Semangat Tesla: Setelah China, Bangun Pabrik Terbesar di Eropa

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Semangat Tesla: Setelah China, Bangun Pabrik Terbesar di Eropa
Ilustrasi logoTesla pada kemudi [Shutterstock]

Ini gebrakan yang dilakukan Tesla. Selesai bangun pabrik di China, langsung memburu Eropa.

Suara.com - Produsen otomotif asal Amerika Serikat (AS), Tesla sepertinya semakin serius untuk mengembangkan mobil ramah lingkungan. Hal ini dibuktikan melalui kesepakatan dengan negara bagian Jerman, Brandenburg, untuk membangun pabrik mobil listrik terbesar di Eropa.

Kabar ini disampaikan Joerg Steinbach selaku menteri ekonomi negara bagian di Jerman. Menurutnya, Tesla sangat ambisius untuk membangun pabrik.

"Mereka harus menyerahkan dokumen secara cepat," terang Joerg Steinbach, seperti ditulis Autonews.

Brandenburg Gate, gerbang kenamaan dan destinasi wisata di Brandenburg. Sebagai ilustrasi bakal lokasi pabrik Tesla Eropa [Shutterstock].
Brandenburg Gate, gerbang kenamaan dan destinasi wisata di Brandenburg. Sebagai ilustrasi bakal lokasi pabrik Tesla Eropa [Shutterstock].

Sebelumnya, bos Tesla, Elon Musk memang telah mengumumkan rencana membangun pabrik manufaktur yang terletak dekat bandara internasional Berlin, Brandenburg. Di mana pabrik baru akan menjadi pusat penelitian dan pengembangan perusahaan.

Selain itu, pabrik juga bakal memproduksi baterai, motor listrik dan kendaraan, dimulai dengan SUV Model Y dan diikuti Model 3.

Tahap produksi yang siap dimulai pada 2021 disebut menelan investasi yang tidak sedikit. Fasilitas ini dapat menciptakan 3 ribu sampai 3.500 lapangan kerja baru, dan menjadi 7 ribu - 8 ribu pada tahap selanjutnya.

Tesla sendiri sebenarnya sudah membangun sebuah pabrik besar di China. Namun, Jerman dinilai lebih menantang karena negara ini memiliki tenaga kerja dan biaya energi tertinggi di dunia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS