Bukan dari PKS dan Gerindra, Sosok Ini Berpeluang Jadi Wagub DKI

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 11 November 2019 | 14:28 WIB
Bukan dari PKS dan Gerindra, Sosok Ini Berpeluang Jadi Wagub DKI
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah masuk sebagai bursa Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah disodorkan Gerindra. Saefullah memiliki kans paling besar untuk menggantikan Sandiaga Uno.

Hal tersebut diungkap oleh Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio. Menurutnya PKS dan Gerindra selaku partai pengusung akan sulit mencapai kesepakatan memilih kandidat dari Partainya. Sementara Saefullah yang notabene bukan dari partai bisa menjadi solusi jalan tengah.

“Kalau kemudian deadlock dan ada negosiasi maka kemungkinan Sekda-lah yang paling berpeluang karena dianggap lebih netral," kata Hendri saat dihubungi, Senin (11/11/2019).

Meski demikian, menurutnya PKS seharusnya melakukan usaha lebih agar jatah kursi Wagub tetap menjadi miliknya. Dengan begitu, PKS bisa membuktikan siap menjadi partai yang memiliki pengaruh besar di tingkat atas.

"Mestinya ya PKS lebih berjuang mendapatkan kursi Wagub ini, sebab ini bukan sekadar gengsi tapi juga pembuktian bahwa PKS juga siap jadi elit, tidak hanya kuat di akar rumput," jelasnya.

Namun, jika gagal mempertahankan kursi Wagub yang sudah disepakati menjadi milik PKS sejak satu tahun lebih yang lalu, maka akan berdampak buruk bagi citra PKS. Menurut Hendri PKS akan dianggap sebagai partai yang kurang taji di hadapan partai lain.

"Jadi kalau posisi Wagub ini aja gak bisa dia pertahankan wah, jangan berharap banyak bahwa PKS akan menjadi oposisi yang diperhatikan penguasa karena dianggap tidak akan bertaji," pungkasnya.

Selain Saefuah, ada tiga nama lain yang diajukan Gerindra, yakni Dewan Penasihat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Yuliantono dan Sekretaris Jenderal Gerindra Riza Patria.

Sementara PKS masih dengan dua nama lamanya. Yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Ada Juga Pengganti Sandiaga di Wagub DKI, Ini Updatenya

Belum Ada Juga Pengganti Sandiaga di Wagub DKI, Ini Updatenya

News | Senin, 11 November 2019 | 11:37 WIB

Pemilihan Cagub DKI di DPRD Tak Juga Kelar, Anies Angkat Bicara

Pemilihan Cagub DKI di DPRD Tak Juga Kelar, Anies Angkat Bicara

News | Minggu, 10 November 2019 | 07:07 WIB

Gerindra Sodorkan Sekda Jadi Cawagub DKI, Anies Sebut Belum Ada Komunikasi

Gerindra Sodorkan Sekda Jadi Cawagub DKI, Anies Sebut Belum Ada Komunikasi

News | Sabtu, 09 November 2019 | 17:53 WIB

Gerindra Ajukan Empat Nama, PKS Terancam Kehilangan Satu Cawagub

Gerindra Ajukan Empat Nama, PKS Terancam Kehilangan Satu Cawagub

News | Sabtu, 09 November 2019 | 14:40 WIB

PDI-P : Pemilihan Wagub Akan Terhambat Jika PKS dan Gerindra Tak Sepakat

PDI-P : Pemilihan Wagub Akan Terhambat Jika PKS dan Gerindra Tak Sepakat

News | Sabtu, 09 November 2019 | 08:20 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×