Mensos Berkomitmen Perbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 08 November 2019 | 10:58 WIB
Mensos Berkomitmen Perbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial
Mensos, Juliari P. Batubara menerima kunjungan Menko PMK, Muhadjir Effendy dan jajarannya, di kantor Kementerian Sosial (Kemensos). (Dok : Kemensos).

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Juliari P. Batubara menerima kunjungan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy dan jajarannya, di kantor Kementerian Sosial (Kemensos). Kedua pejabat mengkoordinasikan sejumlah kebijakan penting, untuk mewujudkan visi presiden, yakni membangun SDM unggul dan mewujudkan Indonesia maju.

Menurut Mensos, isu besar membangun SDM unggul yang menjadi bahasan dalam pertemuan itu adalah dukungan data Kemensos untuk mewujudkan bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

“Saya sampaikan kepada Pak Menko, bahwa kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan soal itu. Kemensos mendapatkan data 530.000-an anak sekolah Kelas XII. Nah setelah diverifikasi, sebanyak 190.00-an siswa sudah terpadankan. Artinya sudah bisa mendapatkan bantuan KIP Kuliah,” kata Mensos, di ruang kerjanya, di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Hadir dalam pertemuan ini Sekretaris Jenderal Kemensos, Hartono Laras, dan seluruh direktur jenderal, kepala badan, inspektur jenderal, dan juga tiga staf ahli Menteri Sosial. Kemenko PMK hadir lengkap, baik Sekretaris Menko dan para deputi.

Pada intinya, pertemuan ini didasari semangat untuk meningkatkan koordinasi dan optimalisasi program di lingkungan Kemensos dengan lembaga terkait, khususnya yang di bawah Kemenko PMK.

Masih terkait kebutuhan data, dalam kesempatan tersebut, Mensos juga melaporkan langkah Kemensos yang dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri. Kemensos akan mendorong agar warga pra-sejahtera yang menerima bansos harus berbasis NIK.

“Minggu depan kami akan melakukan pemadanan data dengan Dukcapil Kemendagri. Tujuannya agar NIK menjadi basis dalam penyaluran bansos kepada warga pra-sejahtera. Sementara data yang penduduk dengan NIK berada dalam domain Dukcapil,” kata Mensos.

Mensos menyatakan, dari 98.000.000-an data warga pra-sejahtera yang dikelola sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), terdapat sekitar 30.000.000-an jiwa yang belum jelas NIK-nya.

“Ini yang akan kami dorong, agar Dukcapil bisa melalukan pemadanan secara door to door . Kami ingin agar bansos kepada warga pra-sejahtera bisa tepat sasaran dengan berbasis NIK,” katanya.

baca juga

Selain itu, Mensos juga melaporkan kepada Menko PMK bahwa Kemensos akan meningkatkan dan memperkuat program terkait pemberdayaan sosial, selain program yang sudah berjalan sebelumnya.

“Pak Menko sangat mendukung dan secara keseluruhan, beliau sangat mengapresiasi semua program dalam konteks mewujudkan visi presiden terkait dengan membangun SDM unggul dan Indonesia maju,” kata Mensos.

Tak lupa Mensos juga menyampaikan kepada Menko PMK, agar bisa memperkuat komunikasi dengan Presiden Jokowi terkait pelaksanaan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), pada Desember 2019, di Kalimantan Selatan.

Mengingat kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah di seluruh Indonesia dan dukungan yang besar dari tuan rumah, Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk dalam bentuk dukungan anggaran.

“Jadi kami memohon bantuan agar Pak Menko ikut menyampaikan kepada Presiden, agar beliau berkenan hadir di acara HKSN,” kata Mensos.

Selain itu, Mensos juga ingin meluruskan munculnya pemberitaan bahwa ada 22 juta warga Indonesia kelaparan.

“Itu tidak benar. Setelah saya baca aslinya, tidak ada pernyataan soal kelaparan sebanyak 22 juta. Naskah aslinya dikatakan vulnerability dan malnutrition .  Maksudnya ya kerentanan dan kurang gizi. Ada penggunaan istilah yang tidak tepat,” kata Mensos.

Tapi intinya, negara, dalam hal ini salah satunya Kemensos, sudah mengambil peran untuk mengurangi kemiskinan, yaitu melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantian Pangan Non Tunai (BPNT).

“Ini kan sudah terbukti mengurangi angka kemiskinan. Buktinya kan angka kemiskinan terus menurun sampai terakhir 9,41 persen. Artinya kan intervensi bantuan pemerintah efektif menurunkan angka kemiskinan,” kata Mensos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Dorong Potensi Lokal Ikut Percepat Pengurangan Kemiskinan

Mensos Dorong Potensi Lokal Ikut Percepat Pengurangan Kemiskinan

News | Sabtu, 02 November 2019 | 16:40 WIB

Mensos Juliari Bakal Eksekusi Program Kemensos Sesuai Arahan Jokowi

Mensos Juliari Bakal Eksekusi Program Kemensos Sesuai Arahan Jokowi

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 18:52 WIB

Profesionalisme Perlu Diasah untuk Perkuat Pengelolaan Kehumasan

Profesionalisme Perlu Diasah untuk Perkuat Pengelolaan Kehumasan

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 10:02 WIB

Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Logistik bagi Pengungsi di Wamena

Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Logistik bagi Pengungsi di Wamena

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 17:19 WIB

Kemensos Segera Kirim Bantuan untuk Pengungsi Nduga

Kemensos Segera Kirim Bantuan untuk Pengungsi Nduga

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 23:11 WIB

Perkuat Sertifikasi SDM Kesos, Kemensos Gandeng Perguruan Tinggi

Perkuat Sertifikasi SDM Kesos, Kemensos Gandeng Perguruan Tinggi

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 12:01 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×