Mensos : Satuan Bhakti Pekerja Sosial, Garda Terdepan Kemensos

Fabiola Febrinastri

Selasa, 12 November 2019 | 10:09 WIB
Mensos : Satuan Bhakti Pekerja Sosial, Garda Terdepan Kemensos
Mensos, Juliari P. Batubara. (Dok : Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Juliari P. Batubara menyampaikan kebanggaan dan simpatinya kepada Satuan Bhakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) yang bekerja penuh dedikasi dan pengorbanan. Para pekerja sosial ini ikut mengurai masalah sosial yang rumit, khususnya masalah anak dan merupakan garda depan Kementerian Sosial (Kemensos).

Mensos menekankan, keberadaan Sakti Peksos penting sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo untuk membawa Indonesia maju.

"Keberadaan mereka akan memastikan bahwa birokrasi melayani masyarakat. Pesan Presiden Joko Widodo, masyarakat harus mendapat manfaat dari berbagai program Kementerian Sosial, termasuk anak-anak sebagai generasi penerus bangsa mendapatkan kehidupan yang baik," katanya, dalam arahannya dalam Bimbingan dan Pemantapan Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) di Jakarta, Senin (11/11/2019).

Hadir dalam kegiatan ini, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Edi Suharto, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial, Harry Z. Soeratin, Staf Ahli Menteri Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial, Asep Sasa Purnama, Direktur Rehabilitas Sosial Anak, Kanya Eka Santi, Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas, Margowiyono, Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, Andi Hanindito, dan tim Technical Assistance Program Rehabilitasi Sosial Anak (Progresa).

Dalam kesempatan tersebut, Mensos berbincang dengan empat orang Sakti Peksos yang datang dari daerah yang jauh di Indonesia. Mensos menggali tantangan yang mereka hadapi selama menjalankan tugas. Tak lupa Juliari memuji dan memberikan semangat agar mereka terus bekerja.

"Profesi ini sangat besar tantangannya dan tidak mudah. Hanya bila Anda bekerja dengan hati, maka pekerjaan itu akan terasa mudah. Sebaliknya, bila hanya mengharapkan materi akan terasa berat," kata Juliari.

Dalam kesempatan ini, Mensos juga menyoroti pentingnya Kemensos memberikan perhatian dan layanan kepada anak, sejalan dengan masih kompleksnya masalah yang dihadapi anak.

"Kesejahteraan anak yang kita impikan, saat ini masih jauh dari realita. Kita semua pasti pernah mendengar terjadinya berbagai kasus yang merugikan anak," kata Mensos.

Mensos menyebut beberapa contoh kasus kekerasan terhadap anak, termasuk orangtua yang menelantarkan atau membuang anaknya. Untuk kebutuhan dasar pun, kata Mensos, masih banyak anak Indonesia yang tidak bisa sekolah, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan bahkan tidak memiliki akte kelahiran yang merupakan hak sipil anak yang pertama.

baca juga

Berbagai data menunjukkan nasib anak masih sangat memprihatinkan. Kemensso melalui Sakti Peksos mencatat, terdapat 11.088 kasus yang melibatkan anak per Oktober 2019. Selain jumlahnya, kedalaman kasus sendiri dirasakan cukup memperhatinkan.

"Semua persoalan yang dihadapi anak-anak tersebut merupakan bagian tugas kita," Juliari menekankan.

Mensos mengingatkan, anak-anak berhak berada dalam lingkungan yang menjamin keselamatan dan tumbuh kembangnya. Anak juga harus berpartisipasi dalam penentuan kebutuhan, keinginan dan memberikan aspirasi dalam setiap aspek kehidupannya.

"Tidak hanya itu, anak juga memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan," kata Mensos.

Kepada Sakti Peksos yang hadir dalam pertemuan ini, Juliari menyatakan bahwa mereka merupakan tenaga muda yang terpilih untuk mengemban tugas mulia.

"Sesuai dengan sebutan Saudara, Satuan Bakti Pekerja Sosial. Bakti berarti menyatakan kesetiaan dan komitmen untuk terus mendukung tugas-tugas Kementerian Sosial dalam rehabilitasi sosial anak. Saya yakin, Saudara-saudara sudah melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya," katanya.

Dalam kesempatan sama, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial menyatakan, tugas dan fungsi Sakti Peksos adalah melaksanakan pencegahan, respon kasus dan manajemen kasus.

"Dalam upaya perlindungan anak, Kemensos mengembangkan Program Rehabilitasi Sosial Anak (Progresa) yang memuat subtansi pelayanan rehabilitasi sosial bagi anak secara holistik, sistematik, dan terstandar," kata Edi.

Progresa memiliki 4 (empat) komponen, yaitu Rehabilitasi Sosial, Pendampingan Sosial, Dukungan Teknis dan Dukungan Aksesibilitas, dengan skema layanan rehabilitasi sosial tingkat lanjut. Rehabilitasi sosial meliputi rehabilitasi sosial dasar dan lanjut, serta penjelasan kewenangan rehabilitasi sosial dasar untuk pemerintah daerah dan rehabilitasi sosial lanjut untuk pemerintah pusat.

Kegiatan Bimbingan Teknis Satuan Bakti Pekerja Sosial diiikuti oleh 122 Sakti Peksos dari wilayah kabupaten/kota di Indonesia. Kegiatan dilakukan agar Sakti Peksos memiliki kemampuan meningkatkan kinerja dan tanggung jawabnya dalam mengembangkan fungsi sosial anak, sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Ajak Seluruh Elemen Bangsa Teruskan Perjuangan Para Pahlawan

Presiden Ajak Seluruh Elemen Bangsa Teruskan Perjuangan Para Pahlawan

News | Minggu, 10 November 2019 | 17:56 WIB

Mensos Berkomitmen Perbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

Mensos Berkomitmen Perbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

News | Jum'at, 08 November 2019 | 10:58 WIB

Mensos Dorong Potensi Lokal Ikut Percepat Pengurangan Kemiskinan

Mensos Dorong Potensi Lokal Ikut Percepat Pengurangan Kemiskinan

News | Sabtu, 02 November 2019 | 16:40 WIB

Mensos Juliari Bakal Eksekusi Program Kemensos Sesuai Arahan Jokowi

Mensos Juliari Bakal Eksekusi Program Kemensos Sesuai Arahan Jokowi

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 18:52 WIB

Profil Juliari Batubara, dari Bisnis Pelumas Jadi Menteri Jokowi

Profil Juliari Batubara, dari Bisnis Pelumas Jadi Menteri Jokowi

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:28 WIB

Keren, Mantan Ketua IMI Melangkah Menuju Istana Presiden

Keren, Mantan Ketua IMI Melangkah Menuju Istana Presiden

Otomotif | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:04 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×