Jokowi soal Cuitan Stafsus Billy Mambrasar: Salah Dikit, Gak Apa-apa Lah

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 02 Desember 2019 | 15:28 WIB
Jokowi soal Cuitan Stafsus Billy Mambrasar: Salah Dikit, Gak Apa-apa Lah
Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12/2019). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal kicauan Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Gracia Billy Yosaphat Mambrasar yang menimbulkan kontroversi di media sosial.

Jokowi menilai Billy yang merupakan stafsus milenial terlalu bersemangat dalam menyampaikan pendapatnya di media sosial. Karena itu Kata Jokowi, wajar jika para stafsusnya melakukan kesalahan.

"Namanya muda-muda ini kan mungkin semangatnya kan lebih dibanding yang tua-tua. Jadi, kalau berbicara kadang terlalu semangat biasa lah. Salah dikit-dikit enggak apa -apa lah," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan Stafsusnya sudah meminta maaf terkait kicauannya yang menimbulkan kontroversi.

"Kan sudah minta maaf. Anak-anak muda ini, umur 30-an. Salah-salah dikit dimaafkan lah," katanya.

Sebelumnya, kicauan yang dibuat Gracia Billy Yosaphat Mambrasar memicu perdebatan. Bahkan, buntut dari cuitannya itu, warganet ramai-ramai membuat tagar #StafsusRasaBuzzeRp di Twitter.

Pantauan Suara.com, tagar #StafsusRasaBuzzeRp telah dipakai dalam lebih dari 6 ribu cuitan pada Minggu (1/12/2019) siang. Tagar ini pun masuk ke dalam daftar trending topic di Twitter.

Warganet mempersoalkan kicauan Billy yang menyebut 'kubu sebelah megap-megap'.

"Setelah membahas tentang Pancasila (yang bikin kubu sebelah megap2), lalu kerja mendesign kartu Pra-kerja di Jakarta, lalu saya ke Pulau Damai penuh keberagaman: BALI! Untuk mengisi materi co-working space, mendorong bertambahnya jumlah entrepreneur muda, untuk pengurangan pengangguran dan angka kemiskinan," tulis Billy melalui akun Twitter pribadinya @kitongbisa, Sabtu (30/11/2019).

baca juga

Meskipun Billy sudah menghapus cuitan tersebut, warganet terlanjur mengunggah screenshot-nya ke media sosial.

Bahkan mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah juga memberikan respon. Dia menjawab pertanyaan warganet yang bertanya dan menyertakan tagar #StafsusRasaBuzzeRp.

"Ijin tanya pak, apakah stafsus termasuk bagian dari pemerintah pak ? #StafsusRasaBuzzeRp," tanya seorang warganet.

Fahri Hamzah menjawab, "Setiap yang mendapat SK pejabat publik (presiden, dll) lalu menggunakan uang negara (gaji dll) maka ia adalah pejabat publik dengan segala konsekwensinya".

Billy kemudian memberikan klarifikasi sekalius permintaan maaf atas kicauannya yang memicu perdebatan tersebut.

"Assalamu'alaikum dan salam sejahtera untuk kita semua. Saya pertama memohon maaf atas kesalahpahaman yang muncul karena salah 1 cuitan saya yang menggunakan kata yang menimbulkan multitafsir, yaitu kata: 'Kubu'," tutur Billy melalui Twitter, Minggu (1/12/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Sedang Digugat ke MK, Jokowi Tak Mau Keluarkan Perppu KPK

Alasan Sedang Digugat ke MK, Jokowi Tak Mau Keluarkan Perppu KPK

News | Senin, 02 Desember 2019 | 15:22 WIB

Sudah Awal Desember, Pegawai KPK Ingatkan Jokowi Pengungkapan Kasus Novel

Sudah Awal Desember, Pegawai KPK Ingatkan Jokowi Pengungkapan Kasus Novel

News | Senin, 02 Desember 2019 | 14:01 WIB

Stafsus Sebut Kubu Sebelah Megap-Megap, Jansen PD: Jangan Sok Pancasilais

Stafsus Sebut Kubu Sebelah Megap-Megap, Jansen PD: Jangan Sok Pancasilais

News | Senin, 02 Desember 2019 | 13:19 WIB

Sebut Kubu Sebelah Megap-Megap karena Pancasila, PKS Sentil Stafsus Jokowi

Sebut Kubu Sebelah Megap-Megap karena Pancasila, PKS Sentil Stafsus Jokowi

News | Senin, 02 Desember 2019 | 09:54 WIB

Seminggu Jadi Stafsus, Belva Ungkap 3 Rencana untuk 5 Tahun ke Depan

Seminggu Jadi Stafsus, Belva Ungkap 3 Rencana untuk 5 Tahun ke Depan

News | Senin, 02 Desember 2019 | 08:26 WIB

Istana Tak Mau Terbitkan Perppu, Pimpinan KPK Beri Respons

Istana Tak Mau Terbitkan Perppu, Pimpinan KPK Beri Respons

News | Jum'at, 29 November 2019 | 23:26 WIB

Jokowi Beri Grasi Koruptor, Mahfud MD: Annas Maamun Banyak Penyakitnya

Jokowi Beri Grasi Koruptor, Mahfud MD: Annas Maamun Banyak Penyakitnya

News | Jum'at, 29 November 2019 | 22:08 WIB

Agun Gunandjar soal Isu 3 Menteri Intervensi: Selalu Ada Tiap Munas Golkar

Agun Gunandjar soal Isu 3 Menteri Intervensi: Selalu Ada Tiap Munas Golkar

News | Jum'at, 29 November 2019 | 19:20 WIB

Jokowi Minta Pangkas Tapi Menkeu Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Mengapa?

Jokowi Minta Pangkas Tapi Menkeu Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Mengapa?

Bisnis | Jum'at, 29 November 2019 | 18:43 WIB

Presiden Jokowi Minta Maaf Pangkas Jumlah Eselon Mulai Tahun Depan

Presiden Jokowi Minta Maaf Pangkas Jumlah Eselon Mulai Tahun Depan

News | Jum'at, 29 November 2019 | 00:05 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×