Panja Dinilai Tak Kuat, PKS Dorong DPR Tetap Bentuk Pansus Jiwasraya

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 15 Januari 2020 | 15:19 WIB
Panja Dinilai Tak Kuat, PKS Dorong DPR Tetap Bentuk Pansus Jiwasraya
Ketua Fraksi PKS di DPR RI, Jazuli Juwaini. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendorong agar DPR RI untuk tetap membentuk panitia khusus atau pansus terkait kasus Jiwasraya.

Hal tersebut dilakukan PKS walau sebelumnya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pembentukan pansus akan digantikan dengan panitia kerja atau panja di komisi terkait.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menilai pansus dapat lebih objektif dibandingkan panja. Ia menyebut bahwa proses pembentukan pansus tidak memakan waktu lama seperti yang disampaikan Dasco mengenai alasan DPR lebih memilih membentuk panja.

"Sebenarnya kalau masalah lama dan cepat itu tergantung. Bikin undang-undang juga ada yang cepat, bukan sekadar pansus, kalau mau cepat, gitu lho. Cuma kan masalahnya kita ingin lebih objektif, panja ini kan daya kekuatannya tidak seluas pansus. Pansus ini kan akan melintasi berbagai macam komisi, lembaga, dan kementerian terkait nantinya," kata Jazuli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Sementara itu, terkait pernyataan Dasco yang menyebut bakal membentuk panja dibanding pansus, Jazuli enggan menjawab gamblang PKS menyetujui atau tidak. Terpenting, kata Jazuli, PKS bakal tetap memperjuangkan pembentukan pansus.

"Saya tidak mau berdebat tentang setuju tidak setuju inilah perjuangan PKS membentuk pansus. Kita akan mengajak seluruh fraksi yang lain untuk bicara bersama-sama kan di DPR ini adalah suara fraksi-fraksi itu juga memiliki bobot masing-masing," kata Jazuli.

Diketahui, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa DPR akan membentuk panitia kerja atau panja terkait kasus Jiwasraya dan Asabri. Pembentukan panja itu sebagai respon cepat usai ditetapkannya sejumlah mantan direktur Jiwasraya sebagai tersangka.

Dasco berujar DPR melalui komisi terkait bakal fokus melakukan pengawasan dan supervisi bagaimana uang nasabah di perusahaan asuransi tersebut bisa dikembalikan sepenuhnya.

"Sehingga menurut kami hal-hal itu yang akan segera lakukan untuk merespon kerja cepat pemerintah agar dana masyarakat bisa kembali, kinerja yang buruk dari asuransi tersebut kemudian bisa baik dan penegakan hukum bisa berjalan," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Sebelumnya, DPR mewacanakan pembentukan panitia khusus atau pansus namun belakangan wacana tersebut beralih menjadi pembentukan panja. Alasannya, kata Dasco ialah proses pembentukan pansus yang memakan waktu lama dibanding panja.

"Ya kalau menurut saya kita akan terlalu lama bikin pansus prosesnya. Jadi karena pemerintah itu sudah melakukan hal-hal yang perlu kita respon cepat ya kita akan segera ini. Kalau panja kan cepat aja hari ini bisa segera bikin panja-panja di masing-masing komisi," kata Dasco.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada 41 Saham Gorengan, BEI Minta Investor Lebih Jeli

Ada 41 Saham Gorengan, BEI Minta Investor Lebih Jeli

Bisnis | Rabu, 15 Januari 2020 | 15:11 WIB

Kasus Korupsi Jiwasraya, Enam Orang Diperiksa Kejagung Sebagai Saksi

Kasus Korupsi Jiwasraya, Enam Orang Diperiksa Kejagung Sebagai Saksi

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 14:25 WIB

BEI Bungkam Ditanya soal Saham Gorengan Jiwasraya

BEI Bungkam Ditanya soal Saham Gorengan Jiwasraya

Bisnis | Rabu, 15 Januari 2020 | 14:06 WIB

Wapres Ma'ruf: Pemerintah Dorong Kejagung Tuntaskan Kasus Jiwasraya

Wapres Ma'ruf: Pemerintah Dorong Kejagung Tuntaskan Kasus Jiwasraya

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 13:55 WIB

Sujiwo Tejo: Kerajaan Agung Sejagat Lucu, Tapi Belum Selucu Jiwasraya

Sujiwo Tejo: Kerajaan Agung Sejagat Lucu, Tapi Belum Selucu Jiwasraya

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 13:28 WIB

Bukan Pansus, DPR Bakal Bentuk Panja Jiwasraya dan Asabri

Bukan Pansus, DPR Bakal Bentuk Panja Jiwasraya dan Asabri

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 12:14 WIB

Hari Ini Kejagung Periksa 12 Saksi Skandal Jiwasraya, Ini Daftarnya

Hari Ini Kejagung Periksa 12 Saksi Skandal Jiwasraya, Ini Daftarnya

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 11:55 WIB

Aduan Nasabah Asuransi Paling Banyak dari Jiwasraya dan Bumiputera

Aduan Nasabah Asuransi Paling Banyak dari Jiwasraya dan Bumiputera

Bisnis | Rabu, 15 Januari 2020 | 08:41 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB