Update Banjir Jakarta dan Sekitar Kamis Malam: 30 Orang Meninggal Dunia

Reza Gunadha

Kamis, 02 Januari 2020 | 22:18 WIB
Update Banjir Jakarta dan Sekitar Kamis Malam: 30 Orang Meninggal Dunia
Sejumlah kendaraan dan akses jalan hancur pasca banjir yang merendam kawasan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/1). [ANTARA FOTO/Risky Andrianto]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat hingga Kamis (2/1/2020) pukul 21.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya berjumlah 30 orang.

"Data tersebut dikumpulkan oleh BNPB dari pusat krisis Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, BPBD, TNI, Polri dan sumber lainnya," kata Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo melalui keterangan tertulis.

Korban meninggal dunia terbanyak di Kabupaten Bogor yakni 11 orang, kemudian Jakarta Timur tujuh orang, Kota Bekasi dan Kota Depok masing-masing tiga orang.

Kemudian Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor dan Kota Tangerang masing-masing satu korban jiwa.

Terkait penyebabnya, 17 orang meninggal dunia akibat terseret arus banjir, lima tertimbun longsor, lima orang tersengat listrik, dan tiga orang mengalami hipotermia.

Ia mengatakan sebagai tindaklanjut rapat koordinasi penanganan bencana banjir Jabodetabek, semua pihak terkait harus berkoordinasi dan saling bersinergi.

Hal itu ditujukan agar memudahkan sinkronisasi dan validasi data korban bencana banjir.

BMKG juga telah menyatakan bahwa hujan deras masih akan berlangsung hingga 10 Januari 2020.

Untuk menghindari bertambahnya korban jiwa, BNPB mengimbau agar warga yang rumahnya masih terendam cukup dalam dan masih bertahan di rumah, agar segera mengevakuasi diri ke tempat lebih aman.

baca juga

"Utamakan keselamatan jiwa terlebih dahulu dibanding harta," ujar dia.

Secara umum, banjir yang melanda wilayah Jabodetabek dipicu oleh hujan deras sejak Selasa (31/12) sore. Menurut data yang dihimpun BNPB per 1 Januari 2020, lebih dari 31 ribu orang mengungsi dari rumahnya.

Sebelumya, Presiden Joko Widodo mengakui bahwa persoalan banjir yang terjadi di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bogor dan berbagai daerah lainnya harus diselesaikan dengan kerja sama pemerintah pusat dan daerah.

"(Persoalan banjir) ini harus dikerjakan bersama-sama. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota semuanya bekerja sama dalam menangani ini," kata Presiden Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Listrik di Wilayah Banjir Masih Padam, Menteri Erick: Demi Keamanan

Listrik di Wilayah Banjir Masih Padam, Menteri Erick: Demi Keamanan

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 22:13 WIB

Gubernur Anies Singgung Pengendalian Air di Hulu, Ini Jawaban Bupati Bogor

Gubernur Anies Singgung Pengendalian Air di Hulu, Ini Jawaban Bupati Bogor

Jabar | Kamis, 02 Januari 2020 | 21:59 WIB

Tarsoen Waryono: Harusnya Normalisasi Sungai di Jakarta Tidak Dihentikan

Tarsoen Waryono: Harusnya Normalisasi Sungai di Jakarta Tidak Dihentikan

wawancara | Kamis, 02 Januari 2020 | 21:22 WIB

4 Imbauan PLN Terhindar dari Kesetrum saat Banjir

4 Imbauan PLN Terhindar dari Kesetrum saat Banjir

Lifestyle | Kamis, 02 Januari 2020 | 21:17 WIB

Nikita Mirzani Sambangi Korban Banjir di Ciledug

Nikita Mirzani Sambangi Korban Banjir di Ciledug

Video | Kamis, 02 Januari 2020 | 20:52 WIB

Percepat Surutkan Banjir, Anies Siapkan 600 Pompa Penyedot Air

Percepat Surutkan Banjir, Anies Siapkan 600 Pompa Penyedot Air

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 20:35 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×