Kabur dari Karantina Virus Corona, Pejabat Korea Utara Ditembak Mati

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 14 Februari 2020 | 14:11 WIB
Kabur dari Karantina Virus Corona, Pejabat Korea Utara Ditembak Mati
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un sedang mengunjungi Gunung Paektu. Foto ini dirilis KCNA pada 9 Desember kemarin. [AFP/KCNA]

Suara.com - Seorang pejabat Korea Utara ditembak mati oleh aparat berwajib lantaran pergi ke tempat pemandian umum. Padahal, seharusnya ia menjalani masa karantina virus corona.

Dialihbahasakan dari surat kabar Korea Dong-a Ilbo, Jumat (14/2/2020), pejabat itu harus menjalani karantina usai melakukan perjalanan ke Negeri Tirai Bambu China. Aturan tersebut dikeluarkan langsung oleh pimpinan Korea Utara Kim Jong Un untuk mencegah penyebaran virus corona di negaranya.

Bahkan, Kim Jong Un juga telah mengeluarkan arahan untuk mengeksekusi siapapun yang meninggalkan karantina tanpa persetujuan. Ia akan dihukum mati sesuai dengan 'hukum militer'.

Sementara itu, pejabat Korea Utara lainnya juga diduga diasingkan di sebuah pertanian di Korea Utara. Pengasingan tersebut menjadi ganjaran atas perbuatan si pejabat yang menyembunyikan perjalanannya ke China.

Eksekusi sipil yang dilakukan oleh pemerintah Korea Utara merupakan hal yang umum dilakukan di negara tersebut, meskipun eksekusi tersebut sulit untuk diverifikasi.

Pada kasus lainnya, seorang pejabat tinggi harus diasingkan karena pertemuan puncak dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump gagal. Namun, klaim tersebut terbukti salah ketika ia terlihat bersama dengan Kim Jong Un di depan publik.

Dilaporkan oleh Japan Times, Korea Utara menjadi negara pertama yang melakukan pemblokiran terhadap turis asing. Selain itu, mereka juga melakukan karantina terhadap warganya yang pernah ke China maupun kontak langsung dengan warga China. Hingga kini, belum ditemukan adanya kasus virus corona di Korea Utara.

Hingga hari ini, Jumat (14/2/2020), sudah ada 65.247 orang terinfeksi virus Corona Covid-19, dengan 1.491 di antaranya meninggal dunia.

Penambahan pasien positif terbanyak masih terjadi di China, dengan digunakannya alat pendeteksi baru yang lebih sensitif. Hasilnya, jumlah positif virus Corona Covid-19 bertambah 4.854 dari hari sebelumnya.

baca juga

Kabar baiknya, sudah ada 7.099 pasien yang sembuh dan keluar dari rumah sakit, termasuk 10 pasien di Jepang, 15 pasien di Singapura, dan 12 pasien di Thailand.

Sementara itu, Jepang melaporkan kematian perdana karena virus Corona Covid-19 di negaranya. Pasien merupakan perempuan berusia 80 tahun dan dirawat di rumah sakit.

Singapura, Hong Kong, dan Malaysia juga mengalami penambahan kasus, dengan masing-masing 8, 3, dan 1 kasus baru.

Di Indonesia, hingga saat ini belum ditemukan kasus positif virus Corona Covid-19. Bahkan, pemerintah akan memulangkan 238 WNI yang sedang dikarantina sepulang dari China, dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Hampir 500 Ribu Warga China Pernah Kontak dengan Pasien Covid-19!

Waduh, Hampir 500 Ribu Warga China Pernah Kontak dengan Pasien Covid-19!

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 13:53 WIB

238 WNI di Natuna Siap Dipulangkan, Menkes Terawan: Kita Ikut Bahagia

238 WNI di Natuna Siap Dipulangkan, Menkes Terawan: Kita Ikut Bahagia

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 13:15 WIB

Terbang ke Wuhan, Garuda Indonesia Klaim Pesawat Aman dari Virus Corona

Terbang ke Wuhan, Garuda Indonesia Klaim Pesawat Aman dari Virus Corona

Bisnis | Jum'at, 14 Februari 2020 | 11:23 WIB

Cerita Jokowi Kerja Keras Agar Virus Corona Tak Masuk Indonesia

Cerita Jokowi Kerja Keras Agar Virus Corona Tak Masuk Indonesia

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 11:20 WIB

Masalah Alat Pendeteksi Corona Jadi Sorotan di AS, Indonesia Bagaimana?

Masalah Alat Pendeteksi Corona Jadi Sorotan di AS, Indonesia Bagaimana?

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 11:50 WIB

Kabur saat Karantina, Wanita Terkena Covid-19 Pilih Mengunci Diri di Rumah

Kabur saat Karantina, Wanita Terkena Covid-19 Pilih Mengunci Diri di Rumah

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 11:12 WIB

Perempuan 80 Tahun Meninggal, Pertama karena Corona Covid-19 di Jepang

Perempuan 80 Tahun Meninggal, Pertama karena Corona Covid-19 di Jepang

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 11:10 WIB

Terkini

AHY: Jabatan Tak Abadi, Fasilitas Negara Jangan Dipakai Politik

AHY: Jabatan Tak Abadi, Fasilitas Negara Jangan Dipakai Politik

News | Sabtu, 05 September 2026 | 22:35 WIB

Persija Sikat Borneo FC, Ini Klasemen Sementara Pekan I Super League 2026/2027

Persija Sikat Borneo FC, Ini Klasemen Sementara Pekan I Super League 2026/2027

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 22:21 WIB

Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi

Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi

Riau | Sabtu, 05 September 2026 | 22:15 WIB

Lantik Pengurus Golkar Jateng, Bahlil Lahadalia Targetkan Penambahan Kursi di Pemilu 2029

Lantik Pengurus Golkar Jateng, Bahlil Lahadalia Targetkan Penambahan Kursi di Pemilu 2029

Surakarta | Sabtu, 05 September 2026 | 22:10 WIB

Jumenengan Hangabehi Sebatas Melengkapi Adat, Gusti Neno: Belum Ada Raja Definitif

Jumenengan Hangabehi Sebatas Melengkapi Adat, Gusti Neno: Belum Ada Raja Definitif

Surakarta | Sabtu, 05 September 2026 | 22:06 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lampung Selatan Siaga, Masyarakat Diminta Tak Terpancing Hoaks

Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lampung Selatan Siaga, Masyarakat Diminta Tak Terpancing Hoaks

Lampung | Sabtu, 05 September 2026 | 22:04 WIB

Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo

Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 22:01 WIB

Link Streaming Debut Emil Audero Malam Ini Rayo Vallecano vs Racing Santander

Link Streaming Debut Emil Audero Malam Ini Rayo Vallecano vs Racing Santander

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 22:00 WIB

Bandar Lampung Berselimut Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Gunakan Masker

Bandar Lampung Berselimut Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Gunakan Masker

Lampung | Sabtu, 05 September 2026 | 21:58 WIB

AHY Bicara Keras di HUT ke-25 Demokrat: TNI-Polri dan ASN Jangan Jadi Alat Politik

AHY Bicara Keras di HUT ke-25 Demokrat: TNI-Polri dan ASN Jangan Jadi Alat Politik

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:45 WIB

×