DWP dan Colloseum Dianggap 'Maksiat Friendly', FPI Protes Keras Anies

Senin, 16 Desember 2019 | 11:59 WIB
DWP dan Colloseum Dianggap 'Maksiat Friendly', FPI Protes Keras Anies
Sebagai ilustrasi: Suasana antrean penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) 2015

Suara.com - Front Pembela Islam (FPI) melayangkan protes keras kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal penyelenggaraan acara musik Djakarta Warehouse Project (DWP) dan klub malam Colloseum yang memperoleh penghargaan. DWP dan Colloseum dianggap FPI sebagai kebijakan "maksiat friendly".

Ketua Umum FPI Sobri Lubis mengatakan, yang dimaksud maksiat friendly adalah kebijakan yang memungkinkan masuknya kegiatan maksiat. Salah satunya, kata Sobri, dengan memberikan izin untuk acara DWP.

Ia menganggap DWP adalah kegiatan maksiat yang berkedok wisata hiburan. Menurutnya banyak kegiatan yang tak sesuai syariat islam terjadi dalam kegiatan itu selama bertahun-tahun acara diselenggarakan.

"Djakarta Warchouse Project yang secara bertahun tahun sudah diketahui adalah kegiatan pesta pora, hura-hura dengan musik keras yang di dalamnya terdapat anak muda dan sangat potensial dirusak dengan cara berpakaian membuka aurat, mengkonsumsi makanan dan minuman haram," ujar Sobri dalam keterangan tertulis, Senin (16/12/2019).

Untuk Colloseum, Sobri menyayangkan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat sebuah penghargaan. Menurutnya lokasi hiburan malam ini telah diketahui tidak memberikan manfaat apapun.

"Sangat disayangkan Pemprov DKI Jakarta justru terus memberikan izin dan bahkan memberikan penghargaan terhadap industri yang 'maksiat friendly' berkedok pariwisata tersebut," jelasnya.

Karena itu, Sobri menyatakan pihaknya memberikan protes keras pada Anies. Menurutnya dengan adanya DWP dan penghargaan bagi Colloseum, Anies jadi terlihat tidak bisa mengubah kebijakan yang 'maksiat friendly' jadi berorientasi pada pembangunan manusia yang sesuai syariat islam.

"FPI memprotes keras atas berbagai kebijakan Pemprov DKI Jakarta, dengan dua contoh diatas, yang sangat memberikan peluang, memfasilitasi berbagni kemaksiatan dan pesta pora serta hura hura semata," pungkasnya.

Diketahui, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta memberikan Anugerah Adikarya Wisata 2019 kepada Colloseum Club 1001. Colloseum memenangkan penghargaan untuk kategori hiburan dan rekreasi-klab malam dan diskotik yang diberikan pada Jumat (6/12/2019).

Baca Juga: Ketua DPRD Jakarta ke Penolak DWP: Ini Kota Bos!

Sementara DWP sendiri merupakan acara yang menampilkan artis-artis seperti Disk Jockey (DJ) dan yang beraliran electronic dance music (EDM) dari berbagai negara. Acara ini mulai digelar di Indonesia sejak tahun 2008 silam.

Tahun ini, DWP telah selesai digelar pada tanggal 13-15 Desember di JIExpo Kemayoran kemarin. Meski mendapat penolakan, acara ini didukung Pemprov dan tetap berjalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI