Array

Terusik Ucapan Blangsak Eka Kurniawan, Begini Balasan Telak Stafsus Jokowi

Senin, 25 November 2019 | 17:59 WIB
Terusik Ucapan Blangsak Eka Kurniawan, Begini Balasan Telak Stafsus Jokowi
Gracia Billy Mambrasar jadi stafsus Presiden. (Instagram)

Suara.com - Staf Khusus Presiden dari kalangan milenial Gracia Billy Yosaphat Mambrasar mengaku tak terima dengan pernyataan penulis Eka Kurniawan yang menyebut staf khusus presiden seharusnya diangkat dari kaum blangsak atau tidak berada.

Alasannya terusik dengan pernyataan Eka karena Billy mengakui dibesarkan dari keluarga miskin.  

"Kalau dia (Penulis Eka Kurniawan) bilang tidak berada, saya pun dari kalangan tidak berada," ujar Billy saat dihubungi Suara.com, Senin (25/11/2019).

CEO Kitong Bisa itu menyebut pekerjaan ibunya sebagai penjual kue. Bahkan, dia mengaku kerap membantu sang ibu berjualan kue untuk bertahan hidup.

"Saya kan anak orang penjual kue, saya juga sendiri jualan kue untuk survive saya juga dari kampung. Jadi apa yang dipermasalahkan dari itu," katanya.

Meski demikian, Billy menilai, yang terpenting sekarang adalah bagaimana anak muda bisa memberikan kontribusi nyata kepada bangsa daripada hanya mengurusi masalah status sosial. Sebab, menurutnya, percuma dari kalangan orang berada jika tak bisa memberikan hal baik kepada masyarakat. 

"Berada atau berada tidak masalah, yang paling utama adalah karya. Percuma berada tapi tidak ikut membangun bangsa atau tapi berada tapi tidak membangun bangsa. Yang paling utama berada atau tidak beradanya, yang paling utama ikut berkontribusi membangun Indonesia," katanya.

Sebelumnya, penulis Eka Kurniawan merespons soal tujuh orang dari kalangan muda yang diangkat Presiden Jokowi sebagai stafsus kepresidenan.

Menurutnya, staf khusus presiden seharusnya diangkat dari kaum blangsak atau tak berada.

Baca Juga: Jokowi Rekrut Milenial, Wapres Maruf Angkat Stafsus dari Generasi Kolonial

Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun Facebook miliknya Eka Kurniawan. Ia menanggapi pendapat sutradara Angga Sasonggko yang turut mengomentari staf khusus presiden mendapatkan hak khusus (privilege).

"Staf khusus harusnya dari kaum blangsak. Dengarkan mereka, setiap hari, tentu dengan gaji staf khusus, ya, karena kaum blangsak adalah sebanyak-banyaknya warga negara," kata Eka Kurniawan seperti dikutip Suara.com, Minggu (24/11/2019).

Menurut Eka, tujuh orang milenial yang berasal dari latar belakang CEO ini memang mendapatkan hak khusus. Pemberian hak khusus itu diyakini oleh Eka memang nyata terjadi.

"Anak-anak orang kaya, CEO ini dan itu, diangkat jadi staf khusus presiden, ngantor di istana, dengan gaji istana, terus nyuruh rakyat Indonesia untuk bersikap adil? Mereka berkesempatan didengar Presiden hampir tiap hari dan bisa memengaruhi kebijakan, itu bukan privilege?" ujar Eka.

Meski demikian, pemberian hak khusus bagi 'si kaya dan berpengaruh' itu bisa dipangkas dengan memberikan akses yang sama kepada 'si miskin'.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI