Lockdown di Italia, Warga Masih Bisa Pesan Antar Makanan

Dany Garjito, Farah Nabilla

Jum'at, 20 Maret 2020 | 15:52 WIB
Lockdown di Italia, Warga Masih Bisa Pesan Antar Makanan
Jalanan di Kota Milan, Italia tampak sepi usai secara resmi pemerintah menutup seluruh wilayah akibat virus corona. (Foto: AFP)

Suara.com - Lockdown di Italia diharapkan bisa diambil sisi positifnya yakni sebagai pembelajaran di Indonesia. Untuk mengetahui kondisi warga di Italia saat lockdown, dr. Adhiatma Gunawan, Head of Medical Grab Health menghubungi rekannya, July Veronica yang tinggal di Florence, Italia.

July Veronica pun mulai menceritakan kondisinya saat Italia lockdown.

"Kita sudah lockdown hari ke sebelas. Kami keluar hanya ke pasar atau sekadar mengajak anjing keluar jalan-jalan," kata July Veronica.

Ia mengaku ke pasar sekitar 2 sampai 3 hari sekali.

"Sekitar 2-3 hari sekali (ke pasar). Aku sendiri lebih suka ke pasar daripada supermarket karena tidak perlu antre. Kalau di Supermarket harus ngantre panjang, karena kan jarak antrean 3 meter per orang. Jadi harus nunggu sekitar 20 menit baru dapat," ungkap July Veronica.

Cerita Warga yang Terkena Lockdown di Italia. (Istimewa)
dr. Adhiatma Gunawan. (instagram.com/adhiatma)

Mendengar jawaban tersebut, dr. Adhiatma Gunawan pun penasaran dengan kebenaran berita di media dan internet, terkait jarak untuk antre yang renggang.

July Veronica pun membenarkan berita tersebut.

"Benar. Ketika keluar, kota memang sepi. Kalau pun ada orang, pasti renggang-renggang saat antre. Mereka sisakan jarak satu sama lain," jawab July Veronica.

July Veronica juga mengatakan bahwa sekarang juga orang jarang pakai masker, kemungkinan karena persediaan masker di Italia sudah habis.

baca juga

Harga masker di Italia di sekitar July tinggal relatif sedikit lebih mahal meski tidak melonjak drastis. Sekitar 5 Euro dari harga biasa 2 sampai 3 Euro.

Meski harga masker relatif naik, harga makanan masih sama. July juga masih bisa pesan antar makanan juga.

Restoran masih ada yang buka. Hanya tetap pakai layanan pesan antar, namanya Deliveroo.

dr. Adhiatma Gunawan: Kondisi Indonesia saat ini mirip seperti Italia 20-23 hari yang lalu

Cerita Warga yang Terkena Lockdown di Italia. (Istimewa)
Cerita Warga yang Terkena Lockdown di Italia. (Istimewa)

Kemudian dr. Adhiatma Gunawan menanyakan soal lockdown di Italia.

"Kan keputusan lockdown sudah berjalan 11 hari. Penerapannya seperti apa? Apakah memang pemerintah Italia tegas atau karena warganya yang sudah terdidik untuk melakukan lockdown?" kata dr. Adhiatma Gunawan menanyakan.

"Menurut aku dua-duanya, ya. Tapi memang lockdownnya sedikit terlambat. Karena sifatnya orang Italia itu kan apa-apa keluar rumah, mau belu makanan keluar, mau beli apapun keluar, jadi mobilitasnya tinggi," jawab July Veronica.

"Mungkin karena mempertimbangkan itu, jadi pemerintah telat melakukan lockdown. Tapi, ketika pemerintah keluarkan perintah lockdown, semua orang serentak tidak keluar rumah, kecuali ke pasar," kata July Veronica melanjutkan.

Lalu dr. Adhiatma Gunawan mengungkapkan tujuannya melakukan obrolan dengan temannya yang tinggal di Italia ini.

"Oke, seperti yang saya katakan sebelum live ini, obrolan ini harapannya bisa jadi pembelajaran di Indonesia. Sebagai seorang dokter saya merasa pemerintah memang perlu mengantisipasi. Karena dari data statistik, kondisi Indonesia saat ini mirip seperti Italia 20-23 hari yang lalu. Jadi semoga bisa belajar," kata dr. Adhiatma Gunawan mengungkapkan.

July pun membenarkan ucapan dr. Adhiatma Gunawan.

"Iya benar. Soalnya kami pada saat awal-awal wabah di Milan, teman-teman dari China udah nasehatin seperti disuruh pakai masker, jangan terlalu dekat dengan orang, jangan ke restoran dan semacamnya," kata July Victoria menyepakati apa yang disampaikan dr. Adhiatma Gunawan.

"Awalnya kita mikir ini paling pengaruh informasi dari sosial media, tapi ternyata memang corona ini dampaknya luar biasa dan memang menular dengan cepat," kata July Victoria memungkasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wali Kota Bekasi, Bandung, dan Depok Diperiksa Takut Positif Virus Corona

Wali Kota Bekasi, Bandung, dan Depok Diperiksa Takut Positif Virus Corona

Jabar | Jum'at, 20 Maret 2020 | 13:52 WIB

Tanpa Intervensi, Penularan Covid-19 di Indonesia Tembus 71.000 di April

Tanpa Intervensi, Penularan Covid-19 di Indonesia Tembus 71.000 di April

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2020 | 13:47 WIB

Fatwa Salat Jumat, MUI Pandeglang: Jika Ada Indikasi Covid, Salat di Rumah

Fatwa Salat Jumat, MUI Pandeglang: Jika Ada Indikasi Covid, Salat di Rumah

Banten | Jum'at, 20 Maret 2020 | 13:47 WIB

Bunyi Azan Dzuhur di Solo Berubah karena Status KLB Virus Corona

Bunyi Azan Dzuhur di Solo Berubah karena Status KLB Virus Corona

Jawa Tengah | Jum'at, 20 Maret 2020 | 13:31 WIB

Tiadakan Salat Berjemaah di Masjid, FPI: Warga Harus Dukung Keputusan Anies

Tiadakan Salat Berjemaah di Masjid, FPI: Warga Harus Dukung Keputusan Anies

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 13:30 WIB

Biaya Pengobatan Covid-19 di AS Capai Rp 568 Juta, Orang Miskin Lemas

Biaya Pengobatan Covid-19 di AS Capai Rp 568 Juta, Orang Miskin Lemas

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 13:54 WIB

Pandangan Keagamaan PBNU Terkait Peniadaan Salat Jumat karena Corona

Pandangan Keagamaan PBNU Terkait Peniadaan Salat Jumat karena Corona

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 13:23 WIB

Terkini

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

×