Terancam Corona, DPR Usul Ini untuk Pilkada Serentak 2020

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 16 Maret 2020 | 18:04 WIB
Terancam Corona, DPR Usul Ini untuk Pilkada Serentak 2020
Ilustrasi Pilkada Serentak. [Ayobandung.com]

Suara.com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan agar dibuat mekanisme kampanye via media sosial dalam Pilkada serentak tahun 2020. Usulan tersebut tak terlepas dari penilaian Dasco mengenai ancaman wabah corona atau Covid-19 di tanah air.

Pelaksanaan kampanye dengan menciptakan kerumunan orang dikhawatirkan menjadi tempat penularan virus. Karena itu, metode kampanye melalui media sosial dinilai tepat untuk menghindari kontak langsung.

"DPR RI menilai langkah antisipatif dengan membuat model kampanye via media sosial. Penyebaran gagasan, program dan janji kampanye sementara dilakukan lewat media massa atau platform lain yang tak memerlukan tatap muka langsung. Di era digital ini, kampanye tanpa tatap muka dan tanpa melibatkan massa banyak sangat mungkin dilakukan," kata Dasco kepada wartawan, Senin (16/3/2020).

Menurut Dasco, pihak terkait seperti Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemnkopolhukam), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu dan civil society harus duduk bersama membahas persoalan Pilkada serentak yang berpotensi ikut terancan karena wabah Covid-19.

"DPR RI menilai sangat mungkin virus Corona ini memiliki potensi mengganggu jalannya Pilkada Serentak 2020 ke depan. DPR RI meminta kepada pemerintah untuk mengkaji pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 ditengah menjalarnya wabah nasional virus corona," kata Dasco.

"Apakah pelaksanaan Pikada Serentak dimundurkan atau tetap sesuai agenda yang sudah disepakati, dengan catatan memberlakukan mekanisme tertentu guna menghindari penyebaran virus corona ini," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai 19 Maret, Lapas Wirogunan Tak Terima Pembesuk untuk Cegah Corona

Mulai 19 Maret, Lapas Wirogunan Tak Terima Pembesuk untuk Cegah Corona

Jogja | Senin, 16 Maret 2020 | 17:58 WIB

Wabah Corona, Tradisi Sambut Juara All England di Tanah Air Ditiadakan?

Wabah Corona, Tradisi Sambut Juara All England di Tanah Air Ditiadakan?

Sport | Senin, 16 Maret 2020 | 17:42 WIB

Update Corona Covid-19 Indonesia: 17 Kasus Baru, Total 134 Kasus Positif

Update Corona Covid-19 Indonesia: 17 Kasus Baru, Total 134 Kasus Positif

Health | Senin, 16 Maret 2020 | 17:38 WIB

Singapura Ingin Bantu Indonesia Tangani Corona, Jokowi: Kita Terima

Singapura Ingin Bantu Indonesia Tangani Corona, Jokowi: Kita Terima

News | Senin, 16 Maret 2020 | 17:35 WIB

Kebijakan Pengurangan Transportasi Tuai Kritikan, Ferdinand: Memang Blunder

Kebijakan Pengurangan Transportasi Tuai Kritikan, Ferdinand: Memang Blunder

News | Senin, 16 Maret 2020 | 17:58 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×