Sehari, 14 Orang Meninggal karena Virus Corona di Jakarta

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 30 Maret 2020 | 22:00 WIB
Sehari, 14 Orang Meninggal karena Virus Corona di Jakarta
Ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik. (FOTO ANTARA/Dok)

Suara.com - Virus corona atau Covid-19 yang sudah merebak luas di Jakarta terus memakan korban. Sejak pengumuman terakhir pada Minggu (29/3/2020), sudah ada 14 orang lagi yang wafat sampai Senin (30/3/2020) malam.

Ketika Minggu, pasien yang menjadi korban berjumlah 64 orang. Sekarang setelah bertambah 14, jumlahnya menjadi 78 orang yang wafat.

Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id. Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.

Seluruhnya, sudah ada 727 pasien di DKI yang diumumkan positif. Sementara 49 orang lainnya dinyatakan sudah sembuh dari virus asal China ini.

Selain itu, 449 orang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 151 orang yang positif menjalani isolasi mandiri di tempatnya masing-masing.

Ada juga 622 orang di Jakarta yang berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP) tengah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Pada tahapan ini, pasien sudah memiliki gejala corona dan tengah melalukan isolasi diri.

Dari keseluruhan, 477 orang telah diketahui tempat tinggal atau domisili Kelurahan mana. Lalu 250 lainnya masih belum diidentifikasi tempat tinggalnya.

Secara keseluruhan, baik pasien positif atau menunggu hasil di Jakarta jumlahnya adalah 1,349 kasus. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.

Diketahui, Presiden Joko Widodo baru-baru ini mengeluarkan instruksi baru untuk untuk melaksanakan pembatasan sosial dalam skala besar. Menanggapi perintah ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku sudah melaksanakannya sejak dua pekan lalu.

baca juga

Anies mengatakan instruksi Jokowi itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Namjn sejumlah langkah dalam melakukan pembatasan sosial sudah ia gencarkan sebelum diminta.

"Pembatasan sosial berskala besar dan itu sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Jakarta 2 pekan ini sudah melaksanakan," ujar Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilkada Serentak Ditunda, DPR Minta Duitnya untuk Penanganan Virus Corona

Pilkada Serentak Ditunda, DPR Minta Duitnya untuk Penanganan Virus Corona

News | Senin, 30 Maret 2020 | 21:55 WIB

Semua Sembuh, Tak Ada Lagi Pasien Corona di RSUD Moewardi Solo

Semua Sembuh, Tak Ada Lagi Pasien Corona di RSUD Moewardi Solo

Jawa Tengah | Senin, 30 Maret 2020 | 21:49 WIB

Diisolasi Corona, 144 Jemaah Tabligh Masih Bertahan di Masjid Tamansari

Diisolasi Corona, 144 Jemaah Tabligh Masih Bertahan di Masjid Tamansari

News | Senin, 30 Maret 2020 | 21:35 WIB

Tolak Bala Corona, Masjid Pathok Negoro Gelar Walikutub dan Adzan Malam Ini

Tolak Bala Corona, Masjid Pathok Negoro Gelar Walikutub dan Adzan Malam Ini

Jogja | Senin, 30 Maret 2020 | 21:22 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×