Mantap! Tak Mau Kalah dari Vietnam, Surabaya Bangun Ruang Sterilisasi

Dany Garjito, Fita Nofiana

Kamis, 19 Maret 2020 | 13:02 WIB
Mantap! Tak Mau Kalah dari Vietnam, Surabaya Bangun Ruang Sterilisasi
Pertemuan pihak IT Telkom Surabaya dengan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (IT Telkom)

Suara.com - Tak hanya Vietnam yang memiliki bilik disinfektan, kini Surabaya juga mengembangkan alat tersebut. Institut Teknologi Telkom Surabaya (ITTS) menyatakan telah menciptakan sterillization chamber (ruang sterilisasi) yang telah diusulkan pada pemerintah Kota Surabaya.

"Dalam kaitan untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, maka Institut Teknologi Telkom Surabaya (IT Telkom Surabaya) menciptakan Sterillization Chamber atau ruang sterilisasi," tulis pihak ITTS melalui laman resminya pada Rabu (19/3/2020).

Menurut laman resmi itu, prinsip utama dari alat ini adalah menyemprotkan uap disinfektan ke seluruh tubuh seseorang sehingga terbebas dari virus, bakteri, maupun kuman.

"Seseorang yang keluar dari ruang sterilisasi ini diharapkan telah terbebas dari kuman sehingga tidak akan menularkan/menyebarkan kepada pihak lain," tambahnya.

Kelebihan dari teknologi tersebut, menurut pihak ITTS adalah kemampuannya dalam membersihkan virus ke seluruh tubuh.

"Kelebihan dari ruang sterilisasi dibanding dengan cuci tangan/hand sanitizer adalah mampu membunuh virus yang menempel pada seluruh bagian tubuh manusia, sementara cuci tangan hanya mampu membunuh virus yang ada di tangan."

Dengan begitu, orang yang keluar dari ruang sterilisasi ini akan memiliki risiko lebih kecil tertular/menularkan virus.

Pembuatan ruang sterilisasi itu telah ditunjukkan pada Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dan mendapatkan apresiasi baik.

"Ibu wali kota memberikan apresiasinya terhadap alat ciptaan IT Telkom Surabaya. Beberapa masukan diberikan oleh Ibu Tri Risma kepada tim IT Telkom Surabaya untuk menyempurnakan ruang sterilisasi ini," tutupnya.

baca juga

Pengembangan ruang sterilisasi ini juga diunggah oleh @ameliarizqaz melalui akun twitternya. Unggahannya itu mendapat apresiasi positif dari warganet.

"Jujur merinding, emang bener-bener talk less do more, semoga lancar semuanya dan bisa diperbanyak alatnya untuk disebar ke kota kota lain," komentar akun @silverzbuddy.

"Semoga bisa diproduksi massal dan dibagikan ke beberapa daerah yang sudah terjangkit," sahut akun @ellebritish.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Terus Bertambah, Jokowi Instruksikan Tes Corona Diperbanyak

Korban Terus Bertambah, Jokowi Instruksikan Tes Corona Diperbanyak

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:07 WIB

Rawat Istri ODP Covid-19 di Hotel, Suami Pasien Heran Dokter Takut Pulang

Rawat Istri ODP Covid-19 di Hotel, Suami Pasien Heran Dokter Takut Pulang

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:03 WIB

Tamara Gorro Punya Cara Unik untuk Semangati Suaminya yang Positif Corona

Tamara Gorro Punya Cara Unik untuk Semangati Suaminya yang Positif Corona

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:06 WIB

Gatot Nurmantyo Ajak Ramaikan Masjid Meski Corona, Fadli Zon Bilang Begini

Gatot Nurmantyo Ajak Ramaikan Masjid Meski Corona, Fadli Zon Bilang Begini

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:03 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB