Fakta-fakta di Balik Kecelakaan Perahu Paspampres hingga Tewaskan 7 Orang

Bangun Santoso

Selasa, 10 Maret 2020 | 09:46 WIB
Fakta-fakta di Balik Kecelakaan Perahu Paspampres hingga Tewaskan 7 Orang
Kecelakaan kapal Paspampres di Sungai Sebangau, Palangkaraya. (Foto: Basarnas/via VOA)

Suara.com - Kecelakaan terjadi antara long boat L300 milik Taman Nasional Sebangau dengan speed boat TNI Angkatan Darat yang ditumpangi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) saat sedang melakukan pengecekan lokasi guna pengamanan kunjungan Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda.

Kecelakaan tersebut terjadi di Sungai Sebangau Keteng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kasubag Hubungan antar Media Humas Basarnas, Yusuf Latif mengatakan kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (9/3) sekira pukul 12.00 WIB.

"Korban ada 27 orang. Yang (korban) selamat ada 20 orang, 5 orang meninggal dunia, dan 2 orang masih dalam pencarian," kata Yusuf sebagaimana dilansir VOA, Senin malam.

Menurut Yusuf, salah satu dari lima korban yang ditemukan meninggal dunia atas kecelakaan tersebut merupakan Dandim 1011/Kuala Kapuas, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono.

"Tadi ada salah satu pejabat dari TNI, Dandim Kapuas itu ditemukan meninggal dunia. Ada satu yang belum teridentifikasi, tapi lainnya sudah ada," ungkapnya.

Sementara saat ini personel gabungan dari Basarnas Palangkaraya, BPBD, Polri, dan TNI masih melakukan pencarian terhadap dua korban penumpang yang masih hilang.

"Itu jalur transportasi untuk speed boat di sungai. Pencarian masih dilakukan karena itu masih terjangkau meski jarang pandang agak terbatas tapi itu bukan laut. Kemungkinan masih dilanjutkan sampai saat ini," ucap Yusuf.

Berikut daftar korban meninggal dunia atas kecelakaan antara long boat L300 milik Taman Nasional Sebangau dengan kapal speedboat milik TNI AD, yaitu Ayip alias Yudistira, Novi, Abdi Darmasyah, Bambang Kristianto Bawono, dan satu orang belum teridentifikasi.

baca juga

2 Staf Kedubes Belanda Jadi Korban

Dua staf Kedutaan Besar Kerajaan Belanda turut menjadi korban dalam kecelakaan kapal rombongan Rombongan Pasukan Pengamanan Presiden alias Paspampres di perairan Sungai Sebangau, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (9/3/2020).

Hal itu dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai melakukan pertemuan dengan Menlu Belanda Stef Blok di Hutan Kota Plataran, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020) malam.

"Ada 2 orang tim dari Belanda ya, saat ini mereka berdua ada di rumah sakit. Jadi saya juga sudah koordinasi dengan Panglima, saya koordinasi dengan Menteri LHK dan kita akan terus memantau perkembangan yang ada di lapangan," kata Retno.

Dua staf Kedutaan Besar Kerajaan Belanda turut menjadi korban dalam kecelakaan kapal rombongan Rombongan Pasukan Pengamanan Presiden alias Paspampres di perairan Sungai Sebangau, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (9/3/2020).

Retno menyebut, Menlu Belanda Blok telah menyampaikan duka cita dan simpati mendalam atas insiden tersebut.

"Kita masih menunggu pernyataan resmi dari pihak Belanda, tetapi tadi Menlu Blok sudah menyampaikan simpati dan duka cita," ucap Retno.

Kedua staf Kedubes Belanda itu tengah dirawat di Rumah Sakit Siloam. Sementara itu, dua korban terluka lainnya dari kapal Taman Nasional Sebangau, dirawat di RSUD Doris Sylvanus.

Raja Wilhelm-Alexander dan Ratu Maxima sendiri dijadwalkan berkunjung ke Jakarta, Yogyakarta, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Utara pada 10-13 Maret 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Staf Kedubes Belanda Jadi Korban Kecelakaan Kapal Paspampres di Kalteng

Dua Staf Kedubes Belanda Jadi Korban Kecelakaan Kapal Paspampres di Kalteng

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 05:53 WIB

Perahu Paspampres Kecelakaan di Kalimantan, 1 Anggota Masih Hilang

Perahu Paspampres Kecelakaan di Kalimantan, 1 Anggota Masih Hilang

News | Senin, 09 Maret 2020 | 16:46 WIB

Jokowi Pakai Jas Hujan Plastik saat Tinjau Longsor, Ajudan Tetap Payungi

Jokowi Pakai Jas Hujan Plastik saat Tinjau Longsor, Ajudan Tetap Payungi

News | Selasa, 07 Januari 2020 | 21:38 WIB

Usai Momong Jan Ethes, Jokowi Lihat La Lembah Manah Lagi di Rumah Sakit

Usai Momong Jan Ethes, Jokowi Lihat La Lembah Manah Lagi di Rumah Sakit

News | Sabtu, 16 November 2019 | 15:42 WIB

Aksi Lempar Botol Viral, Gubernur Kalteng Bersalaman dengan Kapolres

Aksi Lempar Botol Viral, Gubernur Kalteng Bersalaman dengan Kapolres

News | Minggu, 03 November 2019 | 13:55 WIB

Kalteng Putra Vs Persib Bandung, Robert Boyong 22 Pemain ke Palangkaraya

Kalteng Putra Vs Persib Bandung, Robert Boyong 22 Pemain ke Palangkaraya

Bola | Kamis, 31 Oktober 2019 | 15:21 WIB

Wah, Jusuf Kalla Dapat Kado Perpisahan Vespa Lawas dari Paspampres

Wah, Jusuf Kalla Dapat Kado Perpisahan Vespa Lawas dari Paspampres

Otomotif | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 12:00 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×