat ini telah memiliki dua orang anak.

baca juga

Dia baru bekerja sebagai aisisten rumah tangga di kediaman mantan Wagub Sumsel sekitar lima bulan terakhir.

Ia juga mengaku khilaf dan tidak ada niatan membunuh si bayi karena ia telah merencanakan akan menitipkan bayi ke panti asuhan, ia memasukkan bayinya ke dalam mesin cuci untuk menghindari temannya.

"Saya masukkan bayi itu ke dalam mesin cuci supaya tidak ada yang tau, ternyata teman saya tau karena bayi menangis," kata Sutinah seperti diberitakan Antara.

Setelah melahirkan bayinya pada Senin (4/11) pukul 11.00 WIB di kamar mandi, Sutinah langsung berusaha menghilangkan jejak dengan memasukan bayi ke dalam mesin cuci.

Kemudian ia keluar dari dalam kamar mandi dalam keadaan pucat dan dilihat rekannya bernama Sulastri, bersama rekannya yang lain kemudian Sutina dibawa berobat karena dikira sakit.

Namun saat berada di dalam mobil sebelum pergi berobat, Sulastri kembali ke dalam untuk mencari identitas Sutina guna keperluan berobat.

Saat masuk itulah Sulastri mendengar suara tangisan bayi dari dalam mesin cuci. Dia lalu meminta temannya yang lain, yakni Lendi untuk mengecek suara tangisan bayi tersebut.

Kemudian Lendi memeriksa mesin cuci dan menemukan sebuah bungkusan, lantas ia mengeluarkan bungkusan itu lalu menemukan bayi dengan kondisi mengenaskan, para pembantu itu pun segera membawa bayi ke RS Siloam meski bayi tidak dapat diselamatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi di Palembang Tewas setelah Dimasukkan ke Mesin Cuci

Bayi di Palembang Tewas setelah Dimasukkan ke Mesin Cuci

News | Selasa, 05 November 2019 | 15:16 WIB

RM Pindang Musi Rawas Tawarkan Citarasa Otentik Palembang

RM Pindang Musi Rawas Tawarkan Citarasa Otentik Palembang

Lifestyle | Jum'at, 01 November 2019 | 09:00 WIB

Video CCTV Detik - detik Masjid Jami Gandus Dilempari Kotoran Manusia

Video CCTV Detik - detik Masjid Jami Gandus Dilempari Kotoran Manusia

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 16:25 WIB

Masjid Jami Gandus Dilempari Kotoran Manusia, Pelaku Terekam Video

Masjid Jami Gandus Dilempari Kotoran Manusia, Pelaku Terekam Video

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 15:39 WIB

Maling Apes Tapi Lucu, Rian Jual Motor Hasil Curian ke Pemilik Aslinya

Maling Apes Tapi Lucu, Rian Jual Motor Hasil Curian ke Pemilik Aslinya

News | Minggu, 27 Oktober 2019 | 13:56 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×