Kasus Virus Corona Wuhan Bertambah, Kapan Kita Harus Khawatir?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 28 Januari 2020 | 16:23 WIB
Kasus Virus Corona Wuhan Bertambah, Kapan Kita Harus Khawatir?
Skrining Virus Corona. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Wuhan yang misterius dan mematikan menyebar dengan cepat hampir di seluruh dunia. Hingga Selasa (28/1/2020), terdeteksi sudah ada 106 kasus kematian dan 4000 lebih orang terinfeksi.

Virus corona yang dijuluki 2019-nCoV ini adalah bagian dari keluarga dengan penyebab masalah pernapasan lainnya, seperti MERS dan SARS. Tetapi virus ini menimbulkan gebrakan karena belum pernah terdeteksi pada manusia sebelumnya.

Sejak Kota Wuhan ditutup pada minggu lalu, banyak orang yang mulai khawatir dan takut. Termasuk orang-orang di luar China.

Tapi para pakar berkata sebaliknya. Masyarakat harus tetap waspada namun tidak perlu takut berlebihan.

"Pada dasarnya tidak ada risiko bagi siapa pun di Amerika saat ini jika mereka belum pernah pergi ke China dalam beberapa minggu terakhir atau telah nelakukan kontak dekat dengan orang sakit yang telah pergi ke China dalam minggu-minggu terakhir ini," kata ilmuwan senior di Johns Hopkins Center for Health Security, Dr. Eric Toner. 

Virus Corona yang mewabah di Wuhan, China. (Shutterstock)
Virus Corona yang mewabah di Wuhan, China. (Shutterstock)

Hal tersebut juga berlaku bagi orang-orang di negara selain Amerika. Toner mengatakan ada beberapa indikator jelas untuk membantu Anda kapan harus waspada.

"Cara pertama adalah mengetahui apakah Anda telah berkontak dengan (orang) Wuhan atau tempat lain di China di mana penyakit tersebut tampaknya tersebar," sambungnya, dilansir Insider.

Ia melanjutkan bahwa dirinya tidak 100% yakin dengan spektrum dari penyakit ini.

"Tetapi tampaknya beberapa orang alami penyakit sangat ringan, hanya gejala flu biasa. Sedangkan yang lain sakit parah," tambahnya.

baca juga

Bagi orang yang bepergian ke China, CDC merekomendasikan untuk menghindari semua perjalanan 'tidak penting' ke provinsi Hubei, tempat virus itu berasal.

Orang-orang yang pergi ke daerah lain di China harus menghindari kontak dengan orang sakit dan terhubung dengan penyedia layanan kesehatan sebelum berangkat, saran CDC lagi.

Salah satu cara terbaik untuk melindungi diri dari virus ini, seperti virus apa pun, adalah mempraktikkan mencuci tangan yang baik dengan sabun dan air hangat, serta menjaga jarak setidaknya 6 kaki dari siapa pun yang sakit atau batuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga China Terduga Corona di RS Hasan Sadikin Bandung Membaik

Warga China Terduga Corona di RS Hasan Sadikin Bandung Membaik

Jabar | Selasa, 28 Januari 2020 | 16:20 WIB

Wabah Virus Corona, Ibu Hamil 9 Bulan Minta Dievakuasi dari China

Wabah Virus Corona, Ibu Hamil 9 Bulan Minta Dievakuasi dari China

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 16:11 WIB

Virus Corona Wuhan, Dokter Reisa Bagikan Tips Melindungi Diri yang Benar

Virus Corona Wuhan, Dokter Reisa Bagikan Tips Melindungi Diri yang Benar

Health | Selasa, 28 Januari 2020 | 15:56 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×