Pejabat Natuna Bantah Panglima TNI Soal Jarak Aman Karantina WNI dari Wuhan

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 04 Februari 2020 | 15:06 WIB
Pejabat Natuna Bantah Panglima TNI Soal Jarak Aman Karantina WNI dari Wuhan
Lokasi karantina WNI dari Wuhan dan pemukiman warga di natuna kurang dari 2 kilometer. (Suara.com/Istimewa)

Suara.com - Sejumlah pejabat daerah Natuna, Kepulauan Riau, membantah pernyataan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang menyebut lokasi karantina 238 WNI dari Wuhan jauh dari pemukiman warga di Natuna.

Ketua DPRD Natuna Andes Putra mengatakan Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, itu sebenarnya hanya berjarak tak lebih dari 2 kilometer dari pemukiman warga, sehingga hal itu yang membuat warga melakukan penolakan.

Menurutnya, lokasi karantina hanya berjarak 1,7 kilometer dari Kota Ranai, 1,5 kilometer dari Pemukiman Pering, 1,2 kilometer dari Pelabuhan Nelayan Pering, 1,4 kilometer Kota Tua Penagi.

"Itu juga yang membuat kami merasa resah, data itu darimana? jarak dari hanggar ke pemukiman masyarakat itu dari hanggar ke Penagi itu hanya 1,2 km, dari kantor saya itu hanya 1,4-1,7 km, kan ada juga yang menyatakan jarak aman 2-3 km, nah jadi kami resah dong, di bawah 2 km, itu yang membuat kami resah dan was was," kata Andes usai bertemu Komisi IX DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Senada dengan Andes, Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal juga menyebut hanggar lokasi karantina itu berada tak jauh dari pemukiman warga.

"1,7 km beda saja itu, pering juga di belakang hanggar itu, tak sampai itu 2 km," kata Abdul di DPR.

Andes menambahkan, pihaknya masih terus berupaya untuk bisa bertemu Presiden Joko Widodo secara langsung meski sudah bertemu Menkopolhukam, Menkes, Mendagri, dan DPR pagi ini.

"Kami ingin menjelaskan secara langsung data-data yang kami anggap pembohongan publik itu yang akan kami sampaikan ke beliau, karena kami juga heran data darimana yang bisa berstatement di tv nasional di situ kami meresa disudutkan karena efeknya dari daerah luar membully kami dengan data seperti itu," ucap Andes.

Ratusan warga Natuna menolak kedatangan WNI dari Wuhan. (Batamnews.co.id)
Ratusan warga Natuna menolak kedatangan WNI dari Wuhan. (Batamnews.co.id)

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat melepas tim evakuasi Wuhan, Sabtu (1/2/2020) mengungkapkan lokasi karantina di Natuna sudah sesuai dengan protokol yang diatur oleh World Health Organization (WHO), yakni berjarak 5 km dari pemukiman warga.

baca juga

"Protokol kesehatan di antaranya yang kita harus dipenuhi kita memiliki tempat isolasi yang jauh dari penduduk dan yang terbaik dan terpilih adalah wilayah Natuna," kata Hadi di ruang VIP Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Tangerang, Sabtu (1/2/2020) kemarin.

"Jarak dari hanggar itu sendiri sampai ke tempat duduk kurang lebih di atas antara 5 sampai 6 km. Kemudian menuju ke SP di sana ada dermaga itu juga kurang lebih 5 km sehingga dari hasil penilaian itu memenuhi syarat protokol kesehatan," Hadi menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seru dan Akrab, WNI dari Wuhan Bermain Engklek di Natuna

Seru dan Akrab, WNI dari Wuhan Bermain Engklek di Natuna

Lifestyle | Selasa, 04 Februari 2020 | 14:27 WIB

Antisipasi Virus Corona, WNI dari China di Natuna Diperiksa 2 Kali Sehari

Antisipasi Virus Corona, WNI dari China di Natuna Diperiksa 2 Kali Sehari

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 14:17 WIB

Begini Situasi Tempat Isolasi WNI dari Wuhan di Natuna

Begini Situasi Tempat Isolasi WNI dari Wuhan di Natuna

Video | Selasa, 04 Februari 2020 | 13:34 WIB

Bupati Natuna: Tak Ada Warga yang Eksodus karena Kedatangan WNI Wuhan

Bupati Natuna: Tak Ada Warga yang Eksodus karena Kedatangan WNI Wuhan

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 13:09 WIB

Terkini

4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan

4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 10:17 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan YouTube Shorts dari Feed? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Menghilangkan YouTube Shorts dari Feed? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 10:16 WIB

Beda Hydrating dan Moisturizing pada Skincare, Sudah Tahu?

Beda Hydrating dan Moisturizing pada Skincare, Sudah Tahu?

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 10:16 WIB

6 Tahun Dipercaya, Sopir di Pringsewu Tega Kuras Uang Majikan Rp50 Juta demi Judi Online

6 Tahun Dipercaya, Sopir di Pringsewu Tega Kuras Uang Majikan Rp50 Juta demi Judi Online

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 10:14 WIB

26.386 Personel Gabungan Disiapkan Kawal 99 Kegiatan di Jakarta Hari Ini

26.386 Personel Gabungan Disiapkan Kawal 99 Kegiatan di Jakarta Hari Ini

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:08 WIB

Kata-kata Jujur Oxford United Ikhlaskan Marselino Ferdinan ke Persija Jakarta

Kata-kata Jujur Oxford United Ikhlaskan Marselino Ferdinan ke Persija Jakarta

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 10:07 WIB

Muzakki Resmi Dicopot Usai Mundur: Menag Tunjuk Prof Amien Suyitno Jadi Plt Rektor UINSA

Muzakki Resmi Dicopot Usai Mundur: Menag Tunjuk Prof Amien Suyitno Jadi Plt Rektor UINSA

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 10:06 WIB

Review Time To Hunt: Keinginan untuk Kabur yang Membawa Kita Pada Perburuan

Review Time To Hunt: Keinginan untuk Kabur yang Membawa Kita Pada Perburuan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 10:00 WIB

Kembali ke Indonesia, Marselino Ferdinan Ungkap Target Besarnya Bersama Persija

Kembali ke Indonesia, Marselino Ferdinan Ungkap Target Besarnya Bersama Persija

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 09:58 WIB

Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Tengah, DPR Wanti-wanti Polisi: Jangan Lindungi Pelaku

Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Tengah, DPR Wanti-wanti Polisi: Jangan Lindungi Pelaku

Bali | Kamis, 24 September 2026 | 09:50 WIB

×