Sebut Orang Besar Terlibat Kasus Novel, Haris Azhar: Jokowi Gak Berani

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Sabtu, 09 November 2019 | 17:09 WIB
Sebut Orang Besar Terlibat Kasus Novel, Haris Azhar: Jokowi Gak Berani
Aktivis HAM, Haris Azhar. (Suara.com/Welly Hidayat).

Suara.com - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Haris Azhar menyebut Presiden Joko Widodo tak mampu mengungkap pelaku dan dalang di balik kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Lantaran sudah pesimistis dengan pengungkapan kasus teror air keras ini, Eks Koordinator KontraS ini pun bersedia untuk menggantikan peran juru bicara Presiden Jokowi untuk sekedar mengumumkan jika pemerintah tak sanggup menuntaskan kasus Novel.

"Jadi Jokowi tidak akan menyelesaikan kasus Novel Baswedan. Kalau juru bicaranya enggak bisa ngomong gitu, biar saya yang ngomong, dia (Jokowi) tidak akan menyelesaikan kasus Novel," kata Haris seusai acara dedikasi untuk negeri di Gedung Dinas Pendidikan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2019).

Menurut Haris, Jokowi hanya memberikan harapan. Dengan janji-janjinya agar bisa menyelesaikan kasus Novel. Apalagi, tim teknis Polri yang dibentuk Jokowi tak memberikan kemajuan dalam menyelidiki kasus Novel yang sudah nyaris masuk tahun ketiga ini.

"Itu tadi saya mau bilang itu cuma janji-janji saja, enggak ada konkretnya, Enggak ada yang konkret. Begini, berbagai pihak berbagai survei sudah berulang-ulang kali memberi catatan penegakan hukum di zaman Jokowi itu jeblok dan (contohnya) kasus Novel Baswedan ini," ucap Haris.

Dia mengaku telah melakukan investigasi dalam kasus Novel. Maka itu, alasan Jokowi belum dapat mengungkap kasus Novel, bahwa ada dugaan keterlibatan orang besar.

"Kami juga sudah melakukan investigasi ya, memang temuan ini orang yang sangat tinggi keterlibatannya (kasus Novel) dan Jokowi saya pikir dia enggak berani," kata Haris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Novel Baswedan Berstatus Korban, Polisi Tak Bisa Usut Laporan Dewi Tanjung

Novel Baswedan Berstatus Korban, Polisi Tak Bisa Usut Laporan Dewi Tanjung

News | Sabtu, 09 November 2019 | 10:38 WIB

Paloh: Saat Jokowi Hadapi Ujian Berat, Jangan-jangan Cuma Tinggal Nasdem

Paloh: Saat Jokowi Hadapi Ujian Berat, Jangan-jangan Cuma Tinggal Nasdem

News | Jum'at, 08 November 2019 | 22:29 WIB

Novel Dilaporkan Dewi Tanjung dan OC Kaligis, ICW: Putar Balikkan Fakta

Novel Dilaporkan Dewi Tanjung dan OC Kaligis, ICW: Putar Balikkan Fakta

News | Jum'at, 08 November 2019 | 22:13 WIB

Mau Seperti Polri dan BIN, Alasan Jokowi Hidupkan Posisi Wakil Panglima TNI

Mau Seperti Polri dan BIN, Alasan Jokowi Hidupkan Posisi Wakil Panglima TNI

News | Jum'at, 08 November 2019 | 22:11 WIB

Presiden Jokowi Beri Gelar Pahlawan Nasional kepada Enam Tokoh

Presiden Jokowi Beri Gelar Pahlawan Nasional kepada Enam Tokoh

Foto | Jum'at, 08 November 2019 | 17:52 WIB

Novel Baswedan Dituduh Rekayasa Kasus, Mabes Polri: Tanya ke Polda Metro

Novel Baswedan Dituduh Rekayasa Kasus, Mabes Polri: Tanya ke Polda Metro

News | Jum'at, 08 November 2019 | 15:31 WIB

Resmi! Enam Tokoh Ini Dianugerahkan Gelar Pahlawan Nasional

Resmi! Enam Tokoh Ini Dianugerahkan Gelar Pahlawan Nasional

News | Jum'at, 08 November 2019 | 14:55 WIB

Rumor Ahok dan Antasari jadi Dewas KPK, Maruf: Bunyi-bunyinya Begitu

Rumor Ahok dan Antasari jadi Dewas KPK, Maruf: Bunyi-bunyinya Begitu

News | Jum'at, 08 November 2019 | 14:45 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×