Polisi Selidiki Penyerangan Rasis Terkait Corona Pada Pelajar Singapura

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Selasa, 03 Maret 2020 | 19:00 WIB
Polisi Selidiki Penyerangan Rasis Terkait Corona Pada Pelajar Singapura
Ilustrasi rasisme. (Shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Metropolitan London melanjutkan investigasi kasus kekerasan yang menimpa pelajar Singapura yang bermukim di ibu kota Inggris tersebut.

Kekerasan yang dialami pelajar tersebut diduga terkait dengan tindakan rasisme yang berhubungan dengan virus corona Covid-19.

Seperti yang tulis The Straits Times, kekerasan tersebut terjadi di Oxford Street di dekat stasiun Tottentham Court Road sekitar pukul 21.15 pada Selasa (24/2/2020).

Polisi mengatakan, saat ini belum melakukan tindakan penangkapan. Mereka masih menelusuri pelaku menggunakan rekaman cctv.

Kepada The Straits Times, Jonathan Mok mengonfirmasi kejadian yang menimpanya. Ia menuliskan kronologi kejadian melalu akun Facebooknya lengkap bersama dua foto yang memperlihatkan lebam di wajahnya.

Melalui tulisannya, dia menceritakan penyerangan yang dialaminya  ketika sedang berjalan melewati segerombolan pemuda.

"Coronavirus." kata salah seseorang dari gerombolan tersebut.

Mok lalu berbalik melihat mereka. "Berani-beraninya kamu melihatku, kamu.." tinju pun mengenai wajahnya secara bertubi-tubi. Penyerangan tersebut kemudian dihentikan oleh seseorang pejalan kaki yang lewat. Namun, mereka berhasil kabur sebelum polisi datang.

Mok mengalami fraktur di wajahnya dan kemungkinan harus menjalani operasi untuk memperbaiki struktur tulangnya.

"Mengapa karena warna kulit, seseorang menjadi sasaran kekerasan, dalam segi apapun, baik verbal ataupun fisik? Mengapa aku harus diam ketika seseorang bertindak rasis padaku." tulisnya melalui Facebook.

baca juga

Mok menambahkan, "Rasisme bukanlah kebodohan - rasisme adalah kebencian. Pelaku rasis terus mencari alasan untuk bisa mengungkapkan kebencian mereka - dan dalam latar belakang coronavirus ini, mereka telah menemukan alasan lain."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Ada Stok Masker, Toko Alat Kesehatan di Jogja Batasi Jumlah Pembelian

Masih Ada Stok Masker, Toko Alat Kesehatan di Jogja Batasi Jumlah Pembelian

Jogja | Selasa, 03 Maret 2020 | 14:56 WIB

Swalayan dan Apotek di Sleman Kehabisan Stok Masker

Swalayan dan Apotek di Sleman Kehabisan Stok Masker

Jogja | Selasa, 03 Maret 2020 | 14:32 WIB

Ini yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Ketika Ngobrol soal Virus Corona

Ini yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Ketika Ngobrol soal Virus Corona

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 14:34 WIB

Cuci Tangan VS Hand Sanitizer. Mana yang Lebih Efektif Atasi Corona?

Cuci Tangan VS Hand Sanitizer. Mana yang Lebih Efektif Atasi Corona?

Your Say | Selasa, 03 Maret 2020 | 14:02 WIB

Corona Masuk Indonesia, Formula E Jakarta Jalan Terus

Corona Masuk Indonesia, Formula E Jakarta Jalan Terus

Sport | Selasa, 03 Maret 2020 | 13:33 WIB

Siap Siaga Hadapi Covid-19 di Indonesia

Siap Siaga Hadapi Covid-19 di Indonesia

Your Say | Selasa, 03 Maret 2020 | 13:22 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB