Buron Pemerkosaan, Pemuka Agama di India Umumkan Bikin Negara Sendiri

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Kamis, 05 Desember 2019 | 18:37 WIB
Buron Pemerkosaan, Pemuka Agama di India Umumkan Bikin Negara Sendiri
Swami Nithyananda, pemuka agama kontroversial di India umumkan negara kosmik (Screenshot nithyananda.org)

Suara.com - Swami Nithyananda, seorang guru atau pemuka agama di India, muncul kembali dalam sebuah tayangan video di YouTube, sejak bersembunyi setelah dituduh melakukan pemerkosaan.

Kali ini Swami Nithyananda muncul kembali dan mengabarkan bahwa ia memiliki negara kosmik baru melalui video yang diunggah ke kanal YouTubenya pada Rabu (4/12/2019).

"Bangsa Hindu ada di kosmos," katanya dalam video yang viral itu.

Disadur dari Aljazeera, Kamis (5/12/2019), Nithyananda menyebut negaranya bernama Kailaasa.

Ia mengklaim Kailaasa merupakan negara Hindu terbesar dan tanpa batas yang memiliki kabinet dan paspor emasnya sendiri.

Pemuka agama yang kontroversial ini memiliki ribuan jemaah yang tersebar di negara bagian Karnataka dan Tamil Nadu, India selatan.

Laporan media setempat mengutip sebuah laman daring yang diduga dibuat oleh Nithyananda.

Laman daring itu memberikan penjelasan tentang rencananya untuk Kailaasa. Selain itu, tertera pula rincian berbagai departemen dan badan pemerintah di "negaranya", termasuk departemen keamanan dalam negeri, perdagangan, perbendaharaan, perumahan, dan teknologi.

Bahkan laman itu menjelaskan bendera dan lambang Kailaasa dan mengumumkan bahasa Tamil, Sanskerta, dan Inggris sebagai bahasa resminya.

baca juga

Polisi telah menyelidiki keberadaan Swami Nithyananda. Namun pihak-pihak berwenang yang ingin menyeretnya atas berbagai tuduhan kriminal masih tidak tahu keberadaannya.

Kementerian Luar Negeri India juga mengatakan tidak mengetahui keberadaan Nithyananda.

"Sejauh ini yang kami tahu, dia tidak berada di Ashram (pertapaannya) di sini selama hampir satu tahun," kata seorang perwira polisi kepada media.

"Ini adalah salah satu dari 10 hingga 15 Ashram yang ia miliki secara nasional. Area operasinya yang utama berada di Tamil Nadu dan Gujarat," tambahnya.

Meskipun tidak dinyatakan bersalah, Nithyananda kali pertama menjadi berita utama nasional pada tahun 2010, setelah ia ditangkap dan dipenjara selama 53 hari karena skandal seks yang melibatkan dirinya dan seorang aktris regional.

Nithyananda adalah salah satu dari beberapa guru India yang menghadapi dakwaan mulai dari pembunuhan, penyerangan seksual, pemerkosaan dan penipuan finansial selama beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, Nithyananda terus memberikan khotbah melalui saluran YouTube-nya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penghina Wapres Ma'ruf Amin Ditangkap Polisi, PBNU: Kita Apresiasi Aparat

Penghina Wapres Ma'ruf Amin Ditangkap Polisi, PBNU: Kita Apresiasi Aparat

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 12:08 WIB

Viral Perjuangan Bocah SD di Sukoharjo Jualan Cilok Demi Menyambung Hidup

Viral Perjuangan Bocah SD di Sukoharjo Jualan Cilok Demi Menyambung Hidup

Jawa Tengah | Kamis, 05 Desember 2019 | 11:57 WIB

Viral Video Habib Jafar Ejek Ma'ruf Amin sebagai Babi, Netizen Murka

Viral Video Habib Jafar Ejek Ma'ruf Amin sebagai Babi, Netizen Murka

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 18:11 WIB

Terkini

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

×