Di Depan Wapres Maruf, Ketua Komnas HAM: Pelanggaran HAM Makin Berat

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 09 Desember 2019 | 14:42 WIB
Di Depan Wapres Maruf, Ketua Komnas HAM: Pelanggaran HAM Makin Berat
Wapres Maruf Amin dan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. (Dok Setwapres).

Suara.com - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) Ahmad Taufan Damanik mengatakan bahwa pelanggaran HAM justru makin berat terjadi di tanah air.

Pelanggaran HAM itu disebutnya dapat mengganggu pembangunan Indonesia ke depannya.

Ahmad mengatakan hal tersebut di depan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam sambutannya pada acara menyambut Hari HAM Sedunia yang jatuh pada 10 Desember esok di Kantor Komnas HAM RI, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Kata Ahmad, Indonesia masih diramaikan dengan persoalan intoleransi, diskriminasi dan ekstremisme dengan kekerasan.

"Pelanggaran HAM makin berat, konflik agaria dan sumber daya alam, dan tak kalah pentingnya adalah persoalan intoleransi, diskriminasi, dan ekstremisme dengan kekerasan yang bisa mengganggu pembangunan ekonomi dan politik kita saat ini maupun masa depan," kata Ahmad.

Ia mengungkapkan bahwa persoalan tersebut mesti diselesaikan secara mendalam  dengan menempatkan Hak Asasi Manusia sebagai indikator utama dalam kerangka NKRI.

Dalam akhir pidatonya, Ahmad menyatakan percaya kepada pemerintahan yang akan terus berkomitmen menjaga kemanusiaan dan keadaban sebagaimana diamanatkan konstitusi maupun standar hak asasi manusia internasional.

"Yang tidak kalah pentingnya adalah penguatan kelembagaan Komnas HAM, baik dari sisi mandat fungsi wewenang maupun sarana dan prasarana," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Maruf: Jokowi Kasih Arahan Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas

Wapres Maruf: Jokowi Kasih Arahan Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas

News | Senin, 09 Desember 2019 | 12:16 WIB

Pidato di Mukernas Rabithah Alawiyah, Maruf Bicara Tanggung Jawab Keumatan

Pidato di Mukernas Rabithah Alawiyah, Maruf Bicara Tanggung Jawab Keumatan

News | Sabtu, 07 Desember 2019 | 00:42 WIB

Wapres Maruf: Umat Islam Harus Dijaga dari Gerakan-gerakan Menyimpang

Wapres Maruf: Umat Islam Harus Dijaga dari Gerakan-gerakan Menyimpang

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 22:23 WIB

Dukun Pengganda Uang Laku Keras, Ma'ruf: Gimana yang Ngaku Gandakan Istri?

Dukun Pengganda Uang Laku Keras, Ma'ruf: Gimana yang Ngaku Gandakan Istri?

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 22:04 WIB

Wamenag Sikapi Kasus Jafar Shodiq: Penceramah Tebar Kebencian Harus Ditegur

Wamenag Sikapi Kasus Jafar Shodiq: Penceramah Tebar Kebencian Harus Ditegur

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 20:21 WIB

Hina Wapres Maruf Amin Seperti Babi, Jafar Shodiq Resmi Ditahan Polisi

Hina Wapres Maruf Amin Seperti Babi, Jafar Shodiq Resmi Ditahan Polisi

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 15:30 WIB

Gerindra soal Kasus Penghina Wapres Maruf: Indahnya Bila Utamakan Dialog

Gerindra soal Kasus Penghina Wapres Maruf: Indahnya Bila Utamakan Dialog

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 15:05 WIB

Maruf Amin soal Munas Golkar: Sebelumnya Gegeran, Setelahnya Gergeran

Maruf Amin soal Munas Golkar: Sebelumnya Gegeran, Setelahnya Gergeran

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 22:13 WIB

Jafar Shodiq Hina Ma'ruf Amin, Rabithah Alawiyah: Dia Tidak Bergelar Habib

Jafar Shodiq Hina Ma'ruf Amin, Rabithah Alawiyah: Dia Tidak Bergelar Habib

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 22:09 WIB

Serahkan Kasus Habib Jafar ke Polisi, Mahfud MD: Saya Gak Tahu Kasusnya

Serahkan Kasus Habib Jafar ke Polisi, Mahfud MD: Saya Gak Tahu Kasusnya

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 21:22 WIB

Terkini

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:25 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×