Pengamat Intelijen: Bom Bunuh Diri Medan Dipicu Kematian Pimpinan ISIS

Iwan Supriyatna, Husna Rahmayunita

Kamis, 14 November 2019 | 09:29 WIB
Pengamat Intelijen: Bom Bunuh Diri Medan Dipicu Kematian Pimpinan ISIS
Polisi berjaga pascabom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, Rabu (13/11/2019). ANTARA FOTO/Irsan Mulyad

Suara.com - Pengamat Intelijen dan Keamanan Universitas Indonesia (UI) Stanislaus Riyanta mengatakan, aksi teror bom bunuh diri di Polrestabes Medan adalah buntut dari kematian pimpinan ISIS, Abu Bakr Al Baghdadi.

Hal itu disampaikan Stanislaus saat menjadi narasumber acara Mata Najwa yang mengangkat tema Bom Bunuh Diri: Kenapa Lagi pada Rabu (13/11/2019) malam.

Stanislaus menyebut, aksi teror dengan target polisi tersebut berafiliasi dengan ISIS. Berbeda dengan aksi teror yang menargetkan simbol-simbol Amerika seperti pengeboman J.W Marriott dan Ritz Carlton yang dipicu oleh simpatisan Al-Qaeda.

"Ini memang fenomena yang dilakukan oleh ISIS, jadi kelompok-kelompok radikal yang berafiliasi dengan ISIS, dia memang menganggap thaghut atau musuh mereka adalah polisi," ujarnya.

Ia  kemudian berujar, peristiwa teror di Medan tersebut berkaitan dengan isu internasional karena merupakan aksi balas dendam dari kematian Al Baghdadi pada 26 Oktober lalu. Kejadian itupun sudah diramalkan sebelumnya.

"Ini sebenarnya sudah diprediksi, pasca kematian Al-Baghdadi. Ini pasti akan memicu aksi balas dendam," imbuhnya.

Lebih lanjut, Stanislaus menambahkan bahwa pelaku peledakan bom belum bisa dipastikan berasal dari kelompok maupun tunggal. Namun, menurutnya pelaku yang beraksi sendiri alias lone wolf justru lebih berbahaya karena tidak bisa terdeteksi rencananya.

"Mau kelompok atau tunggal kalau dia melakukan aksi terorisme berbahaya, justru yang bahaya pelaku tunggal karena dia tidak terdeteksi, dia merencanakan sendiri dan melakukan sendiri," kata Stanislaus.

Ia pun menegaskan, simpatisan ISIS telah diperintah untuk melakukan aski teror di masing-masing wilayah. Mereka pun akan memanfaatkan momentum penting untuk beraksi.

baca juga

"Ada seruan di Timur Tengah sana, pada awal tahun saat mereka (ISIS) terdesak, akan ada aksi amaliyah yang dilakukan di tempat masing-masing sehingga para simpatisan melakukan aksi ditempat masing-masing mereka punya momentum favorit seperti bulan puasa dan natal," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Buru Seorang Imam Pengajian Terkait Bom di Polrestabes Medan

Polisi Buru Seorang Imam Pengajian Terkait Bom di Polrestabes Medan

News | Kamis, 14 November 2019 | 07:28 WIB

Akademisi Minta Polisi Usut Tuntas Otak Pelaku Bom Bunuh Diri Medan

Akademisi Minta Polisi Usut Tuntas Otak Pelaku Bom Bunuh Diri Medan

News | Kamis, 14 November 2019 | 06:45 WIB

Pelaku Bom Polrestabes Medan Buat Video Parodi Jokowi dan 4 Berita Lain

Pelaku Bom Polrestabes Medan Buat Video Parodi Jokowi dan 4 Berita Lain

News | Kamis, 14 November 2019 | 07:10 WIB

Terkini

15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!

15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:49 WIB

YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi

YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:48 WIB

BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global

BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak

Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata

Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat

Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:32 WIB

×