Teguran Cucu Nabi Muhammad ke Muslim yang Sebut Virus Corona Azab China

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 11 Februari 2020 | 12:37 WIB
Teguran Cucu Nabi Muhammad ke Muslim yang Sebut Virus Corona Azab China
Cucu Nabi Muhammad soal virus corona azab warga China (FB/alhabibalialjifri)

Suara.com - Ulama kondang dunia Al Habib bin Abdul Rahman Al Jifri menilai sindiran masyarakat yang menyebut virus corona sebagai balasan atas bangsa Uighur merupakan bentuk diskriminasi. Ia meminta agar seluruh masyarakat dunia tidak menyudutkan China yang kini sedang menghadapi wabah virus mematikan tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Al Habib Ali melalui akun Facebook miliknya Alhabib Ali Al Jifri. Menurut cucu keturunan langsung Nabi Muhammad ini sindiran tersebut tak ada kaitannya dengan agama apapun.

Belakangan muncul sindiran bila virus corona merupakan azab yang diberikan kepada warga China. Pasalnya, China telah mendiskriminasi bangsa Uighur di negaranya.

"Tidak lain melainkan suatu bentuk wacana yang berbaur diskriminasi serta tiada hubungan dengan ajaran apapun agama, etika maupun kemanusiaan," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Selasa (11/2/2020).

Al Habib Ali mengatakan, sakit merupakan kekuasaan Allah. Ia yang menurunkan suatu penyakit dan Ia pula yang menyembuhkan suatu penyakit.

Al Habib Ali meminta agar publik tidak lagi mengaitkan virus corona dengan agama. Sebab, hal tersebut sangat tidak etis.

Cucu Nabi Muhammad soal virus corona azab warga China (FB/alhabibalialjifri)
Cucu Nabi Muhammad soal virus corona azab warga China (FB/alhabibalialjifri)

Dalam unggahannya tersebut, Al Habib Ali memanjatkan doa agar Sang Pencipta bisa segera menyembuhkan para pasien yang terjangkit virus corona maupun sakit lainnya.

"Saya bermohon kepada Allah Yang Maha Agung, Allah, Arsy yang agung agar menyembuhkan setiap penyakit Virus Corona di negara China dan di manapun juga, dan menyembuhkan setiap yang ditimpa penyakit. Dialah Yang Maha Lembut terhadap hamba-hambanya," ungkapnya.

Untuk diketahui, otoritas China melaporkan angka kematian akibat virus corona telah mencapai 1.61 jiwa di China. Dalam sehari, rata-rata sebanyak 97 orang meninggal dunia akibat virus mematikan ini.

baca juga

Komisi Kesehatan China menyebutkan terdapat 2.478 kasus baru terkonfirmasi di daratan pada 10 Februari, turun dari 3.062 dari hari sebelumnya dan menambah total keseluruhan menjadi 42.638.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saaih Halilintar Kena Hujat Posting Konten YouTube Bawa-bawa Virus Corona

Saaih Halilintar Kena Hujat Posting Konten YouTube Bawa-bawa Virus Corona

Entertainment | Selasa, 11 Februari 2020 | 12:30 WIB

Kemenkes Uji Petik Virus Corona Dua Pasien TBC

Kemenkes Uji Petik Virus Corona Dua Pasien TBC

Health | Selasa, 11 Februari 2020 | 11:57 WIB

Kematian Akibat Virus Corona Tembus 108 Orang, 42 Ribu Orang Terinfeksi

Kematian Akibat Virus Corona Tembus 108 Orang, 42 Ribu Orang Terinfeksi

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 11:35 WIB

Unair Temukan Alat Deteksi Virus Corona, Diklaim Akurat 99 Persen

Unair Temukan Alat Deteksi Virus Corona, Diklaim Akurat 99 Persen

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 11:30 WIB

Erick Thohir Pastikan Penerbangan Singapura - Labuan Bajo Tinggal Mimpi

Erick Thohir Pastikan Penerbangan Singapura - Labuan Bajo Tinggal Mimpi

Bisnis | Selasa, 11 Februari 2020 | 11:16 WIB

Update Virus Corona: 27 Negara Positif Corona, Kematian Tembus 1.018 Orang

Update Virus Corona: 27 Negara Positif Corona, Kematian Tembus 1.018 Orang

Health | Selasa, 11 Februari 2020 | 10:53 WIB

Terkini

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

×