4 Imbauan PLN Terhindar dari Kesetrum saat Banjir

Silfa Humairah Utami, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 02 Januari 2020 | 21:17 WIB
4 Imbauan PLN Terhindar dari Kesetrum saat Banjir
Ilustrasi cara menggunakan listrik yang benar saat banjir. (Shutterstock)

Suara.com - 4 Imbauan PLN Terhindar dari Kesetrum saat Banjir

Saat banjir menerjang, beberapa warga di Jabodetabek banyak yang menjadi korban tewas dari banjir, salah satunya disebabkan karena tegangan arus listrik dimana air banjir bisa jadi penghantar listrik yang sangat cepat.

Jadi selain mengancam kesehatan, penting juga memperhatikan arus listrik saat banjir. Berikut 4 langkah imbauan dari PLN untuk mengelola kelistrikan saat musim hujan.

1. Hindari dekat dengan instalasi listrik

Karena air saat hujan maupun saat banjir jadi penghantar listrik, maka hindarilah berteduh atau bersandar di dekat instalasi listrik seperti tiang listrik, gardu, panel PJU, dan sebagainya.

Perhatikan juga saat adanya arus listrik di area bawah atau lantai, seperti colokan, stop kontak atau saklar yang biasanya sering terlupa saat banjir, alhasil meski berdiri jauh dari listrik tapi saat tubuh terendam banjir maka akan terkena tegangan listrik

2. Gunakan sepatu boots

Sepatu boots atau sepatu karet elastis yang melindungi kaki dari air sangat banjir, tidak hanya ampuh mencegah kaki tekena pecahan kaca, kuman, bakteri dan paku, tapi juga mencegah terkena tegangan listrik atau tersetrum.

3. Gunakan sarung tangan karet

Bila terlanjur dalam kondisi basah dan harus berhubungan dengan listrik atau akan memegangnya, pastikan kamu menggunakan sarung tangan karet. Mengingat kandungan karet mampu memutus tegangan listrik, sehingga kita bisa terhindar dari tegangan listrik.

baca juga

4. Laporkan ke PLN

Cara ini harus dilakukan jika kita menemukan aliran listrik yang berbahaya. Tapi sebelum melaporkan, pastikan aliran listrik diberi tanda bahaya, agar tidaj ada orang lain yang menjadi korban atau tersengat aliran listrik. Contact center darurat PLN ialah 123, tapi pastikan lebih dulu kamu sudah memadamkan aliran listrik di sekitarnya.

Mengutip laman media sosial instagram resmi PLN, Kamis (2/2/2020) PLN memadamkan arus listrik di sejumlah wilayah karena dua alasan yakni rumah pelanggan terendam air atau gardu listrik terendam air.

Adapun setelah banjir surut, kita bisa kembali mengakses listrik setelah memastikan semua instalasi listrik kering dan begitu juga dengan upaya penormalan listrik oleh PLN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nikita Mirzani Sambangi Korban Banjir di Ciledug

Nikita Mirzani Sambangi Korban Banjir di Ciledug

Video | Kamis, 02 Januari 2020 | 20:52 WIB

Percepat Surutkan Banjir, Anies Siapkan 600 Pompa Penyedot Air

Percepat Surutkan Banjir, Anies Siapkan 600 Pompa Penyedot Air

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 20:35 WIB

Jaga Diri dari Penyakit Saat Banjir, Ini 8 Tips dari Dokter Emergensi

Jaga Diri dari Penyakit Saat Banjir, Ini 8 Tips dari Dokter Emergensi

Health | Kamis, 02 Januari 2020 | 20:35 WIB

Terkini

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 18:36 WIB

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:32 WIB

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Foto | Sabtu, 26 September 2026 | 18:20 WIB

Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik

Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:15 WIB

4 Tablet Murah untuk Pelajar Paling Worth It 2026, Bonus Stylus Cuma Rp2 Jutaan

4 Tablet Murah untuk Pelajar Paling Worth It 2026, Bonus Stylus Cuma Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 18:15 WIB

Modus Licik BPN Jatim: Ubah Uang Suap Jadi Perhiasan Emas, Kini Disita KPK!

Modus Licik BPN Jatim: Ubah Uang Suap Jadi Perhiasan Emas, Kini Disita KPK!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:11 WIB

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 18:07 WIB

×