IDI soal Perawat Diusir Warga: Sudah jadi Masalah Sosial

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:23 WIB
IDI soal Perawat Diusir Warga: Sudah jadi Masalah Sosial
Ilustrasi. [Paolo Miranda/BBC]

Suara.com - Banyak cerita para tenaga kesehatan yang diketahui menangani pasien virus Corona (Covid-19) malah diusir dari tempat tinggal karena dikhawatirkan akan menjadi pembawa (carrier) virus dan menularkan ke orang-orang dilingkungannya.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr. Daeng M Faqih pengusiran yang dilakukan oeh warga terhadap tenaga kesehatan semacam itu sudah menjadi masalah sosial yang harus segera diatasi.

Daeng menuturkan masalah tersebut sebaiknya bisa diselesaikan dengan meyakini masyarakat bahwa tenaga kesehatan yang tinggal di daerahnya benar menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) ketika melaksanakan tugasnya yakni merawat para pasien Covid-19.

"Iya itu sudah menjadi masalah sosial. Sebaiknya masyarakat diyakinkan bahwa petugas kesehatan yang merawat betul-betul terlindungi dengan APD yang memadai," kata Daeng saat dihubungi Suara.com, Jumat (27/3/2020) malam.

Ia pun menyatakan bahwa pemerintah perlu menyediakan tempat peristirahatan sementara bagi para tenaga kesehatan selagi bekerja menangani pasien Covid-19. Tidak dapat dipungkiri, selain kisah pengusiran, ada juga tenaga kesehatan yang tidak mau pulang ke rumah karena khawatir malah menjadi carrier.

Namun, ia lebih menekankan kepada memberikan pengertian yang baik kepada masyarakat kalau tenaga kesehatan itu sudah menggunakan APD yang memadai dan tidak menjadi carrier sehingga tidak menulari virus Covid-19.

Untuk diketahui, sejak virus corona atau COVID-19 merebak di Indonesia, perawat dan dokter yang bekerja di Rumah Sakit (RS) mulai menjadi korban stigma masyarakat. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah.

Jurnalis senior Sofie Syarief mewakili Harif Fadhillah mengungkapkan hal itu lewat akun Twitter-nya @sofiesyarief. Ia mengatakan bahwa sejumlah perawat dan dokter saat ini mulai menjadi sasaran stigma warga.

"Tadi Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Pak Harif Fadhillah bilang perawat (dan dokter) mulai jadi sasaran stigma warga," tulis @sofiesyarief.

baca juga

Jurnalis kawakan dan produser berita Kompas TV itu juga mengatakan bahwa ia mendapatkan beberapa cerita tentang upaya pengusiran sejumlah tenaga medis karena dianggap membawa virus.

"Beberapa cerita masuk soal upaya pengusiran oleh tetangga karena dianggap jadi pembawa virus. Bahkan anak-anak jadi sasaran," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Larang Warga Pulang Kampung, Anies: Ini Sudah Berkali-kali Disampaikan!

Larang Warga Pulang Kampung, Anies: Ini Sudah Berkali-kali Disampaikan!

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:15 WIB

Telan 62 Nyawa, Anies Perpanjang Status Darurat Corona hingga 19 April

Telan 62 Nyawa, Anies Perpanjang Status Darurat Corona hingga 19 April

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 17:59 WIB

Anies: 61 Tenaga Medis Terpapar Corona di 26 Rumah Sakit

Anies: 61 Tenaga Medis Terpapar Corona di 26 Rumah Sakit

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 17:49 WIB

Update Virus Corona Jakarta: Pasien Positif Tembus 603 Kasus, 62 Meninggal

Update Virus Corona Jakarta: Pasien Positif Tembus 603 Kasus, 62 Meninggal

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 17:39 WIB

Kasus Terus Melonjak, Pemerintah Tracing Jejak Kontak Pasien COVID-19

Kasus Terus Melonjak, Pemerintah Tracing Jejak Kontak Pasien COVID-19

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 17:18 WIB

Update Corona Covid-19 di Indonesia: 1.155 Kasus, Risiko Kematian 11 Persen

Update Corona Covid-19 di Indonesia: 1.155 Kasus, Risiko Kematian 11 Persen

Health | Sabtu, 28 Maret 2020 | 16:44 WIB

Hore! Ada 13 Pasien Corona Dinyatakan Sembuh, Langsung Boleh Pulang

Hore! Ada 13 Pasien Corona Dinyatakan Sembuh, Langsung Boleh Pulang

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 16:25 WIB

IDI Serukan Tenaga Kesehatan Tak Layani Pasien Corona Sebelum APD Terpenuhi

IDI Serukan Tenaga Kesehatan Tak Layani Pasien Corona Sebelum APD Terpenuhi

Health | Jum'at, 27 Maret 2020 | 21:45 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×