Perempuan China Dihukum 8 Bulan Bui karena Masuk Resort Presiden Trump

Bangun Santoso

Selasa, 26 November 2019 | 12:48 WIB
Perempuan China Dihukum 8 Bulan Bui karena Masuk Resort Presiden Trump
Presiden AS, Donald Trump. [AFP/Saul Loeb]

Suara.com - Seorang perempuan China dihukum delapan bulan penjara oleh satu pengadilan federal pada Senin (25/11), setelah dinyatakan bersalah memasuki tempat pelancongan Presiden AS Donald Trump Mar-a-Lago di Florida.

Perbuatan menimbulkan kekhawatiran ia bisa menimbulkan ancaman intelijen. Yujing Zhang (33) dinyatakan bersalah pada September karena berbohong kepada seorang petugas federal dan memasuki tempat pelancongan Palm Beach oleh satu juri 12-anggota US District Court di Fort Lauderdale setelah pengadilan selama dua-hari.

Yujing sudah menjalani lebih dari tujuh-setengah bulan dari delapan bulan hukumannya, mulai saat ia ditangkap, demikian dilansir Antara dari Reuters, Selasa.

Perempuan itu juga dihukum dua tahun untuk pembebasan yang diawasi oleh Hakim District Court Roy Altman.

"Bukti berlimpah bahwa Yujing Zhang berbohong berkali-kali kepada petugas Dinas Rahasia ketika ia memasuki Mar-a-Lago," kata Altman selama pembacaan hukuman.

Yujing, yang telah berkeras ia tidak bersalah, menjadi berita utama internasional pada Maret, ketika di tangkap karena membawa banyak alat elektronik di tempat pelancongan tersebut.

"Saya datang ke properti itu dan cuma mengikuti instruksi dan ditanya mau ke mana. Saya kira saya tidak berdusta," kata perempuan tersebut di pengadilan. "Saya datang untuk bertemu Presiden dan keluarganya untuk berteman."

Pada 30 Maret, Yujing melewati pos awal Dinas Rahasia dengan mengaku sebagai seorang keluarga anggota tempat pelancongan tersebut dengan nama yang sama dan memberitahu personel keamanan klub ia akan pergi ke kolam renang.

Tapi segera setelah memasuki halaman prilakunya, termasuk pengambilan beberapa gambar, menimbulkan kecurigaan.

baca juga

Pada saat kesempatan sebelum ia ditangkap, Yujing mengatakan kepada personel klub bahwa ia ada di sana untuk acara United Nations Chinese American Association, yang terbukti tidak ada, kata jaksa penuntut federal.

Pertanyaan apa yang ia lakukan di klub tersebut tetap tak terjawab, sebab jaksa tidak meminta penjelasan di pengadilan mengenai motifnya.

Perbuatan Yujing menyulut keprihatinan bahwa ia mungkin adalah seorang mata-mata. Tapi beberapa ahli AS mengatakan kepada Reuters bahwa upayanya untuk memasuki klub itu sangat aneh sehingga ia telah dikaitkan dengan Partai Komunis China di Beijing. Sulit dipercaya bahwa ia adalah mata-mata profesional.

Di dalam dokumen pengadilan bulan ini, Asisten Jaksa AS Rolando Garcia meminta Altman mempertimbangkan hukuman penjara 18-bulan buat Yujing Zhang daripada menyarankan enam bulan dalam panduan hukuman.

Garcia menulis hukuman yang lebih keras dijamin karena "seriusnya kejahatan tersebut, keperluan untuk mencegah perbuatan serupa, dan karena Yujing berbohong kepada seorang hakim lain federal mengenai pacarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Bertemu Donald Trump, Kim Kardashian Kurangi Posting Foto Seksi

Setelah Bertemu Donald Trump, Kim Kardashian Kurangi Posting Foto Seksi

Lifestyle | Selasa, 26 November 2019 | 12:40 WIB

Ungkap Kasus Penipuan Via Telepon, Polisi Ciduk 66 WNA China

Ungkap Kasus Penipuan Via Telepon, Polisi Ciduk 66 WNA China

News | Selasa, 26 November 2019 | 09:39 WIB

Polisi Gerebek 6 WNA Tiongkok di Malang Terkait Sindikat Penipuan Online

Polisi Gerebek 6 WNA Tiongkok di Malang Terkait Sindikat Penipuan Online

Jatim | Senin, 25 November 2019 | 23:35 WIB

Wahana Antariksa NASA Potret Bekas Kecelakaan Mikrosatelit China di Bulan

Wahana Antariksa NASA Potret Bekas Kecelakaan Mikrosatelit China di Bulan

Tekno | Senin, 25 November 2019 | 16:25 WIB

Australia Selidiki Tuduhan Upaya Mata-mata China di Parlemen

Australia Selidiki Tuduhan Upaya Mata-mata China di Parlemen

News | Senin, 25 November 2019 | 11:55 WIB

Louis Vuitton Bakal Akuisisi Toko Perhiasan Tiffany & Co

Louis Vuitton Bakal Akuisisi Toko Perhiasan Tiffany & Co

Bisnis | Senin, 25 November 2019 | 07:35 WIB

Terbukti Jadi Mata-mata China, Mantan Pejabat CIA Dipenjara 19 Tahun

Terbukti Jadi Mata-mata China, Mantan Pejabat CIA Dipenjara 19 Tahun

News | Minggu, 24 November 2019 | 06:21 WIB

Semangat Tesla: Setelah China, Bangun Pabrik Terbesar di Eropa

Semangat Tesla: Setelah China, Bangun Pabrik Terbesar di Eropa

Otomotif | Kamis, 21 November 2019 | 15:00 WIB

Terkini

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

×