Tugas di China, Polisi Jadwalkan Ulang Pemanggilan Pramugari Siwi Widi

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 13 Januari 2020 | 12:21 WIB
Tugas di China, Polisi Jadwalkan Ulang Pemanggilan Pramugari Siwi Widi
Siwi Sidi [Suara.com/Ismail]

Suara.com - Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi batal diperiksa sebagai saksi di Polda Metro Jaya, Senin (13/1/2020). Sedianya, perempuan yang dituduh menjadi simpanan bos Garuda itu akan dimintai keterangan buntut laporannya terhadap akun Twitter @digeeembok.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan Siwi tidak bisa memenuhi panggilan penyidik karena sedang dinas ke Shanghai, China. Surat pemberitahuan tersebut juga sudah diterima polisi.

"Surat panggilan sudah dan surat ketidakhadirannya juga sudah disampaikan ke Krimsus Polda Metro Jaya. Menyampaikan yang bersangkutan tidak bisa hadir karena masih ada kegiatan kerja di luar kota," kata Yusri di Polda Metro Jaya.

Untuk itu, polisi bakal menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap Siwi. Kekinian, polisi masih menunggu Siwi selesai dinas dan kembali ke Indonesia.

"Untuk jadwal pemanggilan Siwi, akan kami jadwalkan kembali sambil kami menunggu Siwi kembali," kata dia.

Sebelumnya ketidakhadiran Siwi dalam pemeriksaan hari ini juga sudah disampaikan oleh kuasa hukumnya.

"Hari ini Siwi tugas terbang ke Shanghai. jadi tidak mungkin hadir di Polda," kata kuasa hukum Siwi, Widi G. Syarif saat dikonfirmasi, Senin (13/1/2020).

Siwi Sidi [Suara.com/Ismail]
Siwi Sidi [Suara.com/Ismail]

Diketahui, Siwi didampingi kuasa hukumnya, Elza Syarief mengadakan konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020). Ia menegaskan informasi dari akun Twitter terhadap dirinya adalah tidak benar.

"Jadi pemberitaan dari akun @digeeembok itu tidak benar, saya merasa benar-benar harga diri saya dicoreng dan privasi saya untuk berada di pekerjaan saya dalam pramugari merasa saya tidak nyaman," ucap Siwi Sidi.

baca juga

Bersama Elza Syarief, Sidi melaporkan akun Twitter @digeeembok ke Polda Metro Jaya. Laporan itu telah dibuat pada 28 Desember 2019.

Laporannya teregister dalam laporan polisi LP/8420/XII/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus. Pelaporan itu menggunakan jeratan Pasal UU ITE.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Siwi Sidi Soal Jadi Simpanan Bos Garuda

Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Siwi Sidi Soal Jadi Simpanan Bos Garuda

Entertainment | Senin, 13 Januari 2020 | 11:55 WIB

Siwi Sidi Batal Diperiksa Polisi Terkait Kasus Jadi Simpanan Bos Garuda

Siwi Sidi Batal Diperiksa Polisi Terkait Kasus Jadi Simpanan Bos Garuda

Entertainment | Senin, 13 Januari 2020 | 11:07 WIB

Dinas ke Shanghai, Pramugari Siwi Widi Batal Diperiksa Polisi Hari Ini

Dinas ke Shanghai, Pramugari Siwi Widi Batal Diperiksa Polisi Hari Ini

News | Senin, 13 Januari 2020 | 10:59 WIB

Dituding Jadi Simpanan Bos Garuda, Pramugari Siwi Diperiksa Polisi

Dituding Jadi Simpanan Bos Garuda, Pramugari Siwi Diperiksa Polisi

News | Senin, 13 Januari 2020 | 09:18 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×