Polemik Pengganti Sandiaga, Gerindra Nggak Mau Kalah dengan PKS

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 15 November 2019 | 15:44 WIB
Polemik Pengganti Sandiaga, Gerindra Nggak Mau Kalah dengan PKS
Ketua DPD Partai Gerindra M. Taufik. (Suara.com/Novian).

Suara.com - DPD Gerindra DKI Jakarta tetap mau kursi pengganti Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Sandiaga Uno dari Gerindra. Bahkan Gerindra tetap ingin mencalonkan 4 orang.

Nama-nama bakal calon wagub DKI Jakarta dari Gerindra sudah diberikan ke PKS.

"Bukan soal milik, bahwa saya kira nggak apa apa, saya kan sudah ngajuin empat tinggal dipilih saja. Makanya empat orang itu saya ajukan ke PKS, suratnya sudah lama (dikasih ke PKS)," ujar Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M Taufik, Jumat (15/11/2019).

Empat nama yang diajukan Gerindra yakni Saefullah, Arnes Lukman, Ferrily Julianto, dan Ariza Patria. Keempat nama tersebut diusulkan Taufik lantaran persiapan pemilihan cawagub belum juga dilaksanakan.

"Sekarang kan setahun nggak jalan, terus masa nggak dievaluasi? Sementara ini (keputusan cawagub) nggak jalan kan repot," katanya.

Taufik mendesak agar pemilihan Cawagub segera digelar, sekaligus untuk mengetahui apa yang menjadi kendala selama ini.

"Kan barang ini ada di DPRD, makanya harus dievaluasi apakah orangnya atau apanya. Kalau nggak dievaluasi kan kita nggak tahu," tandasnya.

Pemilihan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta tampak semakin berpolemik. Sebelumnya, PKS membuka kemungkinan memunculkan nama baru sebagai pengganti Sandiaga Uno itu. Nama baru itu adalah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault. Politisi PKS, Abdurrahman Suhaimi membenarkan adanya usulan itu.

Meski demikian, nama Adhyaksa Dault masih berupa usulan yang belum disepakati. Selain itu ada juga nama lain seperti Nurmansyah Lubis.

baca juga

"Usulannya kan kemarin itu. Termasuk pak Adhyaksa juga muncul juga namanya dan seterusnya," ujar Suhaimi saat dikonfirmasi, Rabu (13/11/2019) lalu.

Karena masih bersifat usulan, Suhaimi mengatakan, sampai saat ini partainya masih mengajukan dua nama lama, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Ia masih menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS soal nama Cawagub.

"Secara formal itu belum diganti. Artinya di fraksi atau DPW belum ada pergantian nama dari dua nama itu sampai detik ini ya saya bilang. Kalau besok saya enggak tahu," jelasnya.

Suhaimi juga menganggap dua nama lama yang diajukan bukan sebagai penyebab macetnya pemilihan wagub. Menurutnya wagub yang belum terpilih adalah hal yang wajar karena proses pemilihan di DPRD periode baru ini belum dimulai.

"Kita berharap prosesnya harus jalan. Jadi sampai kepada paripurna dan masing-masing dewan untuk memberikan hak untuk memilih ataupun tidak memilih," pungkasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahok Bakal Jadi Bos BUMN, Gerindra Ungkit 2 Kasus Lawas

Ahok Bakal Jadi Bos BUMN, Gerindra Ungkit 2 Kasus Lawas

News | Rabu, 13 November 2019 | 15:32 WIB

Polemik Pemilihan Cawagub DKI, PKS Munculkan Nama Adhyaksa Dault

Polemik Pemilihan Cawagub DKI, PKS Munculkan Nama Adhyaksa Dault

News | Rabu, 13 November 2019 | 09:12 WIB

Ada Enam Nama, Anies Minta Wagub Terpilih Tak Bawa Agenda Sendiri

Ada Enam Nama, Anies Minta Wagub Terpilih Tak Bawa Agenda Sendiri

News | Senin, 11 November 2019 | 20:37 WIB

Maju Pilkada Tangsel, Putri Maruf Tetap Wajib Ikut Seleksi Partai Gerindra

Maju Pilkada Tangsel, Putri Maruf Tetap Wajib Ikut Seleksi Partai Gerindra

News | Senin, 11 November 2019 | 19:30 WIB

Terkini

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 05:30 WIB

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

×