Teror Air Keras, Novel Baswedan Diharap Beri Keterangan Baru ke Polisi

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Senin, 06 Januari 2020 | 13:13 WIB
Teror Air Keras, Novel Baswedan Diharap Beri Keterangan Baru ke Polisi
Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Penyidik senior KPK, Novel Baswedan telah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Senin (6/1/2020) hari ini.

Novel diperiksa sebagai saksi terkait dengan kasus teror penyiraman air keras yang menimpanya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono berharap agar Novel bisa memberikan keterangan baru setelah adanya penangkapan dan penetapan dua tersangka dalam kasus tersebut.

Argo menilai, keterangan yang diberikan Novel bisa membantu penyidik Polri mengusut lebih dalam terkait kasus teror air keras itu. 

"Tentunya akan dilakukan pemeriksaan berkaitan dengan apa yang korban alami seperti apa, kemudian kami mengharapkan juga ada keterangan yang bisa kami gunakan, keterangan baru yang bisa kami manfaatkan untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," kata Argo di Bareskrim Polri.

Argo menyebut, Novel datang ditemani oleh dua kuasa hukum dari luar serta lima kuasa hukum dari internal. Kekinian, Novel masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

"Korban saudara Novel Baswedan didampingi oleh dua lawyer dari luar dan lima lawyer dari internal. Sekarang ini sedang persiapan pemeriksaan yang bersangkutan, nanti akan kami cek pelajari apa perkembangan dari keterangan korban," katanya. 

Lebih jauh, Argo menyebut jika keterangan yang diberikan oleh Novel akan dicocokkan dengan fakta-fakta lainnya. Misalnya, kejadian penyerangan di lokasi kejadian.

"Hasilnya akan dilakukan oleh penyidik berkaitan tentang pemeriksaan dari korban. Korban nanti menyampaikan apa dalam pemeriksaannya. Nanti akan kami sinkronkan dengan apa yang dikatakan oleh keterangan yang lain seperti apa kejadiannya," ucapnya.

baca juga

Novel tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB. Dirinya tampak mengenakan kemeja berwarna biru serta memakai topi dengan warna yang sama.

"Tentunya ketika saya dipanggil, dan ini kaitan dengan saya yang sebagai korban maka saya berkepentingan memberikan keterangan. Saya kira itu, akan lebih jelas kalau saya memberi keterangan baru saya berbicara," kata Novel di lokasi.

Novel mengaku, siap untuk menjalani agenda pemeriksaan. Nantinya, ia akan memberikan keterangan saat dicecar pertanyaan dari penyidik.

"Tentu haru siap, ini bukan yang pertama. Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan lanjutan. Saya menunggu penyidik bertanya apa, nnati kaitan apa saya terangkan," sambungnya.

Sebelumnya, Mabes Polri telah menangkap RB dan RM yang menjadi eksekutor kasus teror air keras terhadap Novel di kawasan Cimanggis, Depok, Kamis (26/12/2019).

Dari pengungkapan kasus ini, dua pelaku ternyata adalah anggota Korps Brimob. Setelah ditangkap, RB dan RM pun telah ditetapkan sebagai tersangka.

 
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Pantau Langsung Pemeriksaan Novel Baswedan di Polda Metro Jaya

KPK Pantau Langsung Pemeriksaan Novel Baswedan di Polda Metro Jaya

News | Senin, 06 Januari 2020 | 10:29 WIB

Alasan KPK Belum Mau Beri Hadiah Sepeda Meski Pelaku Kasus Novel Tertangkap

Alasan KPK Belum Mau Beri Hadiah Sepeda Meski Pelaku Kasus Novel Tertangkap

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 18:00 WIB

Telisik Jejak Digital, Ponsel 2 Polisi Penyiram Novel Dikirim ke Puslabfor

Telisik Jejak Digital, Ponsel 2 Polisi Penyiram Novel Dikirim ke Puslabfor

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 15:05 WIB

Kabar 2 Penyiram Novel Menyerahkan Diri, Ini Kata Mabes Polri

Kabar 2 Penyiram Novel Menyerahkan Diri, Ini Kata Mabes Polri

Video | Senin, 30 Desember 2019 | 21:30 WIB

Mahfud MD soal Transparansi Kasus Novel: Pengadilan Bukan Anak Buah Polisi

Mahfud MD soal Transparansi Kasus Novel: Pengadilan Bukan Anak Buah Polisi

News | Senin, 30 Desember 2019 | 19:37 WIB

Ditanya Wartawan soal Dalang Kasus Novel, Mahfud MD: Menurutmu Gimana?

Ditanya Wartawan soal Dalang Kasus Novel, Mahfud MD: Menurutmu Gimana?

News | Senin, 30 Desember 2019 | 19:10 WIB

Dua Brimob Penyiram Novel Belum Dipecat, Polri: Tunggu Hasil Sidang

Dua Brimob Penyiram Novel Belum Dipecat, Polri: Tunggu Hasil Sidang

News | Senin, 30 Desember 2019 | 17:30 WIB

Motif Balas Dendam Peneror Novel Baswedan Diragukan, Respons Polisi Begini

Motif Balas Dendam Peneror Novel Baswedan Diragukan, Respons Polisi Begini

News | Senin, 30 Desember 2019 | 16:16 WIB

Terkuak! Dua Penyiram Air Keras ke Novel Baswedan adalah Anggota Brimob

Terkuak! Dua Penyiram Air Keras ke Novel Baswedan adalah Anggota Brimob

News | Senin, 30 Desember 2019 | 15:27 WIB

Terkini

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Warna Pakaian Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Intip Outfit Wanita Terbaik untuk 12 Shio

Warna Pakaian Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Intip Outfit Wanita Terbaik untuk 12 Shio

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Akhiri Teror Puluhan Tahun, Benteng Gajah 138 Km Way Kambas Siap Diresmikan Prabowo

Akhiri Teror Puluhan Tahun, Benteng Gajah 138 Km Way Kambas Siap Diresmikan Prabowo

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:14 WIB

AI Bisa Deteksi Anomali Mesin dan Analisis Cara Kerja Karyawan, Ini Solusi NEC Indonesia

AI Bisa Deteksi Anomali Mesin dan Analisis Cara Kerja Karyawan, Ini Solusi NEC Indonesia

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Perkawinan Anak di Daerah Tembus 12 Persen, Remaja Perempuan Harus Dilibatkan saat Buat Kebijakan

Perkawinan Anak di Daerah Tembus 12 Persen, Remaja Perempuan Harus Dilibatkan saat Buat Kebijakan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:04 WIB

×