CEK FAKTA: Benarkah Air Rebusan Bawang Putih Menyembuhkan Virus Corona?

Chyntia Sami Bhayangkara | Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 28 Januari 2020 | 17:16 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Air Rebusan Bawang Putih Menyembuhkan Virus Corona?
Pesan Whatsapp yang mengklaim air rebusan bawang putih menyembuhkan virus corona (turnbackhoax.id)

Suara.com - Muncul informasi yang membingungkan di tengah wabah virus yang corona sedang menjangkit diberbagai negara.

Salah satunya beredar pesan berantai di aplikasi percakapan Whatsapp yang mengklaim bahwa air rebusan bawang putih dapat menyembuhkan virus corona.

Berikut narasi dalam pesan berantai yang beredar di Whatsapp.

“Ini bawang puti yg besar ambil 8 biji, dikupas kulitnya ditaruh mangkok di tuang 7 gelas air mendidih selama 3 menit setelah itu di minum langsung 2 gelas ,ternyata pasien yg kena Virus Corona sembuh di hari kedua/setelah malam minum air bawang putih ini!!!!!”.

Pesan Whatsapp yang mengklaim air rebusan bawang putih menyembuhkan virus corona (turnbackhoax.id)
Pesan Whatsapp yang mengklaim air rebusan bawang putih menyembuhkan virus corona (turnbackhoax.id)

Benarkah air rebusan bawang putih menyembuhkan virus corona?

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, virus corona yang saat ini menyebar di dunia belum ada obatnya. Sebagaimana dijelaskan oleh dokter spesialis paru Faisal Yunus dalam artikel yang diterbitkan oleh Health Liputan6.com pada Senin (27/1/2020).

“Bila daya tahan baik, bisa sembuh sendiri. Maka bila ada yang sembuh makan bawang putih, sembuhnya ini kemungkinan memang sembuh sendiri. Jadi bila tidak makan bawang putih pun dia bisa sembuh," kata Faisal.

Penjelasan virus corona belum ada obatnya (turnbackhoax.id)
Penjelasan virus corona belum ada obatnya (turnbackhoax.id)

Selain itu, Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, drg. R. Vensya Sitohang M.Epid dalam acara konferensi pers di Ruang Naranta, Kemenkes RI, Jakarta, Rabu, (22/1/2020) menjelaskan bahwa penyakit ini belum memiliki vaksin, baik untuk menangkal maupun obat untuk mengobati.

"Vaksin belum ada dan juga obatnya tidak ada untuk virus corona. Sampai saat ini belum ada," kata Vensya di hadapan media.

Upaya terbaik yang dilakukan pihak medis dalam mengatasi pasien yang terjangkit virus corona tipe terbaru adalah dengan mengobati gejala dan bukan penyebabnya.

Vensya juga mengimbau masyarakat untuk memperbaiki dan menerapkan gaya hidup bersih dan sehat demi menghalau virus tersebut.

Kesimpulan

Sumber pesan berantai Whatsapp itu membagikan informasi atau klaim yang tidak jelas validitasnya. Para pakar mennjelaskan bahwa belum ada obat untuk virus corona.

Jadi, infromasi yang disebarkan melalui pesan berantai di Whatsapp itu termasuk dalam konten yang menyesatkan atau misleading content.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hoaks Corona Lagi, RSUP Dr Sardjito Ungkap Kondisi Pasien Tes Kesehatan

Hoaks Corona Lagi, RSUP Dr Sardjito Ungkap Kondisi Pasien Tes Kesehatan

Jogja | Selasa, 28 Januari 2020 | 17:06 WIB

Tak Perlu Panik, WHO Sebut 98 Persen Kasus Virus Corona Terjadi di China

Tak Perlu Panik, WHO Sebut 98 Persen Kasus Virus Corona Terjadi di China

Health | Selasa, 28 Januari 2020 | 17:04 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Obama Mencalonkan Diri Jadi Presiden Kenya 2021?

CEK FAKTA: Benarkah Obama Mencalonkan Diri Jadi Presiden Kenya 2021?

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 16:55 WIB

CEK FAKTA: Virus Corona Sudah Sampai Terminal 3 Bandara Soetta?

CEK FAKTA: Virus Corona Sudah Sampai Terminal 3 Bandara Soetta?

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 16:49 WIB

Antisipasi Virus Corona, Imigrasi Banten Perketat Pengawasan TKA China

Antisipasi Virus Corona, Imigrasi Banten Perketat Pengawasan TKA China

Banten | Selasa, 28 Januari 2020 | 16:46 WIB

Satu dari Dua Pasien Suspect Virus Corona di RS Margono Masih Diisolasi

Satu dari Dua Pasien Suspect Virus Corona di RS Margono Masih Diisolasi

Jawa Tengah | Selasa, 28 Januari 2020 | 16:23 WIB

Warga China Terduga Corona di RS Hasan Sadikin Bandung Membaik

Warga China Terduga Corona di RS Hasan Sadikin Bandung Membaik

Jabar | Selasa, 28 Januari 2020 | 16:20 WIB

Wabah Virus Corona, Ibu Hamil 9 Bulan Minta Dievakuasi dari China

Wabah Virus Corona, Ibu Hamil 9 Bulan Minta Dievakuasi dari China

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 16:11 WIB

Kasus Virus Corona Wuhan Bertambah, Kapan Kita Harus Khawatir?

Kasus Virus Corona Wuhan Bertambah, Kapan Kita Harus Khawatir?

Health | Selasa, 28 Januari 2020 | 16:23 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB