Pengamat SMC Memprediksi Rezim Jokowi akan Jatuh Bulan Juni

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Senin, 02 Maret 2020 | 11:02 WIB
Pengamat SMC Memprediksi Rezim Jokowi akan Jatuh Bulan Juni
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat memberikan pidato di acara Laporan Tahunan Mahkamah Agung 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Rabu (26/02). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pengamat ekonomi dan politik Sabang Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan memperkirakan rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan jatuh enam bulan lagi.

Hal ini disampaikannya dalam acara bertema "Benarkah Rakyat Kecewa Jokowi?" yang videonya diunggah ke kanal YouTube realita TV, Jumat (28/2/2020).

Syahganda mengaku telah membaca berbagai kajian dan menyimpulkan rezim Jokowi akan jatuh dalam enam bulan. Prediksi ini berdasarkan pengamatannya dari sektor ekonomi dan politik.

"Jatuh itu ada dua, dia buat rezim baru, sekarang kan sudah sibuk dari kantor KSP mengumumkan akan ada reshuffle kabinet. Ini kan paling konyol di dunia, ada yang belum enam bulan sudah bicara reshuffle," klaim Syahganda.

Ia menambahkan, "Menurut saya ini rezimnya, bukan Jokowi, artinya Jokowi dan para tim ini kemungkinan dalam bulan Juni ini sudah jatuh".

Syahganda juga mengatakan bahwa perekonomian Indonesia semakin susah dalam pemerintahan Jokowi periode kedua ini.

"Ketika masuk pada realitas sekarang, 3 bulan plus satu bulan pemerintahan Jokowi, semua orang tahu ekonomi ini susahnya bukan main, baik di rakyat bawah maupun di atas. Sekarang 115 juta jiwa terancam kemiskinan," ujarnya.

Syahganda lalu mencontohkan ekonomi rumah tangga sekarang yang mengalami kesulitan. Menurutnya, orang-orang kekinian sulit membayar berbagai cicilan.

"Yang biasa sudah nikmat dengan pengeluaran cicilan mobil, kredit rumah tiba-tiba sekarang berkurang. Negara 36 triliun di bulan Januari aja enggak punya uang, siapa yang mau dipotong?" katanya.

baca juga

Kesulitan ekonomi Indonesia, menurut Syahganda disebabkan oleh rezim pemerintah yang pro terhadap China.

"Karena selama ini rezim yang pro pada China merasa nyaman dengan adanya China yang setiap saat bisa membantu. Kalau kata Luhut Binsar Panjaitan: 'gampang nanti kalau BPJS runtuh saya panggil asuransi China langsung selesai' kata Luhut," ujarnya

Ia menambahkan,"Ini rezim ketika kena kasus coronavirus, dimana China itu hancur ekonominya sekarang, rezim ini gak punya penolong lagi".

Syahganda Nainggolan dalam video di realita TV (Screenshot YouTube realita TV)
Syahganda Nainggolan dalam video di realita TV (Screenshot YouTube realita TV)

Berbagai barang yang didatangkan dari China ke Indonesia menjadi alasan Syahganda untuk menguatkan argumennya. Ia berpendapat, angka impor dari China yang tinggi akan berpengaruh pada Indonesia ketika Tiongkok tidak berdaya.

"Kita impor 45 miliar dollar dari China per tahun, 24 miliar dollar ekspor. Ini mempengaruhi semua, barang-barang sekarang orang sudah senang handphone, semua handphone dari sana, sparepart mobil, ini nanti kena tiga bulan lagi," katanya.

"Cita-cita Jokowi yang selama ini aneh-aneh pindahin ibukota, mau ini itu, terjebak pada fakta dimana dia tidak bisa mendanai rezimnya, dan itu menurut saya, tiga atau enam bulan lagi terasa, enggak tahu jatuh atau enggak, tapi saya berdoa jatuh," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Ucapan Selamat dari Jokowi, Muhyiddin: Kagum dengan Kejayaan Bapak

Dapat Ucapan Selamat dari Jokowi, Muhyiddin: Kagum dengan Kejayaan Bapak

News | Senin, 02 Maret 2020 | 08:50 WIB

Jokowi Putuskan Evakuasi 68 WNI Diamond Princess Pakai Pesawat Garuda

Jokowi Putuskan Evakuasi 68 WNI Diamond Princess Pakai Pesawat Garuda

News | Minggu, 01 Maret 2020 | 17:28 WIB

Dukung Rencana Ahok Pimpin Ibu Kota Baru, Ferdinand: Karakternya Meledak

Dukung Rencana Ahok Pimpin Ibu Kota Baru, Ferdinand: Karakternya Meledak

News | Minggu, 01 Maret 2020 | 12:11 WIB

Virus Corona Bikin Pejabat Batal Terbang, Terbaru Jokowi Gagal ke Las Vegas

Virus Corona Bikin Pejabat Batal Terbang, Terbaru Jokowi Gagal ke Las Vegas

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 14:40 WIB

Jokowi Gagal ke Las Vegas karena Virus Corona

Jokowi Gagal ke Las Vegas karena Virus Corona

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 12:56 WIB

Jokowi Resmi Gandeng Tony Blair Jadi Dewan Penasehat Ibu Kota Baru

Jokowi Resmi Gandeng Tony Blair Jadi Dewan Penasehat Ibu Kota Baru

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 23:36 WIB

Terkini

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

×